Sponsors Link

4 Cara Menyembuhkan Penyakit Saraf Otak Secara Efektif

Sponsors Link

Kepala menjadi salah satu bagian dari tubuh yang perlu dilindungi dengan baik mengingat adanya bagian bagian kepala yang vital perannya bagi aktivitas tubuh. Gangguan pada bagian kepala dapat menimbulkan dampak yang lebih besar pada aktivitas tubuh dan organ lainnya sehingga harus benar benar dihindari. Menjaga bagian kepala merupakan salah satu bentuk penting dalam menjaga kesehatan secara tidak langsung dan menghindari dampak yang berbahaya serta mengganggu bagian penting di kepala.

ads

Beberapa bagian penting di kepala yang sangat vital perannya dan dapat berpengaruh besar ke aktivitas tubuh ketika mengalami gangguan diantaranya seperti mata yang merupakan indera penglihatan, mulut yang merupakan awal masuknya sistem pencernaan dan tempat dimana lidah sebagai indera perasa berada, hidung sebagai indera penciuman manusia, kuping sebagai indera pendengaran, serta tentunya otak sebagai pusat saraf dan kendali tubuh.

Diantaranya bagian tersebut, otak menjadi organ di kepala yang dapat berdampak besar ketika mengalami gangguan. Ada berbagai macam jenis sakit kepala yang mengarah pada gangguan otak yang salah satunya adalah gangguan atau penyakit saraf di otak. Untuk dapat mengatasi dan mencegah terjadinya bahaya yang lebih besar dari kondisi penyakit otak tersebut maka perlu adanya beberapa cara yang dilakukan. Berikut beberapa cara menyembuhkan penyakit saraf otak dalam penjelasan di bawah ini.

  1. Memahami penyebab penyakit saraf otak dan menyembuhkanya

Hal pertama yang harus dilakuakan dalam mengatasi atau menyembuhkan penyakit saraf otak adalah dengan memahami penyebab munculnya penyakit saraf yang ada di otak tersebut. Beberapa penyebab dari munculnya penyakit saraf di otak diantaranya :

  • Trauma fisik

Penyebab penyakit saraf otak yang pertama adalah trauma kepala yang menimbulkan cedera di bagian kepala. Kondisi trauma fisik seperti benturan yang keras dan langsung mengenai bagian kepala dapat menimbulkan kondisi cedera kepala seperti kondisi luka berdarah maupun memar yang juga akan memicu kerusakan pada bagian saraf tertentu dimana cedera kepala tejadi.

  • Faktor genetik

Penyebab penyakit saraf otak lainnya adalah karena faktor genetik seperti pada penyakit hungtington. Penyakit huntington adalah penyakit turunan yan dapat terjadi akibta adanya kerusakan sel sel sara pada otak secara progresif dan degeneratif. Penyakit hungtington dapat menyebabkan penderitanya mengalami kehilangan kemampuan fungsional seperti gerakan, pikiran, dan kejiwaan.

  • Rusak atau matinya sel saraf

Matinya sel saraf juga menjadi salah satu penyebab munculnya kondisi penyakit saraf  pada otak seperti kondisi alzeimer. Penyakit alzheimer merupakan permasalahan kesehatan yang terjadi dimana penderita akan mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku secara bertahap hingga mengarah pada kondisi yang para terutama di derita oleh lansia berumur lebih dari 65 tahun.

  • Penyakit pada pembuluh darah otak

Penyebab selanjutnya yang juga dapat menjadi pemicu munculnya Penyakit  saraf di otak adalah karena terhambatnya aliran darah yang menuju ke otak seperti pada penyakit stroke. Hambatan aliran darah yang membawa oksigen maupun nutrisi tersebut akibat pembuluh darah buntu atau terhalang oleh lemak dan karena pembuluh darah yang pecah.

  •  Kondisi epilepsi

Epilepsi merupakan permasalahan kesehatan yang terpicu oleh adanya gangguan sistem saraf pusat akibat adanya pola aktivitas  listrik tidak normal. Kondisi epilepsi sebagai salah satu penyebab penyakit saraf akan menjadikan penderitanya mengalami keluhan kejang, kehilangan kesadaran, sertai perilaku yang tidak biasa. Penyakit epilepsi dapat dipicu karena adanya kelainan pada saraf otak, ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak, stres, kelelahan, konsumsi obat tertentu, dan kondisi lain yang tidak dapat dijelaskan. Selain epilepsi, infeksi juga dapat memicu gangguan saraf otak seperti pada penyakit meningitis.

  1. Melakukan diagnosis medis

Dari penjelasan diatas diketahui bahwa kondisi penyakit saraf di otak dapat disebabkan oleh berbagai penyebab yang berbeda satu sama lain sehingga sebelum ada upaya pengatasan perlu dipastikan melalui diagnosis medis yang jelas. Setiap penyebab gangguan saraf di otak akan memicu terjadinya gejala yang berbeda sehingga melalui proses diagnosis medis akan diketahui penyebab utamanya.

Sponsors Link

  1. Mengatasi penyebab munculnya penyakit saraf

Setelah proses diagnosis medis dilakukan dan dapat memastikan penyebab seorang penderita mengalami penyakit saraf maka langkah atau cara menyembuhkan penyakit saraf otak selanjutnya adalah dengan mengatasi penyebab tersebut secara medis baik dengan menggunakan obat obatan maupun tindakan medis lainnya seperti pembedahan dan operasi.

  1. Mengkonsumsi makanan tertentu

Konsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi dapat menyebabkan kesehatan seseorang lebih terjaga karena daya tahan tubuh yang lebih kuat. Makanan sehat akan membantu tubuh secara alami dapat memperbaiki kondisi dirinya sendiri melalui mekanisme recovery tubuh. Ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan saraf yang dapat dikonsumsi diantaranya seperti sayur brokoli, buah alpukat, kacang almond, dan cokelat hitam.

Itulah penjelasan mengenai cara menyembuhkan penyakit saraf otak pada seseorang yang memang menderitanya. Secara ringkas ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi munculnya kondisi gangguan pada saraf otak diantaranya dengan memahami penyebab penyakit saraf tersebut, melakukan diagnosis dan konsultasi dengan dokter spesialis saraf, mengatasi penyebab yang muncul, meningkatkan daya tahan tubuh, serta beberapa tindakan medis lain.

Tidakan medis lain yang dimaksud dalam penjelasan diatas diantaranya seperti fisioterapi atau terapi kondisi fisik untuk membantu mengembalikan kemampuan kendali otak yang hilang, pembedahan untuk mengatasi trauma pada saraf karena adanya cedera di kepala, memberikan pereda rasa sakit kepala dan bagian tubuh lain maupun gejala selain sakit, serta melakukan pengobatan untuk mencegah terjadinya gangguan auto imun.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan