Sponsors Link

Penyebab Bentuk Kepala Bayi Lonjong ke Atas Sejak Lahir dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Melahirkan bayi pasti menjadi fase yang sangat menyenangkan untuk orang tua. Namun orang tua bisa menjadi lebih gelisah karena ternyata bentuk bayi yang baru lahir terkadang sangat aneh. Salah satunya adalah bentuk kepala bayi yang menjadi lebih lonjong. Jika dilihat dari depan atau samping maka bentuk wajah bayi terlihat ikut aneh. Orang tua biasanya menjadi khawatir karena takut bentuk kepala ini akan mempengaruhi tingkat kecerdasan bayi atau masalah lain. Sebenarnya memang ada beberapa macam macam bentuk kepala bayi yang biasanya sudah terlihat sejak lahir. Berikut ini kami sampaikan informasi tentang penyebab bentuk kepala bayi lonjong ke atas sejak lahir dan cara mengatasi.

ads

Penyebab

  • Efek proses persalinan

Bagi bayi yang dilahirkan secara normal maka biasanya bentuk kepala bayi memang cenderung lebih lonjong ke atas. Kondisi ini bisa terjadi karena tengkorak bayi masih sangat lunak dan mengikuti jalan lahir ketika masuk ke masa persalinan. Kondisi ini juga disebut dengan istilah plagiocephaly dimana bagian belakang kepala menjadi lebh datar kemudian bagian atas lebih panjang. Bentuk ini termasuk pengaruh alami dan biasanya membutuhkan waktu antara 9 sampai 18 bulan untuk bisa normal lagi. Dan biasanya juga tidak mempengaruhi bentuk kepala bayi cerdas.

  • Pengaruh posisi tidur bayi

Ketika bayi baru lahir maka mereka tidak bisa tidur dengan banyak posisi. Selama berminggu-minggu bayi hanya akan tidur dengan posisi telentang. Posisi ini menyebabkan tekanan pada bagian kepala bayi sehingga kepala bayi menjadi lebih datar pada bagian belakang. Kemudian tekanan ini akan membuat area kepala atas menjadi lebih panjang dan terlihat dari depan seperti bentuk yang lebih lonjong. Biasanya kondisi ini akan pulih lagi secara alami dan orang tua tidak perlu khawatir. Saat bayi sudah bisa tidur dengan beberapa posisi maka akan sembuh sendiri. Namun ibu perlu segera ke dokter jika mendapati tanda tempurung kepala bayi tidak menutup sempurna.

  • Kondisi hidrosefalus

Penyebab bentuk kepala bayi sudah lonjong sejak lahir juga bisa karena masalah hidrosefalus. Ini adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena adanya tekanan pada bagian dalam kepala yang membuat cairan kepala meningkat dari waktu ke waktu. Akhirnya bentuk kepala menjadi lebih besar, mata bayi cekung dan pertumbuhan bayi tidak normal. Penyakit ini biasanya sudah diketahui sejak bayi lahir dengan proses diagnosa yang tepat. Tindakan untuk melakukan operasi hidrosefalus pada bayi bisa dipertimbangkan dengan tim medis dan sesuai dengan perkembangan kesehatan bayi.

  • Posisi bayi ketika dalam rahim

Penyebab lain dari masalah kepala bayi lonjong ke atas adalah karena posisi bayi dalam rahim itu sendiri. Kondisi ini bisa disebabkan karena masalah rahim, ukuran rahim atau trauma selama kehamilan. Bayi yang sudah masuk panggul dalam waktu lama dan ibu mengalami kesulitan persalinan juga bisa menjadi pemicunya. Karena itu ketika hamil maka ibu harus melakukan pemeriksaan USG untuk melihat posisi bayi dan kondisi rahim ibu.

  • Kehamilan kembar

Kehamilan kembar bisa membuat posisi bayi menjadi lebih sulit ketika dalam rahim. Karena sebenarnya rahim mungkin tidak bisa mengembang seperti seharusnya. Terlebih jika kehamilan kembar lebih dari 2 bayi dimana posisi bayi tertekan satu sama lain. Pada kondisi ini kepala bayi lonjong sangat umum dan biasanya akan pulih sendiri dengan perawatan setelah lahir. Kecuali jika terjadi masalah cacat pada bayi maka harus diatasi sesuai dengan kondisi cacat.

  • Bayi lahir prematur

Masalah kepala bayi lonjong juga bisa disebabkan karena kondisi bayi yang lahir secara prematur. Proses untuk membuat tulang tengkorak bayi tetap terjadi di luar rahim. Namun pada bayi yang lahir prematur maka biasanya tulang tengkorak jauh lebih lunak sehingga kepala lonjong bisa terjadi saat proses persalinan. Karena itu proses persalinan prematur biasanya paling aman dengan caesar atau sesuai dengan kondisi kesehatan ibu.

Cara Mengatasi

  • Pilih bantal tidur bayi yang tepat

Biasanya bayi yang baru lahir akan ditidurkan telentang dengan bantal khusus bayi. Bantal khusus bayi umumnya lebih tipis dan memiliki bentuk khusus pada area kepala. Tapi jika bentuk kepala bayi sudah lonjong ke atas maka sebaiknya memilih bantal bayi yang tepat. Anda bisa mencoba memilih bantal bayi yang terbuat dari bahan kulit kacang hijau, beras, atau biji mustard. Bahan bantal ini bisa membuat permukaan kepala lebih cepat normal karena memiliki efek pijatan pada kepala bayi. Manfaat bantal ini tidak hanya untuk bayi tapi juga bisa mengatasi sakit kepala pada anak.

Sponsors Link

  • Merubah posisi tidur bayi secara rutin

Bayi biasanya memang hanya tidur telentang  terus. Sementara waktu tidur bayi yang baru lahir memang lebih lama karena itu penting untuk perkembangan bayi. Namun posisi telentang terus bisa membuat efek tidak nyaman untuk kepala bayi. Kepala bayi memang masih lunak dan baru memiliki bentuk tetap ketika usia bayi antara 9 sampai 20 bulan. Karena itu saat bayi tidur maka rubah posisinya mulai dari telentang, agak miring dan digendong. Hal yang terpenting adalah tidak membiarkan bayi tidur sendiri ketika Anda merubah posisi tidur bayi. Karena posisi miring atau tengkurap sangat berbahaya untuk bayi.

  • Pijatan ringan

Saat Anda memandikan bayi maka Anda juga bisa mencoba pijatan ringan pada kepala bayi. Pijatan ini harus dilakukan dengan lembut dan tidak memberikan tekanan yang berlebihan. Tekanan ringan sangat penting untuk membuat area kepala bayi kembali pulih dengan normal. Jika Anda takut maka berikan tekanan ringan pada kepala bayi dengan menggunakan handuk. Atau jika masih belum berani maka cobalah belajar tehnik memijat kepala bayi dari ahlinya.

  • Gendong bayi saat tidur

Jika Anda takut kepala bayi yang lonjong ke atas sulit kembali maka cobalah untuk sesekali menggendong bayi. Manfaat menggendong bayi selain untuk menenangkan bayi juga membuat tulang tengkorak bayi tidak tertekan saat tidur.

Ternyata itulah penyebab bentuk kepala bayi lonjong ke atas sejak lahir dan cara mengatasi. Jika Anda sudah mencoba perawatan di atas namun ukuran lingkar kepala bayi tidak pulih atau tidak sesuai usia bayi maka segera bawa bayi ke dokter anak Anda.

, , , ,