Sponsors Link

16 Cara Mengatasi Vertigo Saat Kambuh Mendadak Paling Efektif

Sponsors Link

Vertigo merupakan jenis sakit kepala yang utamanya disebabkan karena adanya gangguan pada telinga bagian dalam. Rasa sakitnya ditandai dengan gerakan diri sendiri ataupun sekelilingnya seolah-olah berotasi atau berputar-putar. Hal ini umumnya diiringi pula dengan sakit kepala atau pusing yang tak tertahankan dan pandangan berkunang-kunang. Penderita vertigo dapat kehilangan keseimbangan karena efek rasa sakit yang ditimbulkannya. Karenanya, ketika vertigo menyerang, tubuh penderita dapat jatuh secara tiba-tiba.

ads

Kehilangan keseimbangan yang dialami oleh penderita vertigo dikarenakan telinga bagian dalam yang mengatur keseimbangan tubuh terganggu fungsinya. Gangguan ini membuat saraf telinga mengirimkan sinyal yang membingungkan otak sehingga sistem kerja saraf otak pun menjadi kacau. Oleh karena itu, vertigo yang disebabkan oleh gangguan fungsi telinga bagian dalam akan membuat penderitanya tidak hanya merasakan pusing yang sangat hebat, tetapi juga tubuh atau sekelilingnya yang terasa memutar atau jungkir balik. Sering, penderita vertigo juga mengalami rasa mual, muntah, berkeringat, sulit berdiri atau berjalan, dan gerakan mata yang tidak normal.

Beberapa jenis gangguan telinga bagian dalam yang menyebabkan vertigo yaitu:

  • Penyakit meniere yang menyerang telinga bagian dalam
  • Vestibular neuronitis atau inflamasi (peradangan) saraf telinga bagian dalam
  • Obat-obatan yang menyebabkan kerusakan telinga
  • Infeksi telinga karena bakteri
  • Infeksi labirin di dalam telinga
  • Penumpukan kalsium berlebih berupa kristal pada salah satu kanalis semisirkularis di dalam telinga bagian dalam. Faktor ini menyebabkan jenis penyakit vertigo yang disebut Benign Paroxysmal Position Vertigo (BPPV)

Selain gangguan pada telinga bagian dalam, terdapat penyebab lain penyakit vertigo muncul. Diantaranya:

  • Gangguan saraf di dalam otak
  • Perubahan tekanan darah secara mendadak baik tinggi maupun turun
  • Kelainan sirkulasi (transient ischemic attack) yang merupakan gangguan fungsi otak sementara dikarenakan aliran darah yang tidak lancar ke salah satu bagian otak
  • Kelainan saraf:
  • Tumor otak yang menekan saraf vestibularis
  • Trauma atau cidera pada bagian kepala atau leher yang disertai luka pada labirin telinga bagian dalam
  • Keadaan lingkungan (motion sickness), seperti mabuk perjalanan
  • Migrain berkepanjangan atau migrain kronis
  • Anemia
  • Dehidrasi parah

Cara Mengatasi Vertigo saat Kambuh

Meskipun begitu, vertigo bisa kambuh kapan saja. Terlebih lagi jika Anda merasa stres atau tertekan. Lalu, bagaimana mengatasi vertigo yang kambuh secara tiba-tiba? Anda dapat mempraktikkan langkah-langkah berikut ini, disesuaikan kondisi saat menyerang dan bisa dijadikan pertolongan pertama pada vertigo:

1. Vertigo kambuh saat sedang berjalan atau berdiri

Cobalah untuk tenang sejenak meski Anda sedang merasakan sakitnya. Bila Anda sedang berjalan maka berhentilah sebentar dan segera duduk. Setelah Anda dapat sedikit mengontrol kesadaran Anda, coba lakukan relaksasi pernapasan sederhana. Tarik napas dalam-dalam untuk membantu peredaran darah kembali lancar, kemudian tahan beberapa detik. Setelahnya, hembuskan napas dengan pelan dan perlahan-lahan. Lakukan cara relaksasi ini beberapa kali sampai Anda merasa sakitnya benar-benar berkurang.

2. Vertigo kambuh saat sedang duduk

Meski sedang duduk seperti biasa, vertigo bisa saja tiba-tiba menyerang. Bisa jadi saat itu Anda sebenarnya sedang stres, namun tak menyadari sehingga vertigo kambuh lagi. Jika sudah kambuh, Anda harus tetap mencoba untuk tenang. Akan lebih bijak jika Anda tidak segera bangkit atau berdiri dari posisi duduk. Ingatlah cara relaksasi pernapasan sederhana yang telah dipaparkan di atas. Jika bersandar membuat Anda merasa lebih rileks maka ada baiknya untuk dilakukan. Kemudian lakukan relaksasi pernapasan pelan-pelan dan ulangi beberapa kali hingga Anda sudah merasa cukup nyaman dan rasa sakit berkurang.

3. Vertigo kambuh saat sedang berbaring

Perubahan posisi kepala secara tiba-tiba saat sedang berbaring dapat membuat vertigo Anda kambuh. Langkah pertama cobalah untuk rileks. Tenangkan diri Anda dan kontrollah rasa sakitnya. Sebaiknya tidak buru-buru bangkit dan tidak menggerakkan kepala, misalnya menggeleng. Agar peredaran darah yang terhambat kembali lancar lakukan relaksasi pernapasan seperti yang diuraikan pada poin satu. Praktekkan berulang-ulang sampai rasa sakit berkurang.

Sponsors Link

4. Vertigo kambuh saat bangun tidur pagi hari

Hal ini dapat terjadi jika Anda terbangun dengan perasaan kaget dan buru-buru bangkit untuk bangun. Jika vertigo menyerang saat Anda sudah dalam posisi duduk atau berdiri maka lakukanlah langkah yang dipaparkan pada poin satu dan dua. Tapi, jika kondisi Anda masih berbaring di ranjang maka tenangkan diri Anda. Apabila tubuh Anda dalam posisi miring, gerakkan tubuh dengan sangat perlahan-lahan agar dapat menelentang dan lakukan relaksasi pernapasan. Lakukanlah sampai rasa sakit vertigo berkurang. Setelah Anda dapat mengontrol kesadaran, cobalah bergerak perlahan-lahan dan sisakan waktu sejenak sebelum Anda bangkit atau berjalan dari tempat tidur.

5. Vertigo kambuh saat sedang berkendara

Jika Anda sedang mengemudikan kendaraan lalu vertigo mendadak kambuh, mencoba untuk tenang adalah langkah pertama yang baik untuk dilakukan. Setelahnya, segera tepikan kendaraan Anda dan praktikkan relaksasi pernapasan sederhana yang telah diuraikan sebelumnya. Lakukan terus-menerus sampai rasa sakitnya berkurang. Lalu, carilah tempat istirahat seperti warung atau restoran terdekat untuk beristirahat sejenak. Anda dapat memulihkan diri sambil minum air putih hangat atau air jahe untuk membantu menghilangkan mual yang bisa muncul ketika vertigo menyerang.

6. Praktik Metode Half Somersault atau Foster Maneuver

Setelah Anda terbiasa untuk melakukan relaksasi pernapasan saat vertigo kambuh, Anda dapat melakukan praktik foster maneuver untuk membantu mengurangi rasa sakit vertigo. Berikut caranya.

  • Gerakkan tubuh secara perlahan-lahan untuk posisi berlutut dan menatap langit-langit ruangan selama beberapa detik.
  • Bungkukkan badan dengan kepala berada di antara kedua lutut dan cobalah agar dahi menyentuh lantai. Tahan langkah ini selama 30 detik hingga rasa sakit vertigo berkurang.
  • Miringkanlah kepala Anda ke sisi telinga yang merasakan vertigo. Lakukan selama 30 detik.
  • Setelah itu tegakkan kepala Anda pelan-pelan dengan posisi dimiringkan ke sisi telinga yang merasakan vertigo.
  • Berdirilah pelan-pelan.
  • Lakukan langkah di atas selama 15 menit apabila rasa sakit vertigo masih terasa.
ads

