Sponsors Link

Apakah Meningitis Menular Dan Bagaimana Prosesnya?

Sponsors Link

Meningitis adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan bersifat harus segera mendapatkan pertolongan dengan cepat. Meningitis atau radang selaput otak bisa terjadi karena peradangan pada membran yang melindungi bagian otakn dan sum sum tulang belakang. Penyakit ini disebabkan oleh banyak sumber infeksi termasuk seperti bakteri, virus dan semua mikroorganisme yang kecil. Penyakit ini bisa membahayakan nyawa ketika tidak cepat diberi pertolongan.

ads

Adanya ciri ciri meningitis pada orang dewasa dan anak-anak harus segera dibawa ke dokter sehingga segera bisa dirawat dengan cepat. Karena sumber bakteri dan virus mudah menyebar di lingkungan maka banyak anak-anak yang bisa terkena penyakit meningitis. Bahkan harus diwaspadai karena biasanya gejala baru terjadi selama satu minggu setelah sumber infeksi masuk ke dalam tubuh. Lalu apakah meningitis menular dan bagaimana prosesnya? Ikuti informasi dibawah ini.

Menular Atau Tidak?

Penyakit meningitis yang sering menyebabkan sakit kepala terus menerus ternyata sangat mudah menular dan penularan bisa bersifat sangat cepat. Semua itu sangat tergantung dengan beberapa jenis meningitis yang sudah dikelompokkan secara medis. Artinya meningitis menular atau tidak dengan sumber perantara infeksi, seperti:

  • Penularan meningitis lewat bakteri

Ternyata ada banyak jenis bakteri yang bisa menyebabkan penyakit meningitis mudah menular. Beberapa diantaranya seperti: Streptokokus Grup B., Streptococcus pneumoniae, Listeria monocytogenes, Neisseria meningitidis, dan Haemophilus influenzae. Penularan oleh jenis bakteri ini akan menyebabkan gejala radang selaput otak pada anak dan orang dewasa. Selain menjadi penyebab meningitis maka bakteri tersebut bisa memicu kondisi penyakit yang lebih berat yaitu sepsis. Sepsis akan merusak jaringan tubuh, menyebabkan kegagalan organ dan akhirnya memicu kematian.

  • Meningitis parasit

Selain bakteri ternyata meningitis juga bisa disebabkan oleh parasit. Ini termasuk jenis parasit langka yang disebut dengan jenis amuba Naegleria fowleri. Parasit ini akan masuk ke manusia melalui hidung. Biasanya parasit banyak ditemukan di danau dan sungai di lingkungan yang buruk. Jenis parasit ini terkadang tidak dicurigai dalam pemeriksaan namun menyebabkan sakit kepala berdenyut hebat. Karena penyebabnya yang sangat langka ternyata meningitis ini juga tidak menular.

  • Meningitis jamur

Jenis jamur yang dinamakan Cryptococcus ternyata bisa menyebabkan meningitis yang sangat berbahaya untuk manusia. Meningitis ini termasuk dalam jenis yang sangat langka dan biasanya sering terjadi pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang tidak menular. Jenis meningitis ini memang tidak menular.

Pemicu Penularan Meningitis Bakteri

Dari tiga jenis meningitis tersebut ternyata yang mudah dan bisa menular dengan cepat adalah meningitis yang disebabkan oleh bakteri. Cara penularannya lewat berbagai perantara yaitu:

  1. Batuk dan bersin. Saat penderita meningitis batuk maka kemungkinan cairan dari hidung dan mulut menyebar ke lingkungan atau orang di sekitarnya. Inilah yang menyebabkan penularan dimana bakteri akan masuk lewat saluran pernafasan kemudian sampai ke aliran darah dan menyebar ke semua bagian tubuh. Jadi waspadai ketika sudah terkena batuk sampai merasa sakit kepala dan mata terasa sakit.
  2. Ciuman. Kontak fisik seperti ciuman baik itu bibir atau wajah juga bisa menyebabkan penularan meningitis yang sangat cepat. Hal ini karena cairan mulut akan masuk ke orang yang masih bersih dari meningitis. Tapi bakteri akan masuk ke tubuh secara sengaja lewat mulut. Atau ciuman di wajah mungkin diusap tangan yang kemudian secara tidak sengaja bakteri masuk ke mulut.
  3. Lendir tubuh. Bersentuhan dengan lendir tubuh dari penderita sangat berbahaya karena membuat meningitis menular dengan cepat. Kondisi ini sangat rentan untuk penderita HIV/AIDS sehingga terkadang komplikasi penyakitnya yang menular.
  4. Berbagi peralatan makan. kebiasaan berbagi peralatan makan ternyata tidak baik untuk kesehatan. Hal ini terjadi ketika penderita meningitis menularkan bakteri dari tubuh yang terkena penyakit tersebut lewat peralatan makan.
  5. Berbagi barang pribadi. Selain itu berbagi handuk dan sikat gigi atau barang pribadi yang lain juga akan menyebabkan penularan meningitis. Karena itu jangan berbagi produk pribadi.
  6. Kontaminasi  bakteri pada makanan. Berbagai jenis bakteri juga akan menular lewat makanan. Misalnya pada makanan sisa, makanan yang sudah disimpan lebih dari 24 jam dan makanan olahan yang tidak melewati pasteurisasi.
  7. Dampak trauma. Ternyata salah satu dampak trauma pada kepala juga bisa menyebabkan meningitis. Kondisi ini sering terjadi pada kasus operasi pada kepala, fraktur kepala dan infeksi sinus. Penyebab utamanya adalah karena penderita memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun dengan cepat kemudian infeksi meningitis terjadi dengan cepat.
  8. Tinggal satu rumah dengan penderita. Kontak fisik dan kontak cairan yang sering terjadi pada penderita meningitis bisa membuat anggota keluarga yang satu rumah terkena meningitis. Karena itu jika Anda tinggal dengan penderita maka tetap jaga jarak dan gunakan masker.

Cara Menurunkan Risiko Tertular Meningitis

Karena meningitis bakteri memang sangat mudah menular maka semua orang bisa bersikap waspada. Berikut langkah untuk menjaga diri agar tidak tertular meningitis.

  1. Cuci tangan dengan rajin. Cobalah untuk sering mencuci tangan dengan sabun dan memperhatikan kebersihan semua bagian tangan termasuk bagian bawah kuku.  Kebiasaan ini harus dilakukan setelah mengunjungi tempat umum, menggunakan fasilitas umum, bersentuhan dengan penderita, mengunjungi rumah sakit dan saat sebelum dan setelah makan. Dan juga setelah menggunakan toilet dan mengganti popok bayi.
  2. Jangan berbagi peralatan makan pribadi atau barang pribadi. Anda juga harus menjaga kesehatan dengan cara tidak berbagi peralatan makan dan peralatan pribadi. Langkah ini sangat penting untuk mencegah bakteri mengenai alat makan atau perlengkapan pribadi Anda.
  3. Vaksin ketika bepergian ke negara berisiko tinggi. Anda juga harus melakukan vaksin meningitis ketika akan bepergian ke negara endemi. Misalnya ketika akan melakukan ibadah haji dan umroh ke Mekkah.

Nah sekarang Anda sudah memahami apakah meningitis menular dan bagaimana prosesnya? Setelah itu mari coba untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar aman dari meningitis.

, ,



Oleh :