Sponsors Link

Anak Mengeluh Sakit Kepala Bagian Belakang : Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Saat anak mengeluhkan sakit kepala, tentunya kita sebagai orang tua pasti khawatir, takut-takut kalau anak kita terkena penyakit serius tertentu. Namun, sebenarnya menyikapinya dengan tenang lebih membuat kita dapat berfikir lebih jernih dan akhirnya akan memberikan penanganan yang lebih tepat pada sakit kepala yang dikeluhkan anak. Dan sakit kepala yang biasa dikeluhkan oleh anak salah satunya adalah sakit kepala bagian belakang, selain sakit kepala pada bagian-bagian kepala lainnya.

ads

Pada saat anak mengeluh sakit kepala bagian belakang ini, anak biasanya mengeluhkan adanya rasa berat atau tegang pada lehernya, dan lehernya sulit atau berat untuk digerakkan, serta sakit atau nyeri pada bagian belakang kepalanya. Umumnya, pada sakit kepala bagian belakang ini dapat hilang dengan sendirinya setelah beristirahat sejenak, namun ada beberapa penyebab atau kondisi tertentu yang membuat sakit kepala bagian belakang ini tak kunjung hilang. Diantaranya penyebab sakit kepala pada anak pada bagian belakang kepalanya yaitu :

      1. Sakit kepala tegang

Diantaranya, salah satu penyebab anak mengeluh sakit kepala bagian belakang yaitu, anak mengalami sakit kepala tegang. Penyebab terjadinya sakit kepala tegang ini diantaranya yaitu, karena postur tubuh dan sikap duduk yang tidak benar, ataupun stres. Yang gejalanya yaitu, anak mengeluh sakit pada leher yang kemudian menjalar ke kepala bagian belakang, yang kemudian lama kelamaan akan menjalar ke seluruh kepala.

      2. Migrain

Kondisi sakit kepala yang satu ini lebih dikenal dengan istilah sakit kepala sebelah. Namun ternyata pada anak yang terkena migrain ini, mereka juga akan merasakan adanya keluhan rasa sakit di bagian belakang kepalanya hingga leher. Gejalanya yaitu, mual, muntah, hingga hilangnya nafsu makan, anak cenderung lebih memilih di tempat dengan cahaya yang redup.

      3. Oksipital Neuralgia

Jenis sakit kepala yang satu ini menyebabkan timbulnya berbagai gejala sebagai berikut,  rasa sakit kepala seperti terbakar dari mulai rasa sakit di dasar belakang kepala, dan kemudian menyebar ke kulit kepal, belakang mata dan terasa sakit saat mengerakkan leher. Selain pada jenis sakit kepala oksipital neuralgia ini, rasa sakit kepala yang ditimbulkan berupa sakit kepala berdenyut hebat dan menusuk. Penyebab sakit kepala bagian belakang pada jenis yang satu ini, yaitu diantaranya karena trauma, kompresi tulang belakang, infeksi atau peradangan lokal, gout atau asam urat, diabetes, dan tumor lokal.

      4. Perdarahan subarachnoid

Pada saat terjadi perdarahan subarachnoid ini, akan timbul gejala, sakit kepala yang hebat dan tiba-tiba terjadinya, serta sakit atau nyeri pada bagian belakang kepala, kekakuan pada leher, nyeri pada bahu, mual muntah, mati rasa, penurunan fungsi penglihatan serta kejang. Kondisi ini terjadi karena cedera di kepala yang kemudian menyebabkan pembuluh darah otak pecah, dan darah tersebut berkumpul di antara lapisan jaringan pelindung otak. Ini adalah salah satu kondisi sakit kepala yang harus ditangani oleh dokter secepatnya.

      5. Sakit kepala harian kronis

Penyebab utama dari sakit kepala bagian belakang pada jenis satu ini yaitu, karena otot pada bagian leher belakang menegang. Dan sakit kepala ini terjadi setiap hari selama 3 bulan.

Cara mengatasi sakit kepala bagian belakang

Pada saat anak mengeluh sakit kepala bagian belakang, berikut beberapa cara untuk mengatasinya :

  1. Pijat bagian pelipis dan juga seluruh bagian kepala anak sampai ke pundak.
  2. Meminta anak untuk banyak minum air putih.
  3. Mencontohkan anak beberapa gerakan peregangan, dan meminta anak untuk mengikuti gerakan tersebut. Ada 3 gerakan, yaitu : yang pertama yaitu, gerakan leher dari dagu ke bawah, ke samping kanan kiri dan ke atas. Yang kedua yaitu, gerakan bahu ke atas, kemudian ke depan dan belakang. Yang terakhir yaitu tangan menekan pada tiap sisi kepala. Lakukan gerakan peregangan ini dua kali sehari selama 20 menit.
  4. Meminta anak untuk menarik nafas panjang, kemudian hembuskan perlahan.
  5. Kompres bagian leher anak dengan air hangat. Dan kompres air es pada bagian pelipis anak.
  6. Mengajak anak untuk beristirahat di tempat gelap dan sunyi.
  7. Meminta anak untuk berendam air hangat.
  8. Minum air jahe atau air teh hangat.
  9. Melakukan akupuntur.
  10. Melakukan metode biofeedback. Yaitu ini adalah suatu metode dengan menggunakan sensor elektronik, yang mana dengan sensor elektronik tersebut dapat mendeteksi masalah ketegangan pada otot leher atau kepala.

Sakit kepala yang perlu diwaspadai

Jika anak mengalami salah satu gejala di bawah ini, segeralah untuk membawanya ke dokter agar mendapatkan diagnosa serta penanganan yang tepat dari dokter :

  • Demam tinggi
  • Mata merah
  • Mual muntah
  • Penglihatan terganggu
  • Rasa sakit saat mengunyah makanan
  • Terjadinya perubahan perilaku
  • Sakit kepala yang tidak tertahankan dan terasa amat sakit

Sekian pembahasan mengenai penyebab serta cara mengatasi jika anak mengeluh sakit kepala bagian belakang. Semoga bermanfaat!

, ,