Sponsors Link

12 Bahaya Sakit Kepala Bagian Belakang dan Cara Mencegahnya

Sponsors Link

Apakah Anda pernah mengalami sakit kepala belakang? Jenis sakit kepala ini cukup sering dialami oleh orang dewasa maupun remaja. Umumnya penyakit ini dipicu akibat kondisi tubuh yang kelelahan sehingga kepala akan terasa berat dan tegang. Saat Anda mengalami sakit kepala bagian belakang, mau tidak mau Anda harus menghentikan segala aktivitas Anda dan segera beristirahat karena apabila Anda tetap memaksakan diri untuk bekerja, maka hal itu justru akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh Anda.

ads

Bahaya sakit kepala belakang bagi tubuh Anda beraneka ragam. Mulai dari dampak ringan hingga beberapa kemungkinan buruk pun bisa terjadi apabila tidak ada penanganan khusus untuk mengobati sakit kepala belakang yang Anda alami. Berikut adalah ulasan tentang bahaya sakit kepala bagian belakang:

1. Menimbulkan Keram pada Otot Leher Secara Berkepanjangan

Saat Anda mengalami sakit kepala bagian belakang, hal utama yang Anda rasakan adalah ketegangan pada leher Anda. Sakit kepala bagian belakang yang umum lebih dikenal sebagai Tension Type Headache atau sakit kepala tipe tegang. Tipe sakit kepala ini diakibatkan oleh kondisi seperti terlalu lama duduk bekerja sambil menatap layar komputer hingga mengakibatkan ketegangan pada leher. Saat leher menjadi tegang, maka akan memengaruhi otot-otot di sekitar leher hingga kepala bagian belakang, sehingga muncul rasa sakit seperti keram pada otot leher dan sekitarnya. Selain itu, perasaan cemas yang berlebihan dan depresi juga menjadi pemicu sakit kepala bagian belakang. Tak heran mengapa wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami sakit kepala bagian belakang dibandingkan dengan pria.

Apabila tidak ada penanganan untuk mengobati sakit kepala belakang, maka Anda berpotensi untuk merasakan keram pada otot leher secara berkepanjangan. Untuk itu, bagi Anda yang terus berhadapan dengan komputer saat bekerja, sebaiknya Anda pastikan posisi kepala Anda tidak menunduk saat menatap layar komputer agar otot-otot leher Anda tidak keram.

2. Mengakibatkan Kelainan pada Tulang Leher

Masih berdampak pada leher Anda, bahaya sakit kepala belakang lainnya adalah dapat mengakibatkan kelainan pada tulang leher. Leher memang bisa dikatakan sebagai titik yang dominan merasakan sakit apabila Anda merasakan sakit kepala bagian belakang.

Salah satu jenis sakit kepala yang paling berdampak pada leher Anda adalah sakit kepala tipe servikogenik. Sakit kepala tipe ini akan member rasa sakit pada leher dan kepala bagian belakang. Biasanya hal ini dikarenakan oleh gerakan atau posisi tertentu pada leher Anda. Saat Anda mengedan, batuk, ataupun bersin juga dapat mengakibatkan sakit kepala cervicogenik ini muncul. Sakit kepala bagian belakang tipe ini akan mengakibatkan terbatasnya gerakan leher akibat kaku. Apabila tidak segera diobati, maka akan mengakibatkan kelainan pada tulang leher.

3. Menyebabkan Kanker Otak

Bahaya sakit kepala belakang yang patut Anda waspadai salah satunya adalah kanker otak. Mendengar kata kanker, tentu akan membuat Anda merinding. Siapa sangka bahwa sakit kepala yang sering Anda alami bisa jadi merupakan tanda-tanda penyakit yang lebih serius akan menyerang Anda.

Kanker otak pada awalnya tidak dapat diketahui gejala-gejalanya, sehingga dampaknya baru akan terasa setelah seseorang divonis mengidap penyakit ganas ini. Maka dari itu, penting untuk mewaspadai gejala-gejala awal mula munculnya penyakit ini.

Sakit kepala memang bukanlah penyebab utama kanker otak, namun ciri-ciri awal seseorang menderita kanker otak adalah karena seringnya mengalami sakit kepala, termasuk sakit kepala bagian belakang. Tingginya intensitas sakit kepala yang dialami seseorang sering diidentikkan dengan akan munculnya penyakit lain. Sama halnya dengan sakit kepala. Namun, Anda perlu mengenali ciri-ciri sakit kepala yang menjadi tanda-tanda munculnya kanker otak, antara lain:

  • Sakit kepala yang baru Anda rasakan. Salah satu tanda-tanda sakit kepala yang akan memicu kanker otak adalah Anda akan merasakan sakit kepala, namun rasanya tidak seperti biasanya. Jika sakit kepala ini Anda alami berulang-ulang, maka berhati-hatilah karena bisa jadi ini merupakan gejala kanker otak.
  • Sakit kepala disertai gejala lain. Apabila Anda merasakan sakit kepala yang diiringi perasaan mual, muntah, kejang-kejang, dan kesulitan bicara, maka hal demikian juga merupakan gejala kanker otak.
  • Sakit kepala saat bangun tidur. Biasanya, saat Anda bangun tidur di pagi hari Anda akan terkena serangan sakit kepala bagian belakang yang hebat disertai perasaan mual. Anda akan merasakan sakit kepala hingga menjelang siang, dan kembali membaik pada siang hari. Apabila Anda mengalami hal serupa, maka Anda bisa jadi mengidap kanker otak.
  • Sakit kepala yang semakin memburuk. Gejala kanker otak ialah apabila Anda mengalami sakit kepala yang semakin hari akan semakin memburuk.
Sponsors Link

4. Menyebabkan Tumor Otak

Banyak yang menganggap tumor otak sama dengan kanker otak, padahal kedua penyakit ini berbeda. Tumor otak adalah jaringan yang di sekitar otak akibat tumbuhnya sel-sel abnormal, sedangkan kanker otak adalah tumbuhnya sel-sel abnormal di otak yang akan menyebar ke bagian kepala lainnya dengan cepat. Tumor sendiri terbagi atas dua jenis, yakni tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak adalah jenis tumor yang tidak bersifat kanker, sedangkan tumor ganas adalah jenis tumor yang seperti kanker.

Tanda-tanda sakit kepala yang merupakan gejala tumor otak kurang lebih sama dengan ciri sakit kepala yang merupakan gejala kanker otak. Umumnya, Anda akan mengalami sakit kepala bagian belakang sejak mulai bangun tidur dan akan berlangsung secara berkala dalam sehari. Sakit kepala yang Anda rasakan juga disertai mual dan muntah, serta akan semakin menjadi-jadi hari demi hari.

5. Pemicu Meningitis

Bahaya sakit kepala belakang lainnya adalah dapat memicu penyakit meningitis. Meningitis adalah peradangan selaput pelindung otak atau sum-sum tulang belakang. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh virus, bakteri, atau mikro organisme lain yang menyebabkan infeksi pada selaput pelindung otak dan sum-sum tulang belakang atau yang lebih dikenal sebagai meningen.

Penyakit yang telah banyak merenggut nyawa ini memiliki ciri-ciri gejala sakit kepala bagian belakang yang disertai perasaan kaku pada leher. Leher yang kaku akan Anda rasakan saat baru bangun tidur di pagi hari dan akan terasa nyeri apabila Anda melakukan peregangan. Rasa sakit akibat leher kaku dapat menjalar ke kepala hingga punggung. Selain itu, Anda juga akan merasakan mual dan muntah serta demam. Apabila Anda mengalami gejala-gejala ini saat merasakan sakit kepala bagian belakang, maka Anda perlu waspada karena boleh jadi Anda mengidap penyakit yang lebih serius dibanding dengan sakit kepala biasanya.

Semua penyakit apabila didiamkan dan tidak diobati dengan segera tentu sama halnya dengan membuat penyakit tersebut bertambah parah. Bahkan, apabila tidak ada penanganan secara langsung, penyakit yang lebih serius pun dapat timbul. Untuk itulah, penting bagi Anda yang merasakan sakit kepala bagian belakang agar segera memberikan pertolongan pertama untuk menyembuhkan rasa sakit yang Anda alami, khususnya apabila sakit yang Anda rasakan telah berlangsung lama.

Sponsors Link

Cara Mencegah Sakit Kepala Belakang

Agar terhindar dari serangan sakit kepala belakang dan bahaya lainnya, Anda perlu melakukan pencegahan-pencegahan. Pencegahan yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut :

  1. Minum banyak air putih. Sangat penting bagi seseorang yang menderita sakit kepala untuk mengonsumsi banyak air putih untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Idealnya, seseorang harus meminum 7-10 gelas dalam sehari untuk menunjang kesehatan. Air putih juga bisa dijadikan sebagai minuman pereda sakit kepala.
  2. Mengonsumsi makanan yang sehat. Asupan gizi juga sangat berpengaruh untuk meredakan nyeri akibat sakit kepala belakang. Buah-buahan yang kaya akan vitamin C dan antioksidan dapat menjadi opsi yang tepat untuk mencegah sakit kepala belakang semakin buruk.
  3. Perhatikan posisi saat bekerja. Apabila Anda adalah seorang pekerja kantoran yang kesehariannya dihadapkan dengan komputer, maka pastikan jarak dan posisi kepala Anda dengan layar komputer tidak menyebabkan otot-otot leher Anda kaku dan tegang. Buatlah posisi Anda senyaman mungkin untuk menghindari munculnya sakit kepala bagian belakang.
  4. Hindari stress. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang memiliki masalahnya masing-masing. Namun, masalah yang Anda hadapi sebaiknya tidak menjadikan Anda stress secara berlebihan. Aturlah nafas Anda dan coba selesaikan masalah dengan kepala dingin.
  5. Rutin berelaksasi. Perasaan rileks dapat mencegah timbulnya sakit kepala. Sakit kepala belakang dapat muncul akibat tegangnya saraf-saraf di kepala dikarenakan banyaknya tekanan atau beban pikiran. Dengan mengatur nafas, mendengarkan musik yang menenangkan, atau sesekali melakukan yoga akan sangat membantu membuat otak rileks.
  6. Kurangi mengonsumsi makanan yang mengandung nitrat dan nitrit. Makanan yang banyak mengandung zat nitrat dan nitrit adalah pemicu sakit kepala sering muncul. Zat ini banyak terkandung dalam Monosodium glutamate (MSG) dan aneka macam daging olahan seperti nugget, sosis, dan lain sebagainya. Untuk mencegah sakit kepala bagian belakang, sebaiknya Anda tidak sering mengonsumsi makanan-makanan tadi.
  7. Istirahat yang cukup. Tubuh yang kelelahan akan lebih mudah terserang sakit kepala belakang. Dengan demikian, meskipun Anda memiliki kesibukan yang padat, hendaklah menyempatkan untuk beristirahat dengan baik untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

Demikian informasi mengenai bahaya sakit kepala bagian belakang dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda.

, , ,