7. Praktik Manuver Epley

Cara ini merupakan salah satu fisioterapi ringan yang dapat dilakukan secara mandiri seperti halnya foster maneuver. Secara khusus manuver epley dilakukan bagi penderita vertigo jenis BPPV yang rasa sakitnya disebabkan oleh endapan kalsium berlebih berupa kristal yang terdapat pada salah satu saluran telinga bagian dalam. Langkah-langkah praktik manuver epley ini dilakukan berdasarkan prinsip gravitasi yang berpusat pada gerakan kepala untuk mengeluarkan kristal kalsium yang terdapat di saluran telinga bagian dalam tersebut. Berikut adalah langkah-langkah praktik manuver epley.

  • Lakukan relaksasi pernapasan untuk membantu melancarkan peredaran darah dan menambah rasa nyaman.
  • Baringkan tubuh Anda di ranjang dengan posisi kepala digantungkan di tepi ranjang. Kepala tidak diberi penyangga.
  • Secara perlahan miringkan kepala Anda 45° ke kiri dan ke kanan, masing-masing tahan selama 30 detik. Setelahnya kembalikan kepala ke posisi semula.
  • Miringkan tubuh secara perlahan ke arah kanan dan tahan posisi kepala di sisi kanan tersebut selama 30 detik.
  • Bangunlah secara perlahan dengan posisi tubuh tetap menghadap ke kanan dan usahakan badan Anda tetap tegap.
  • Lakukan berulang-ulang sampai Anda terbiasa dan rasa sakit vertigo berkurang.

Jika rasa sakit sudah jauh berkurang dua cara di bawah ini dapat membantu mengurangi rasa mual efek vertigo.

8. Minum air jahe

Seduhan atau rebusan irisan jahe dipercaya dapat mengurangi rasa mual karena vertigo yang menyerang. Anda dapat meminum air jahe tanpa ditambah pemanis untuk mempercepat pemulihan tubuh akibat rasa mual bahkan sampai muntah. Jika tetap ingin ada rasa manis pada air jahe, sebaiknya pilih madu atau gula aren asli untuk menetralisir rasa pedas dari jahe.

9. Minum air rebusan kayu manis

Apabila Anda tidak kuat dengan rasa pedas jahe meski sudah ditambah pemanis, tidak ada salahnya Anda mencoba meminum air rebusan kayu manis. Kayu manis ini juga membantu meredakan rasa mual perut akibat vertigo.

Penyebab Vertigo Kambuh

Jika Anda atau salah satu anggota keluarga mengalami vertigo maka besar kemungkinan penyakit ini akan datang lagi. Vertigo dapat kambuh sewaktu-waktu jika tidak segera dicari penyebab utamanya, melakukan pencegahan agar tidak kambuh, dan memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Setelah diketahui penyebab munculnya penyakit vertigo, ada baiknya Anda mengetahui pula penyebab kambuhnya vertigo. Anda dapat menghindari sebisa mungkin faktor-faktor yang menyebabkan vertigo datang lagi seperti yang dijelaskan di bawah ini:

1. Tubuh bergerak secara tiba-tiba dan cepat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penyakit vertigo erat kaitannya dengan aktivitas kerja kepala, leher, dan peredaran darah. Terganggunya kinerja sistem saraf yang berhubungan dengan kepala dan leher, serta peredaran darah akan membuat penyakit vertigo mudah untuk kambuh. Termasuk pergerakan keseluruhan tubuh secara tiba-tiba dan berlangsung cepat. Misalnya, Anda membalikkan posisi badan secara tiba-tiba saat sedang berolahraga atau saat hendak tidur. Hal ini akan memicu kambuhnya vertigo, sebab keseimbangan tubuh tidak terjaga dengan baik. Terlebih lagi jika memang penyebab utama vertigo Anda adalah gangguan telinga bagian dalam atau adanya riwayat luka serius di bagian kepala.

