Sponsors Link

Bolehkah Minum Obat Sakit Kepala Saat Haid? Berikut Penjelasannya

Sponsors Link

Bolehkah minum obat sakit kepala saat haid ? Pada saat proses menstruasi, terjadi peluruhan dinding rahim yang nantinya akan keluar berupa darah menstruasi. Hal tersebut menyebabkan pada beberapa individu mengalami sakit seperti sakit kepala atau berbagai keluhan lainnya. Apalagi pada mereka yang pada saat itu memiliki daya tahan tubuh yang sedang lemah. Dan pada dasarnya konsumsi obat pada saat itu tidaklah dilarang. Karena banyak sekali para wanita yang kadang khawatir bolehkah minum obat sakit kepala saat haid ? dan jawabannya adalah boleh – boleh saja dan tidak dilarang asal dalam dosis yang tepat dan tidak dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

ads

Pada dasarnya pada saat menjelang atau selama menstruasi, pada sebagian besar wanita memang mengalami berbagai keluhan, seperti mual, sakit kepala, sakit atau pegal – pegal di seluruh bagian tubuh, dan berbagai keluhan penyerta lainnya. Kalau penyebab sakit kepala saat menstruasi ini terjadi karena kadar esterogen yang rendah pada saat menstruasi dan juga hilangnya kadar air atau terjadinya retensi air dalam tubuh, sehingga nyeri atau rasa sakit kepala akan semakin terasa nyeri dan berat pada saat menstruasi, sehingga tidak jarang sakit kepala yang dirasakan adalah bukan sakit kepala yang biasa melainkan sakit kepala berdenyut.

Bagi Anda yang mempunyai siklus haid yang teratur jadwalnya, Anda sebenarnya dapat mencegahnya dengan mengkonsumsi obat penghilang atau pereda rasa nyeri sebelumnya atau pada waktu sebelum haid itu datang. Obat – obatan tersebut antara lain seperti paracetamol, asam mefenamat dan yang sejenisnya. Selain dengan mengkonsumsi obat – obat tersebut, Anda juga dapat melakukan berbagai tips n trik pereda sakit kepala saat haid atau jenis sakit kepala yang terjadi saat haid :

      1. Perbanyak konsumsi air putih

Karena pada saat sakit kepala di waktu menstruasi, tidak hanya hormon esterogen yang membuat tubuh mengalami sakit kepala, namun retensi cairan pada saat menstruasi pun menyebabkan timbulnya sakit kepala ini. Oleh karena itu, cukupilah kebutuhan cairan Anda, perbanyaklah konsumsi air putih. Karena pada saat tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi maka otomatis sakit kepala pun akan muncul.

      2. Mengompres dengan es batu

Pada saat Anda mengalami sakit kepala, cobalah untuk meletakkan atau membalut es batu tersebut dengan kain atau handuk dan kemudian kompreslah pada bagian yang sakit. Maka rasa sakit kepala pun akan berkurang.

      3. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan esterogen

Karena pada saat menjelang dan selama haid, produksi serta kadar hormon esterogen dalam tubuh rendah, oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengkonsumsi makanan kaya akan esterogen agar kadar hormon esterogen dalam tubuh dapat tercukupi dan akhirnya sakit kepala terus menerus saat haid pun dapat ditangani.  Makanan yang kaya akan kandungan esterogennya, seperti, udang atau jamur. Konsumsilah beberapa hari menjelang haid.

      4. Istirahat atau tidur yang cukup

Pada saat Anda kurang tidur, hal ini dapat membuat kerja organ Anda terganggu sehingga akhirnya menimbulkan sakit kepala. Dengan istirahat atau tidur yang cukup, maka hal tersebut akan sangat membantu tubuh dan juga organ organ di dalamnya dapat bekerja maksimal dan juga mengumpulkan energi yang Anda butuhkan nanti pada saat datangnya menstruasi.

      5. Olahraga rutin dan jauhi stres

Dengan melakukan olahraga secara rutin, maka hal tersebut dapat membantu proses menstruasi Anda berjalan dengan lancar, darah menstruasi pun keluar dengan lancar saat Anda rutin berolahraga. Oleh karena itu, rutinlah Anda dalam berolahraga agar terhindar dari nyeri perut bagian bawah saat haid atau sakit kepala saat haid. Selain berolahraga, menghindari diri dari stres juga merupakan hal yang penting, pasalnya saat Anda stres, tubuh Anda akan mengalami gangguan keseimbangan pada hormon Anda, termasuk hormon yang memicu terjadinya menstruasi. Oleh karena itu, cobalah untuk lebih rileks lagi dalam menjalani berbagai rintangan kehidupan ini, dan jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa.

      6. Mengurangi konsumsi garam 

Karena garam dapat memberikan tekanan pada pembuluh darah, hal tersebut dapat memicu sakit kepala akan bertambah sakitnya. Oleh karena itu, perlu mengurangi garam menjelang atau selama periode menstruasi datang. Selain garam, Anda juga perlu untuk mengurangi konsumsi minuman berkafein seperti yang terdapat pada teh dan juga kopi.

Namun, jika hal di atas tetap tidak membuat sakit kepala Anda hilang, maka Anda perlu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

, , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan