Sponsors Link

Antalgin : Indikasi – Mekanisme Kerja – Dosis – Efek Samping

Sponsors Link

Tanpa harus mengecilkan peran bagian bagian tubuh lainnya, kepala merupakan salah satu bagian tubuh yang sangat penting dan vital baik peran maupun keberadaannya. Kepala terdiri dari beberapa bagian bagian yang memiliki fungsi mendukung setiap proses dan aktivitas yang dijalani oleh manusia. Beberapa bagian bagian kepala tersebut diantaranya seperti indera indera tubuh yang mendukung fungsi penglihatan yakni mata, fungsi pendengaran yakni telinga, telinga sebagai indera penciuman, hingga lidah yang merupakan indera perasa.

ads

Selain beberapa indera tubuh, di bagian dalam kepala juga ada otak yang terlindung oleh tengkorak kepala. Otak berfungsi sebagai salah satu pusat saraf dan kendali tubuh. Adanya permasalahan pada kepala tentu dapat menyebabkan seseorang mengalami kondisi yang cukup mengganggu atau bahkan menyakitkan. Sebut saja pusing atau sakit kepala yang merupakan jenis sakit kepala paling ringan dan sering terjadi sudah dapat menjadikan seseorang mengalami kondisi yang sangat mengganggu hingga kehilangan kemampuan untuk berfikir, mengambil keputusan, bahkan lebih banyak membutuhkan waktu istirahat.

Jika kondisi sakit kepala sudah terjadi dengan berbagai jenisnya, memahai cara untuk mengatasi keadaan tersebut menjadi hal yang harus dilakukan dengan baik. Diantara beberapa cara yang ada, mengkonsumsi obat medis tertentu tentu akan lebih efektif jika hanya beristirahat. Antalgin merupakan salah satu jenis obat medis yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi sakit kepala dan keadaan lainnya. Untuk lebih memahami tentang obat antalgin untuk sakit kepala tersebut maka perhatikan beberapa ulasan di bawah ini.

  1. Bentuk dan sediaan

Antalgin atau nama lainnya metampiron merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan nyeri. Antalgin tersedia dalam bentuk tablet yang bentuk aslinya merupakan serbuk hablus berwarna putih kekuningan. Antalgin merupakan obat derivat metasulfonat dari amidopirin yang memiliki sifat mudah larut di dalam air dan cepat diserap oleh tubuh melalui saluran pencernaan. Beberapa merek dagang obat yang memiliki kandungan antalgin diantaranya seperti duralgin, mepron, sohogin, scanalgin, dan lain sebagainya.

  1. Indikasi dan dosis pemakainan

Antalgin merupakan jenis obat pereda nyeri atau analgesik yang termasuk dalam kategori obat antiinflamasi non steroid atau NSAID. Beberapa penggunaan antalgin dan dosisi yang biasa digunakan diantaranya seperti :

  • Osteoartritis, atau kondisi dimana rasa nyeri muncul akibat adanya penurunan fungsi persendian. Dosis penggunaan antalgin untuk membantu mengurangi rasa nyeri pada osteoartritis adalah 250 mg hingga 500 mg dan dapat ditingkatkan hingga 1500 mg dalam perawatannya.
  • Ankylosing spondylitis, atau kondisi radang sendi pada punggung yang menyebabkan terjadinya rasa nyeri dan kaku. Dosis penggunaan antalgin untuk mengurangi rasa nyeri akibat ankulosing spondylitis tersebut adalah 250 mg hingga 500 mg. Beberapa nyeri akibat permasalahan sendi lainnya yang juga merupakan indikasi penggunaan antalgin diantaranya seperti rheumatoid arthritis, rematik akut, bursitis, dan tendonsitis.
  • Dismenore, atau kondisi rasa nyeri yang dapat terjadi akibat proses menstruasi atau haid. Antalgin dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa nyeri yang muncul pada kondisi dismenore tersebut dan dosis yang digunakan adalah 550 mg sekali oral.
  • Beberapa indikasi lainnya seperti nyeri umum orang dewasa, demam dan nyeri pada anak anak, dan nyeri nyeri lainnya seperti menjadi obat dalam pertolongan pertama saat pusing. Penggunaan antalgin sebaiknya tidak digunakan pada bayi dengan usia kurang dari 3 bulan.
  1. Mekanisme kerja

Antalgin dapat digunakan sebagai obat analgesik yang bekerja dengan cara menstimulus sistem saraf pusat dengan mempengaruhi hipotalamus untuk menurunkan sensitifitas reseptor nyeri dan termostat yang mengatur suhu tubuh. Antalgin juga bekerja melalui mekanisme yang sama dengan obat obat NSAID lainnya yakni menurunkan sintesa prostaglandin di dalam tubuh melalui hambatan enzim cyclooxygenase secara tidak spesifi yang akan menimbulkan efek analgesik atau efek anti nyeri, antipiretik atau efek yang dapat membantu menurunkan panas atau demam, dan sebagai antiinflamasi atau untuk mengatasi peradangan.

Sponsors Link

  1. Efek samping obat

Penggunaan obat antalgin harus digunakan dengan benar meskipun termasuk dalam golongan obat bebas yang dapat dibeli dan diperoleh di apotek tanpa menggunakan resep dokter. Penggunaan yang benar tersebut perlu diperhatikan karena adanya resiko efek samping diantaranya seperti agranulositosi atau berkurangnya jumlah granulosit, leukopenia atau kekurangan sel darah putih, reaksi alergi, gangguan pencernaan seperti mual, muntah, hingga diare, kesulitan buang air kecil, pendarahan dan perforasi pada saluran pencernaan, gangguan kardiovaskular, dan beberapa efek samping lainnya.

  1. Kontraindikasi

Penggunaan antalgin perlu diperhatikan karena kontraindikasi pada beberapa kondisi tertentu diantaranya seperti :

  • Ibu hamil yang sudah memasuki usia kehamilan trimester ketiga dan awal awal kehamilan.
  • Pasien yang sedang mengalami kondisi agranulositosis atau kondisi kurangnya granulosit.
  • Penderita dengan tekanan darah rendah atau berada dikirasa kurang dari 100 mmHg karena dapat memicu penurunan tekanan darah.
  • Bayi dengan usia kurang dari 3 bulan tau berat badan yang tidak lebih dari 5 kg.
  • Penderita yang sedang mengalami kondisi pendarahan maupun kelainan pada darah.
  • Pasien dengan riwayat alergi pada obat antalgin dan pasien glaukoma sudut sempit yang ditandai dengan sakit kepala di alis kiri.

Itulah beberapa penjelasan mengenai indikasi dan beberapa informasi terkait obat antalgin yang sering digunakan dalam mengatasi kondisi nyeri pada tubuh. Antalgin dapat diperoleh baik sebagai obat generik maupun merek lain dengan kandungan tunggal maupun kombinasi dengan obat obatan lain termasuk multivitamin. Penggunaan antalgin sebaiknya dikomunikasikan dengan apoteker atau dokter terutama ketika digunakan dengan obat lainnya dan pasti gunakan obat setelah perut terisi karena dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada lambung. Antalgin menjadi salah satu jenis obat yang menjadi alternatif untuk mengatasi kondisi nyeri.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan