Sponsors Link

16 Cara Mencegah Sakit Kepala Terus Menerus

Sponsors Link

Hampir 99 persen manusia di dunia memiliki keluhan tentang sakit kepala. Penderita sakit kepala ini tidak memandang usia anak-anak maupun sudah lanjut usia. Adapun keluhan sakit kepala pada anak-anak biasa terjadi berbarengan selama anak mengalami sakit seperti flu, demam, dan lain sebagainya. Sedangkan keluhan sakit kepala pada usia dewasa maupun lanjut usia dapat terjadi secara terpisah yakni hanya sakit kepala saja dengan kadar sakit kepala yang lebih kompleks lagi, maupun saat mengidap penyakit lainnya seperti sakit panas, demam, flu, dan lain sebagainya.

ads

Baca juga: Sakit Kepala saat Hamil

Merujuk pada permasalahan tersebut, maka sangat penting bagi manusia mempelajari cara pencegahan sakit kepala. Seperti istilah yang sudah booming pada puluhan tahun yang lalu, yakni mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Adapun cara mencegah sakit kepala yang perlu diketahui antara lain:

1. Kapasitas Istirahat yang Cukup

Sebagian besar manusia melakukan rutinitas hariannya seperti bekerja, kuliah, maupun aktivitas lainnya secara berlebihan. Aktivitas itu membuat manusia lupa akan hak tubuh untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Akibatnya sakit kepala akan menjangkit pada setiap manusia yang mengabaikan waktu istirahatnya. Pada umumnya usia dewasa membutuhkan waktu istirahat (tidur) kurang lebih 7-8 jam dalam sehari. Sedangkan anak-anak memerlukan istirahat kurang lebih 9-11 jam dalam sehari.

Jika sulit untuk mendapatkan waktu tidur sesuai anjuran dalam satu hari, maka dianjurkan untuk memiliki waktu tidur dan bangun yang sama. Sebaiknya tidur dalam keadaan gelap agar tidur lebih efektif saat mata istirahat dan tidak menangkap cahaya. Sangat tidak dianjurkan untuk mengganti kekurangan tidur saat hari sibuk kepada waktu libur, karena hal ini tidak efektif bagi kesehatan tubuh.

2. Hindari Mengonsumsi Kafein

Kafein merupakan senyawa alkaloid xantina yang berbentuk kristal dan memiliki rasa pahit sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafein ini dapat ditemukan di berbagai jenis tumbuhan, misalnya kopi dan teh. Kafein terkenal dengan berbagai manfaat bagi tubuh manusia dalam kadar sekitar 400 miligram dalam sehari. Namun, jika kafein dikonsumsi melebihi kadar normalnya, maka akan timbul efek negatif bagi tubuh.

Kafein yang berlebihan akan mengganggu waktu tidur dan menyebabkan tubuh kekurangan waktu istirahat, dan mudah terserang penyakit seperti sakit kepala. Bagi yang memiliki hobi minum kopi atau teh yang mengandung kafein, penghentiannya juga akan menyebabkan penderitanya mengalami rasa pusing.

Dalam sebuah penelitianpun disebutkan bahwa kafein yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit maag, tukak lambung, dan tukak usus halus. Bahkan efek kafein yang menyebabkan pengonsumsinya sulit mengendalikan emosinya, dapat menyebabkan penyakit stroke, jantung, dan kanker. Oleh karena itu, kurangilah mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein. Hal ini perlu dilakukan agar tubuh tetap dapat mendapatkan manfaat dari kafein dan terhindar dari dampak negatif dari kafein.

Baca juga: Sakit Kepala Cluster.

3. Kurangi Pikiran yang Membuat Anda Stres

Pada hakikatnya manusia diberikan kelebihan akal oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Akal tersebut digunakan untuk berfikir, jadi berfikir sudah menjadi hal yang alamiah bagi manusia. Jika manusia menjauhi aktivitas berpikir karena ingin terhindar dari sakit kepala. Ini adalah hal yang sangat tidak mungkin, karena ketika manusia tidak berfikir maka saat itulah dia kehilangan akalnya alias tidak sadarkan diri.

Manusia boleh berfikir dan itu baik untuk dirinya serta perkembangan kehidupannya. Namun, Anda perlu mengontrol pikiran tersebut secara bijaksana, dengan cara mengelola stres serta tekanan hidup Anda. Buatlah jadwal waktu agar hidup Anda lebih berproduktivitas secara maksimal, dan terhindar dari sakit kepala karena aktivitas yang tidak terkontrol.

Baca juga: Jenis Sakit Kepala.

Sponsors Link

4. Pelihara Pola Hidup Sehat

Pelihara pola hidup sehat dengan cara jadwalkan makan tiga kali sehari secara rutin. Usahakanlah untuk selalu sarapan pagi, agar stamina dan konsentrasi tubuh tetap terjaga. Dianjurkan juga selingi cemilan diantara waktu makan satu dengan yang lain jika diperlukan. Disarankan untuk makan dalam waktu yang sama selama tiga kali makan. Hindari terlambat makan dan kelaparan dalam jangka waktu yang lama.

Pola makan yang tidak teratur sampai terlambat makan hingga kelaparan menyebabkan kadar glukosa dalam tubuh terus menurun. Glukosa yang sangat rendah dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan sakit kepala. Jika dibiarkan dalam keadaan kelaparan yang lama, akan menyebabkan pingsan karena kekurangan glukosa dalam tubuh.

5. Luangkan Waktu

Untuk mencegah timbulnya sakit kepala, jadwalkan waktu yang luangkan untuk diri Anda sendiri. Gunakanlah waktu luang itu untuk Anda bersantai di rumah dengan cara membaca buku yang ringan, mandi air hangat, meditasi, yoga, maupun relaksasi, atau aktivitas lainnya yang Anda sukai.

Baca juga: Penyebab Sakit Kepala Berlebihan.

6. Hindari Mengonsumsi Obat

Obat merupakan zat yang mengandung bahan kimia yang dapat mempengaruhi fungsi otak, sehingga bila pengonsumsiannya secara berlebihan maka akan menyebabkan sakit kepala bahkan penyakit lainnya. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter Anda agar jelas kadar obat yang aman untuk Anda konsumsi.

Baca juga: Vertigo.

Sponsors Link

7. Jaga Kebugaran Tubuh

Salah satu cara mencegah sakit kepala adalah menjaga kebugaran tubuh dengan cara melakukan olah raga secara rutin. Lakukanlah olah raga yang ringan, namun dikerjakan secara rutin dan teratur. Adapun olah raga ringan yang dapat Anda lakukan antara lain, jalan santai, jalan cepat, lari kecil, bersepeda, berenang, dan olah raga lain yang Anda sukai.

8. Kurangi Mengonsumsi Bumbu Instan

Bumbu penyedap instan merupakan zat yang membuat masakan menjadi lebih menarik di lidah pengonsumsinya. Namun, terdapat banyak dampak buruk yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi bumbu instan diantaranya, dapat timbul dalam jangka waktu pendek seperti sakit kepala, keringat berlebihan, mual dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kurangi atau lebih baik lagi tinggalkan penyedap rasa instan pada setiap masakan.

Baca juga: Efek Sakit Kepala Sebelah.

9. Berhati-hati dalam setiap Aktivitas

Salah satu penyebab sakit kepala adalah terbenturnya kepala pada benda keras. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati dalam menjalani setiap aktivitas Anda. Kerjakanlah aktivitas Anda dengan bijak dan tepat waktu, jangan terburu-buru dalam menjalankan segala rutinitas yang dapat menyebabkan resiko terbenturnya kepala Anda.

10. Jaga Kesehatan Gigi

Saraf-saraf pada gigi terhubung dengan otak manusia. Maka hubungan antara gigi dan otak sangatlah erat. Jika gigi mengalami kerusakan, maka sarafnya akan menyampaikan pesan ke otak, dan timbulah sakit kepala. Dengan demikian, maka pentinglah bagi kita untuk merawat gigi dengan rutin dengan cara menyikat gigi dua kali sehari, terutama saat hendak tidur di malam hari.

Baca Juga : Sakit Kepala Bagian Depan.

ads

11. Berhenti Mengonsumsi Rokok dan Alkohol

Hindarilah kebiasaan buruk yang dapat merusak tubuh kita sendiri seperti, merokok, dan meminum alkohol serta kebiasaan buruk lainnya. Hal ini sudah diteliti oleh para ahli bahwa rokok dan alkohol memiliki kecenderungan membawa efek buruk bagi pengonsumsinya, karena akan menimbulkan sering sakit kepala, kecanduan, rusaknya organ tubuh, hingga kematian. Disarankan untuk segera merubah gaya hidup yang buruk, tinggalkan semua hal yang tidak baik tersebut dan mulailah hidup dengan pola hidup yang sehat agar mendapatkan tubuh yang sehat.

12. Berhenti dari kebiasaan Tingkah Laku yang Buruk

Kebiasaan memelihara tingkah laku yang buruk dapat menyebabkan sakit kepala, bahkan dapat menimbulkan resiko rusaknya beberapa saraf mata. Adapun kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan antara lain, sering membaca buku terlalu dekat, duduk membungkuk, menonton televisi dalam jarak yang dekat, melihat layar komputer terlalu dekat dan lama, dan kebiasaan buruk lainnya. Beberapa kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan menyempitnya aliran darah sehingga tidak sampai pada bagian kepala secara maksimal, maka timbulah rasa sakit kepala bahkan penurunan kemampuan saraf seperti penglihatan. Dianjurkan untuk memperbanyak olahraga sebagai alat mengembalikan postur tubuh yang benar.

13. Konsumsi Air yang Cukup

Dalam tubuh manusia terdiri dari 70 persen cairan, maka dapat disimpulkan bahwa tubuh manusia membutuhkan cairan yang cukup tinggi. Menurut para ahli, manusia harus mengkonsumsi air mineral minimal 8 gelas atau 2 liter setiap harinya. Jika tubuh manusia tidak mendapatkan asupan cairan sesuai kebutuhannya, maka akan terjadi kekurangan cairan dan akan mengalami dehidrasi. Saat tubuh mengalami dehidrasi, maka akan terjadi kurangnya oksigen yang masuk ke otak manusia. Akibatnya, otak manusia kekurangan oksigen sehingga muncul rasa sakit kepala dan tidak seimbangnya tubuh karena sistem pusatnya terganggu.

Baca juga: Sakit Kepala Cervicogenic.

14. Mengecek Kesehatan Diri secara Rutin

Dalam keadaan sehat sebaiknya periksakan kesehatan diri kepada dokter, agar kita mengetahui keadaan tubuh dalam keadaan baik atau tidak. Hal ini dilakukan untuk mencegah sakit kepala dan terjangkit penyakit lainnya. Boleh dilakukan satu tahun sekali atau pun satu dua tahun sekali. Jika didapati terdapat cikal bakal tumor atau kanker, maka segeralah lakukan tindakan operasi kecil sesuai intruksi dokter. Operasi dilakukan untuk mengangkat cikal bakal tumor otak agar aliran darah kembali dalam keadaan normal.

15. Konsultasi dengan Psikolog

Beban hidup yang terlalu banyak dan tidak adanya tempat untuk berbagi cerita tentang beban hidup yang dipikul, menjadi salah satu latar belakang munculnya sakit kepala dalam jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu, sebelum terjangkit sakit kepala sebaiknya terbukalah dengan orang disekitar Anda, dan mulailah untuk berbagi beban hidup dengan mereka. Bahkan jika diperlukan, konsultasikanlah kepada psikolog agar pikiran terhindar dari rasa pusing yang berlebihan dan perlahan menemukan solusi dalam setiap masalah.

Baca juga: Sakit Kepala Belakang.

16. Meluangkan Waktu untuk Keluar dari Rutinitas yang Monoton

Disarankan bagi Anda yang bekerja dalam tekanan yang cukup tinggi, atau yang terbiasa dengan pekerjaan yang monoton dalam setiap harinya. Maka jadwalkanlah dalam satu pekan atau satu bulan untuk berlibur ke tempat rekreasi yang Anda minati dan melupakan sejenak rutinitas yang monoton. Disarankan untuk berlibur ke tempat piknik, kebun teh, atau semua tempat yang memiliki pemandangan yang masih asri. Hal ini dipilih guna, merilekskan otak dari segudang rutinitas yang monoton.

Demikian artikel cara mencegah sakit kepala yang sangat penting bagi Anda yang belum maupun yang pernah mengalami sakit kepala, agar terhindar dari bahaya sakit kepala.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan