Sponsors Link

Inilah Beda Pusing Darah Rendah dan Tinggi

Sponsors Link

Saat tekanan darah Anda tidak normal, baik itu rendah maupun tinggi, hal tersebut dapat menyebabkan sakit kepala atau pusing pada penderitanya. Bahkan jika tidak diobati sakit kepala terus menerus akan dialami dan bahkan sakit kepala berdenyut hebat. Tekanan darah yang normal memang sangat berpengaruh dalam tubuh, jika tekanan darah normal, darah akan mengalir dengan lancar tanpa adanya sumbatan – sumbatan, dengan begitu juga pasokan oksigen yang menuju ke otak dan juga ke seluruh tubuh terpenuhi dengan cukup.

ads

Tekanan darah tersebut dapat berubah lebih tinggi atau rendah dari normalnya, hal ini banyak yang menjadi penyebabnya, bisa karena aktifitas, makanan yang dikonsumsi, berat badan dan berbagai faktor lainnya. Yang jelas, jika Anda mengalami perubahan pada tekanan darah Anda, baik itu lebih tinggi dari angka normalnya atau lebih rendah dari angka normalnya, hal tersebut dapat mempengaruhi aliran darah yang menuju ke otak dan seluruh tubuh, dan akibatnya pasokan oksigen pun akan berkurang, yang tentunya hal tersebut jika dibiarkan berlama – lama dan tidak segera diobati, maka akan menjadi penyebab timbulnya penyakit seperti stroke atau bahkan jantung. Oleh karena itulah betapa pentingnya menjaga tekanan darah agar selalu berada dalam angka normalnya.

Perbedaan pusing darah rendah dan tinggi

Penyebab sakit kepala dan jenis sakit kepala banyak macamnya, dan salah satunya penyebab sakit kepala yaitu akibat adanya tekanan darah rendah atau tinggi pada seseorang. Lalu bagaimanakah cara membedakannya kalau itu pusing karena darah rendah atau karena darah tinggi? Berikut ini perbedaan pusing darah rendah dan tinggi :

Pusing hipotensi atau darah rendah

Pada pusing darah rendah, terjadi ketika seseorang mengalami tekanan darah yang di bawah angka normalnya. Seperti telah kita ketahui, bahwa tekanan darah normal itu adalah antara 100/70 sampai dengan 120/80, jika kurang dari itu, maka bisa disebut mengalami tekanan darah rendah. Dan dengan disertai dengan gejala – gejala lain penyertanya, yaitu :

  • Pandangan mata kabur dan berkunang – kunang

Biasanya pada penderita darah rendah akan merasakan pusing yang disertai dengan pandangan mata kabur dan berkunang – kunang. Dan biasanya hal ini terjadi saat duduk terlalu lama atau sebaliknya dapat terjadi pula saat terlalu lama berdiri.

  • Selalu merasa cape atau kelelahan dan muka pucat

Pada penderita darah rendah tubuh akan sering merasa kelelahan, hal ini terjadi karena pada penderita darah rendah pasokan darah dan juga oksigen yang disupplai sangat sedikit. Sehingga menyebabkan penderitanya sering mengalami kelelahan dan juga pucat.

  • Nafas cepat dan dangkal

Ketika seseorang mengalami kondisi tekanan darah rendah, maka tekanan darah yang menuju ke jantung pun akan melemah dan hal ini mengakibatkan terjadinya nafas cepat dan dangkal atau sesak nafas.

  • Mengantuk

Karena kurangnya pasokan oksigen yang menuju ke otak menyebabkan penderita tekanan darah rendah sering mengalami ngantuk.

  • Kehilangan konsentrasi

Akibat dari kurangnya aliran darah dan juga oksigen yang menuju ke otak, juga menyebabkan seseorang menjadi sulit dalam berpikir atau berkonsentrasi.

  • Kebingungan
  • Badan terasa ringan
  • Kepala terasa ringan

Pusing hipertensi atau tekanan darah tinggi

Pada saat Anda mengalami kondisi tekanan darah yang melebihi dari angka 120/80, maka hal tersebut merupakan pertanda Anda mengalami tekanan darah tinggi. Selain tanda gejala tersebut, terdapat beberapa gejala lain penyertanya, yaitu :

  • Sakit kepala yang cukup berat
  • Leher dan pundak terasa kaku dan berat
  • Penglihatan buram
  • Telinga berdenging
  • Mual
  • Kebingungan
  • Detak jantung lebih cepat atau mengalami takikardi
  • Nyeri dada
  • Merasakan ada detakan jantung pada dada, leher atau telinga

Pada kasus darah tinggi ini jika sudah mengalami kondisi yang serius, akan terdapat tanda dan gejala seperti mimisan. Oleh karena itu, untuk mencegahnya Anda yang mempunyai riwayat keluarga darah tinggi, harus rutin untuk mengecek tekanan darah Anda dan lebih memperhatikan lagi asupan makanan Anda serta gaya hidup Anda.

Itulah tadi beberapa perbedaan pusing darah tinggi dan juga darah rendah. Agar tidak terkena tekanan darah yang tidak normal tersebut, maka Anda haruslah melakukan beberapa upaya pencegahan, seperti berikut ini :

  1. Olahraga teratur
  2. Hindari stres, rokok, dan minum – minuman beralkohol
  3. Biasakan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan kurangi jajan di luar
  4. Perbanyak konsumsi sayuran dan juga buah – buahan
  5. Istirahat dan tidur yang cukup
  6. Cukupi kebutuhan air putih Anda
  7. Rutin mengontrol tekanan darah
  8. Menjaga berat badan
  9. Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng dan makanan manis
  10. Konsisten dan disiplin dalam melakukan setiap aturan di atas

Demikian pembahasan mengenai beda pusing darah rendah dan tinggi. Semoga bermanfaat!

, , ,