Sponsors Link

Ada Benjolan di Leher Disertai Sakit Kepala, Waspadai 6 Penyakit Ini

Sponsors Link

Jika membahas tentang benjolan di leher yang paling familiar adalah penyakit gondongan. Padahal sebenarnya bukan hanya penyakit gondongan saja yang menimbulkan gejala adanya benjolan di leher. Tentu kita perlu mengetahui ukuran, bentuk, letak serta konsistensinya, untuk mengenali benjolan tersebut.

ads

Karena benjolan yang ada di leher tidak selalu berarti penyakit gondongan, oleh karena nya kita perlu mengenal lebih dalam tentang benjolan tersebut. Yaitu dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini :

  • Besar dan bentuk benjolan

Berdasarkan besarnya apakah benjolan tersebut besar atau kecil. Lunak atau keras benjolan tersebut, kemudian jika ditekan sakit atau tidak, kemudian apa bentuknya rata atau sebaliknya. Hal-hal tersebut merupakan hal-hal penting untuk diketahui agar dapat mengetahui apakah benjolan tersebut berdampak pada penyakit berbahaya atau tidak.

  • Letak benjolan

Selanjutnya yaitu letak benjolan. Kita harus mengetahui apakah benjolan tersebut letaknya di depan atau di samping, di atas atau di bawah. Hal ini membantu menentukan apakah benjolan ini berasal dari otot atau arteri vena atau yang lainnya.

  • Riwayat penyakit dan pola hidup

Ada beberapa penyakit tertentu yang dapat menimbulkan benjolan di leher dan menjadi penyebab sakit kepala, seprti salah satu contohnya adalah TBC. Pada penyakit tuberculosis ini bisa berkomplikasi pada timbulnya benjolan pada leher.

Berikut ini ada beberapa penyakit yang menyebabkan timbulnya benjolan di leher disertai sakit kepala, diantaranya yaitu :

      1. Tuberculosis (TBC)

Pada penyakit TBC yang menyerang saluran pernapasan, biasanya akan menimbulkan adanya benjolan di bagian leher. Ukurannya ada yang kecil dan adapula yang besar, ada yang timbulnya satu buah ada pula yang langsung banyak. Biasanya penyakit tuberculosis ini menyerang paru, namun perlu Anda ketahui, bahwa penyakit TBC ini bisa juga menyerang bagian tulang, kulit, otak dan kelenjar.Dan biasanya pada TBC saluran pernapasan ini, benjolan tersebut terdapat di sebelah kiri, kanan , bahkan di keduanya. Dan biasanya terdapat gejala seperti sering batuk, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman.

      2. Limfoma

Dimana pada kondisi ini sel darah putih yang betugas menjaga imunitas, menjadi tidak normal kerjanya, yaitu menjadi membelah sel lebih cepat dari normalnya. Pada kasus limoma ini dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, lebih sering pada sum-sum tulang dan juga limfa. Pada benjolan di leher yang pertanda limfoma, mempunyai ciri, kenyal, tidak ada rasa nyeri, mudah digerakkan dan tidak ada tanda peradangan. Namun pada limfoma ini juga biasa disertai dengan sakit kepala.

      3. Masalah di kelenjar tiroid

Yang ketiga, penyakit yang menyebabkan benjolan di leher disertai sakit kepala yaitu masalah di kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid ini yang letaknya di bagian depan leher berfungsi sebagai pengatur metabolisme tubuh, yang mana jika terjadi masalah di dalamnya akan menyebabkan timbulnya benjolan. Dan terdapat beberapa gejala sebagai berikut : lemas, tidak tahan dingin, rambut rontok, kulit kering, sakit kepala terus menerus, emosi tidak stabil, sembelit,dll.

      4. Pembesaran kelenjar ludah 

Kelenjar ludah ini adalah kelenjar yang membantu proses pencernaan makanan sehingga makanan mudah masuk ke saluran pencernaan. Pembesaran pada kelenjar ludah ini bisa disebabkan oleh infeksi, tumor, atau yang lainnya. Untuk mengobatinya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

      5. Gondongan

Gondongan ini adalah suatu kondisi dimana terjadinya infeksi yang disebabkan oleh virus yang menular yang menyerang bagian kelenjar parotis. Gejala dari gondongan ini yaitu, demam, lemas, sakit kepala, ada yang sakit kepala biasa ada juga yang sampai sakit kepala berdenyut hebat, nyeri pada bagian telinga apalagi saat mengunyah atau sedang berbicara. Dan biasanya penyakit gondongan ini memakan waktu sampai seminggu untuk proses penyembuhannya.

      6. Kanker kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening biasanya menimbulkan bengkak atau benjolan pada bagian leher, ketiak dan juga paha bagian dalam. Dan kanker kelenjar getah bening ini memiliki dua jenis yaitu kanker kelenjar getah bening hodgkin dan kanker getah bening non hodgkin. Pada kanker kelenjar getah bening non hodgkin ada terdapat ciri-cirinya yaitu : sakit dan adanya pembesaran di perut, pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau paha bagian dalam yang tidak terasa sakit, mersa cepat kenyang, nyeri dada, sesak nafas, demam, sakit kepala, penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya, kelelahan yang sangat, anemia, dan berkeringat di malam hari.

Sedangkan pada kanker kelenjar getah bening hodgkin, tanda-tandanya yaitu sebagai berikut : demam dan menggigil, pembesaran pada KGB, kelelahan yang terus menerus, kehilangan selera makan, gatal-gatal, penurunan bb yang tidak diketahui penyebabnya. Itulah tadi beberapa ciri kanker getah bening dan jika Anda mempunyai tanda gejala seperti di atas, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter.

Baik, itulah tadi 6 penyakit yang mempunyai gejala adanya benjolan di leher disertai sakit kepala. Semoga bermanfaat!

, , , , ,