2. Mendongak secara tiba-tiba atau terlalu lama

Mendongakkan kepala tiba-tiba ataupun terlalu lama juga dapat menyebabkan vertigo kambuh lagi. Sebab, saraf otak atau telinga Anda terpaku dalam jangka waktu yang lama yang dapat memengaruhi aliran darah dari dan menuju otak. Hal ini akan menyebabkan Anda sakit kepala dan mengganggu sistem keseimbangan tubuh sehingga memicu vertigo kambuh.

3. Berjongkok atau membungkuk terlalu lama

Pernahkah Anda merasa mendadak pusing ketika bangkit dari keadaan berjongkok atau membungkuk yang terlalu lama? Rasa pusing itu dikarenakan aliran darah yang kurang lancar. Jika durasi waktu posisi berjongkok atau membungkuk sangat lama, selain pusing, tubuh Anda juga bisa sempoyongan saat hendak berdiri. Pusing dan tubuh sempoyongan ini akan memicu vertigo kambuh dengan mudah.

Sponsors Link

4. Memutar atau menundukkan kepala terlalu lama

Tidak jauh berbeda dengan penjelasan sebelumnya. Aktivitas memutar-putarkan atau menundukkan kepala dalam jangka waktu yang lama akan memancing rasa pusing datang. Bahkan jika sangat lama, Anda juga bisa merasakan perut mual saat hendak kembali pada posisi tubuh normal. Bukan tidak mungkin, karena hal ini vertigo seketika muncul kembali.

5. Polusi udara

Banyak terhirup udara kotor dari hasil pembakaran kendaraan bermotor akan mengundang sakit kepala muncul. Oksigen yang masuk ke tubuh, terlebih lagi yang menuju otak membutuhkan udara segar tidak tercemar. Udara segar mengandung oksigen yang bersih, tidak tercampur oleh atom lain yang berbahaya bagi kesehatan. Ini memang merupakan kondisi yang sudah sangat jarang ditemui pada masa sekarang, terlebih di daerah perkotaan. Namun, jika Anda terlalu banyak terhirup udara yang tercemar ini maka rasa sakit kepala dapat dengan mudah datang dan jika sudah parah, vertigo dapat kambuh seketika.

6. Dehidrasi

Salah satu penyebab kambuhnya vertigo adalah tubuh yang kekurangan cairan. Air putih sangat penting untuk menjaga kelancaran peredaran darah dan membantu memaksimalkan asupan oksigen ke seluruh tubuh. Efek yang dimunculkan saat tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi adalah tubuh lemas dan sakit kepala. Seperti yang Anda ketahui, sakit kepala semacam migrain dapat menjadi penyebab kambuhnya vertigo yang Anda atau anggota keluarga derita. Terlebih lagi jika mengalami migrain kronis. Sebaiknya cukupi kebutuhan cairan tubuh Anda setiap harinya untuk menghindari rentetan penyakit kepala yang bisa datang kapan saja.

7. Makanan dan minuman

Penting bagi Anda untuk memerhatikan asupan makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap hari. Pada prinsipnya, untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar terhindar dari gejala kelainan sirkulasi (transient ischemic attack) yang menjadi salah satu penyebab vertigo, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Bagi penderita vertigo, cara mencegah vertigo sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung gula, kolesterol, dan natrium yang tinggi. Sebab, kandungan gula, kolesterol, dan natrium yang terlalu banyak di dalam tubuh akan menghambat kelancaran aliran darah.

Mengonsumsi obat-obatan, meski yang khusus diresepkan untuk penderita vertigo, bukan rekomendasi cara mengatasi vertigo saat kambuh. Ingatlah, terlalu sering mengonsumsi obat-obatan hanya akan menambah efek samping yang lain pada tubuh Anda. Melakukan pencegahan justru lebih baik untuk menghindari risiko kambuhnya vertigo. Namun, jika vertigo sudah mendadak kambuh cobalah mengingat dan mempraktekkan poin-poin di atas. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan