Sponsors Link

Bayi Sering Memegang Kepala

Sponsors Link

Bayi merupakan fase hidup pertama seorang manusia dengan segala kondisinya yang masih dalam masa perkembangan dan pertumbuhan fisik maupun kecedasannya. Kondisi tubuh seorang bayi juga sangat rentan terhadap keadaan lingkungan sekitar yang mengancam dikarenakan sistem imunnya yang masih dalam proses pembentukan serta beberapa organ pertahanan dirinya yang masih belum terbentuk secara sempuran maupun berfungsi secara optimal.

ads

Terkait dengan kondisi tersebut, setiap orang tua tentu akan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan memperhatikan setiap kondisinya agar proses perkembangan dan pertumbuhan bayi dapat berlangsung secara baik serta dapat menghindarkan bayi dari berbagai macam masalah kesehatan. Berkaitan dengan hal tersebut, setiap orang tua terutama ibu tentu harus dapat peka memperhatikan berbagai macam keadaan dan kondisi yang terjadi pada bayinya.

Bayi akan memberikan berbagai macam bentuk gerakan maupun suara sebagai caranya menunjukan keadaa tertenut atau melakukan komunikasi mengingat kondisi bayi yang masih belum dapat berbicara. Salah satu kondisi atau gerakan bayi yang mungkin dapat terjadi sebagai sebuah petunjuk fisik mengenai kondisi yang dirasakannya adalah bayi sering memegang kepala. Berikut ini penjelasan mengenai ulasan mengapa seorang bayi sering memegang kepalanya tersebut. (Baca juga : gejala radang selaput otak pada anak)

Penyebab Bayi Memegang Kepala Yang Tidak Berbahaya

Kondisi bayi yang sering memegang kepalanya dapat menjadi petunjuk atau pesan yang ingin disampaikan oleh bayi kepada orang tua bahwa ada sesuatu pada daerah kepalanya. Penyebab yang paling tidak berbahaya dari kondisi bayi sering memegang kepalanya diantaranya :

  • Bayi mengantuk karena kelelahan
  • Kepala bayi pusing ringan
  • Adanya rasa gatal yang muncul pada daerah kepala

Penyebab Bayi Sering Memegang Kepala Paling Berbahaya

Meskipun ada beberapa keadaan yang memang tidak berbahaya dari sikap bayi sering memegang bagian bagian kepalanya. Namun ternyata, ada juga kondisi yang mengharuskan setiap orang tua tidak boleh mengangap enteng apapun yang menjadi sebuah kebiasaan bayi dan perlu menelusuri terkait penyebab dari bayi melakukan kondisi tersebut. Salah satu penyebab paling berbahaya dari jenis sakit kepala pada bayi yang perlu diperhatikan ibu atau orang tua secara keseluruhan mengenai keadaan bayi yang sering memegang kepalanya adalah otitis media.

Mengenal Penyakit Otitis Media

Otitis Media atau dalam istilah awam dikenal dengan nama radang telinga tengah menurut wikipedia adalah  peradangan telinga bagian tengah yang biasanya disebabkan oleh penjalaran infeksi dari tenggorok (faringitis) dan sering terjadi pada anak-anak maupun bayi. Infeksi yang terjadi tersebut perlu mendapatkan penanganan sebelum menyebar ke bagian kepala lain dan menyebabkan kondisi yang berbahaya. Infeksi yang menjadi penyebab penyakit otitis media atau radang telinga tengah tersebut dapat berupa bakteri maupun virus. (Baca juga :bayi geleng geleng kepala saat tidur.

Adanya infeksi dari bakteri dan telinga tersebut dapat menjadi pemicu munculnya penimbunan mukosa dan lendir pada telinga bagian tengah dan tentu dapat menganggu fungsi pendengaran akibat gangguan penyaluran suara kebagian dalam telinga. Ukuran saluran penyulur udara atau suara yang disebut sebagai tuba euthacius pada anak atau bayi jauh lebih kecil dari orang dewasa. Kondisi tersebut menjadikan kasus otitis media lebih banyak terjadi pada anak anak atau bayi.

Gejala Lain Dari Otitis Media

Selain kebiasaan bayi yang sering memegang bagian telingganya dan bagian bagian kepala lain, bayi juga akan menunjukan beberapa gejala umum dari konditis otitis media tersebut. Berikut ini beberapa gejala lain yang dapat terlihat dari kondisi bayi selain aktivitasnya yang sering memegang kepala tersebut.

  • Jika bayi sudah dapat mengengam atau mengaruk maka ia akan sering melakukannya pada daerah telinga dan bagian kepala lain.
  • Selain kondisi sakit pada kepala, demam juga akan muncul pada bayi sebagai tanda penyerta.
  • Bayi menjadi lebih mudah rewel dan mudah marah dari kondisi sebelumnya.
  • Nafsu makan bayi akan menurun akibat rasa sakit yang dirasakannya.
  • Bayi mulai sudah tidur terutama di malam hari.
  • Adanya gangguan pendengaran menyebabkan bayi tidak bereaksi ketika diajak berkomunikasi dengan suara lirih.
  • Bayi terlihat menunjukan ekpresi kesakitan saat memegang bagian kepalanya.

Pengobatan Otitis Media

Jika kondisi bayi yang sering memegang akibat sakit kepala tersebut berlangsung sudah dalam waktu yang lama dan muncul gejala penyerta lain maka orang tua harus segeran membawa bayinya ke dokter anak. Dengan membawa bayi ke dokter anak maka diagnosis secara medis dan tindakan medis yang tepat untuk mengatasi infeksi tersebut dapat diatasi dengan baik dan tepat serta mengurangi resiko atau bahaya yang dapat muncul.

Itulah beberapa ulasan mengenai kondisi bayi yang sering memegang bagian kepalanya. Dari ulasan diatas, ada beberapa penyebab yang memang tidak menimbulkan dampak berbahaya dan ada satu penyebab yang perlu diwaspadai yakni kondisi yang disebut sebagai otitis media atau penyakit infeksi bakteri maupun virus pada telinga bagian tengah.

, , , , ,