Sponsors Link

7 Cara Agar Kepala Bayi Bulat Sempurna

Sponsors Link

Sebagian bayi biasanya kerap lahir dengan kondisi bentuk kepala yang berbeda dibandingkan dengan bayi lainnya. Normalnya, bentuk kepala bayi memiliki bentuk yang bulat. Namun ada sebagian lainnya yang lahir dengan macam macam bentuk kepala bayi, seperti kepala tidak rata atau dikenal dengan kepala bayi peyang. Hal ini memang tidak berpengaruh pada perkembangan otak bayi, namun kepala bayi yang tidak bulat sempurna bisa menyebabkan bentuk wajah menjadi tidak simetris.

ads

Perlu anda ketahui jika tulang tengkorak bayi yang baru saja lahir sangatlah fleksibel dan tipis sehingga dapat berubah saat ada tekanan di bagian tersebut pada waktu yang lama. Kepala bagian belakang ataupun salah satu sisi dari kepala bayi yang harusnya bulat bisa berubah bentuk menjadi rata. Biasanya ini disebabkan karena terlalu sering terlentang. Dalam dunia medis, tengkorak kepala tidak rata atau peyang terbagi menjadi 2 yaitu brachycephaly dan plagiocephaly.

Plagiocephaly merupakan kondisi dimana pada salah satu sisi kepala bayi berbentuk datar yang menyebabkan bentuk kepala menjadi asimetris. Posisi kedua telinga akan tidak sejajar dan kepala akan terlihat seperti jajar genjang jika terlihat dari atas. Bahkan tak jarang pada kasus plagiocephaly akan tampak dahi dan wajah yang menonjol sedikit dari sisi yang sama seperti pada sisi kepala datar. Sedangkan untuk branchycephaly merupakan kondisi di bagian kepala belakang bayi yang rata hingga dapat menyebabkan kepala yang terkesan melebar. Terkadang bagian dahi bisa menonjol kedepan dan penyebab yang paling utama bisa dikarenakan posisi tidur bayi yang sama selama berjam-jam.

Penyebab paling umum dari kepala bayi yang tidak bulat sempurna antara lain adalah:

  • Posisi tidur bayi, ini menjadi hal yang paling utama yang bisa menyebabkan kepala bayi menjadi tidak bulat sempurna. Posisi tidur terlentang memang dianjurkan untuk bayi, namun tidur dengan posisi tersebut hingga berjam-jam lamanya akan membuat kepala bayi datar di satu sisi saja. Apalagi bagi bayi prematur cenderung lebih beresiko memiliki kepala peyang atau raya karena tulang tengkorak bayi premature lebih lunak dibandingkan pada bayi yang lahir di usia kehamilan normal.
  • Adanya permasalahan pada rahim, seperti tekanan yang terjadi pada bagian kepala bayi sebelum proses melahirkan. Hal ini bisa dikarenakan adanya penekanan di dalam rahim maupun kekurangan cairan ketuban yang fungsinya melindungi bayi
  • Mengalami otot leher tegang yang dapat membuat kepala bayi tidak bulat sempurna. Kondisi seperti ini dapat membatasi gerakan otot leher ketika memutar kepala.
  • Penyatuan lempeng-lempeng pada tulang tengkorak yang terjadi terlalu dini. Dalam dunia medis, ini dikenal sebagai craniosynostosis

Agar mencegah kepala bayi tidak peyang tentunya berbeda dengan kepala peyang orang dewasa. Agar kepala bayi bulat sempurna, ada beberapa hal yang harus orang tua lakukan, antara lain adalah:

1. Mengubah Posisi Tidur Anak

Untuk membuat kepala bayi bulat sempurna, maka hal pertama yang harus dilakukan sebagai orang tua adalah mengusahakan posisi tidur bayi telentang dan posisi kepala miring ke sebelah kanan atau kiri secara bergantian. Direkomendasikan oleh WHO, badan kesehatan PBB menjelaskan jika posisi tidur terbaik bagi bayi berusia 0-12 bulan yaitu posisi tidur terlentang atau back position. Saat tidur, wajah bayi tidak akan terhalang dan mengurangi resiko sesak napas, incorrect swallowing, colic, hyperthermia, dan SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).

Namun sayangnya posisi tidur bayi yang terlentang akan menyebabkan resiko flat head syndrome. Perlu anda ketahui jika tengkorak bayi masih sangat lentur dan mudah dibentuk pada saat usia 1 tahun. Dan jika anak lebih banyak tidur dengan posisi terlentang maka posisi berat kepala hampir selalu di bagian yang sama sehingga menyebabkan satu sisi bagian kepala menjadi rata. Untuk itu cobalah untuk mengubah-ubah posisi tidur anak agar mencegah kepala anak menjadi peyang dan tidak bulat sempurna.

2. Ubah Posisi Tempat Tidur

Tak hanya mengubah posisi tidur saja, penting bagi para orang tua untuk mengubah posisi tidur anak. Bayi sangat mudah tertarik melihat ke arah cahaya ataupun ke arah jendela. Mengubah posisi tidur maupun tempat tidur bati akan membuat anak menengokkan kepala ke arah berbeda. Sehingga mencegah terjadinya penekanan terjadi di satu bagi sisi kepala terus menerus. Cara ini juga dapat anda terapkan dengan memindahkan letak mainan yang berada di sekitarnya.

3. Variasikan Cara Menggendong

Memvariasikan cara menggendong bayi juga bisa membantu agar kepala bayi tetap bulat sempurna. Mislanya saja menggendong bayi dengan posisi tegak, baik itu posisi miring maupun didekap bisa membantu mengurangi penekanan yang bisa terjadi di bagian belakang kepala bayi. Sehingga mencegah kepala bayi menjadi rata di salah satu sisi saja.

Sponsors Link

4. Mengusap Kepala Anak

Meskipun terdengar sepele, namun mengusap kepala anak dengan rutin bisa membantu agar kepala anak bulat sempurna. Anda bisa melakukannya saat anak sedang digendong atau mandi. Pijatan yang lembut sudah terbukti bisa membentuk kepala anak menjadi bulat sempurna. Dan anda bisa melakukan cara ini rutin 2-3 sehari. Usap kepala anak dengan lembut saja dan tak perlu ada penekanan

5. Olahraga Mengangkat Kepala

Sebelum bayi bisa membalikkan badan, biasanya sebelum mencapai usia 4 bulan. Coba untuk sering-sering membiarkan bayi dalam posisi telunkup untuk bisa melatih bayi mengangkat kepala. Atau anda bisa menggendong bayi dan kemudian meletakkannya berbari pada dada anda. Cara ini juga akan membantu kepala bayi bisa berbentuk bulat yang bagus. Namun pastikan jika anda melakukan gerakan ini saat bayi sedang terjaga. Dan sebaiknya jangan lakukan hal ini setelah minum susu sehingga anak tidak muntah.

6. Gunakan Helm atau Ikat Kepala Khusus

Jika mengubah posisi tidur, tempat tidur, serta cara lainnya diatas tidak bisa membuahkan hasil yang signifikan pada perkembangan bentuk kepala bayi, maka kini anda bisa mencoba mengembalikan bentuk kepala bayi dengan menggunakan cara ini. Helm khusus ini bisa membantu memperbaiki bentuk dari tulang tengkorak anak seiring dengan masam pertumbuhannya. Hal ini karena memberi tekanan di salah satu sisi kepala serta mengurangi tekanan pada sisi lainnya. Sehingga memungkinkan jika pertumbuhan akan merata di seluruh bagian tengkorak anak. Metode ini dapat dilakukan ketika tengkorak bayi masih sangat lunak, sekitar usia 5 atau 6 bulan. Dan alat tersebut harus digunakan selama kurang lebih 23 jam sehari dalam jangka waktu beberapa bulan.

7. Gunakan Bantal Peyang

Bantal ini memang dibuat khusus agar bisa membentuk kepala bayi. Pastikan jika anda memilih merk yang terbaik dan kualitas tinggi. Cara ini tergolong efektif meskipun terkadang tidak dapat membuahkan hasil maksimal.

Nah itu tadi beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk membentuk kepala bayi menjadi bulat sempurna. Lakukan cara ini sedari dini sehingga mencegah kepala bayi peyang atau tidak rata. Anda juga dapat berkonsultasi ke dokter untuk bisa mendapatkan penanganan yang tepat untuk mencegah kepala bayi tidak rata.

, , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan