Sponsors Link

8 Ciri-Ciri Kanker Otak Pada Remaja

Sponsors Link

Sebagai bagian penting dari tubuh manusia, kepala terdiri dari berbagai macam bagian bagian kepala yang fungsinya sangat vital bagi setiap aktivitas yang dijalani dan terjadi di tubuh. Bagian bagian penting dan vital yang terdapat di kepala diantaranya seperti mata sebagai indera penglihatan, hidung sebagai indera penciuman dan awal sistem pernafasan, lidah sebagai indera perasa, kuping sebagai indera pendengaran, dan tentunya otak yang merupakan pusat dari sistem syaraf dan kendali tubuh.

ads

Mengingat pentingnya bagian bagian yang terdapat pada kepala tersebut, adanya permasalahan kesehatan di kepala dapat menyebabkan kondisi yang sangat menganggu bahkan membahayakan. Permasalahan yang paling ringan saja seperti pusing atau sakit kepala sudah dapat menyebabkan seseorang kehilangan konsentrasi, sulit beraktifitas, merasakan sakit yang sangat menganggu apalagi jika kondisi penyakit yang dialami lebih parah lagi dan mengenai bagian terpenting seperti otak.

Salah satu bentuk permasalahan atau penyakit di kepala yang paling berbahaya dan perlu penanganan cukup rumit adalah kanker otak. Kanker otak merupakan kondisi dimana ada sel abnormal yang tumbuh dan berkembang cepat di otak dan menimbulkan berbagai permasalahan lainnya. Kondisi kanker otak bagi remaja harus segera dapat diketahui dan didiagnosis dengan cepat. Berikut ini beberapa ciri ciri kanker otak pada remaja yang perlu diketahui sebagai bentuk diagnosis awal untuk segera menentukan tindakan yang tepat agar dapat diatasi dalam penjelasan di bawah ini.

  1. Sakit kepala jangka panjang

Kondisi sakit kepala seringkali menjadi awal dari keadaan yang sebenarnya serius terjadi di kepala termasuk sebagai ciri ciri kanker otak pada remaja. Sakit kepala sebagai kondisi yang menandakan adanya kanker di otak tentu cukup sulit diidentifikasi dengan mudah dan dibedakan dengan kondisi sakit kepala biasa yang efek dan resikonya ringan. Keadaan sakit kepala yang dapat menjadi pertanda kanker otak dapat dikenali dengan kondisi sakit kepala terus menerus yang cukup panjang dan tidak kunjung sembuh meskipun sudah mengkonsumsi obat obatan pereda nyeri dan sakit kepala.

  1. Mual dan muntah yang sering

Mual dan muntah bisa saja menjadi kondisi yang sangat biasa terjadi bahkan untuk ibu hamil. Mual dan muntah yang berlangsung cukup lama tanpa penyebab yang jelas dapat menjadi salah satu pertanda atau ciri kanker di otak akibat aktivitas sel kanker yang menganggu bagian otak yang mengatur mual dan muntah tersebut.

  1. Penglihatan yang kabur

Keadaan lain yang juga dapat menjadi tanda atau ciri ciri kanker otak pada remaja adalah kondisi penglihatan yang kabur. Penglihatan yang kabur tersebut dapat terjadi karena adanya gangguan penglihatan tepi. Selain penglihatan kabur, kondisi ganggunan penglihatan tepi akibat sel kanker di otak tersebut juga akan menimbulkan hilangnya kemampuan penglihatan namun seringkali tidak disadari sebagai gejala yang mengarah pada kondisi kanker otak. Keadaan tersebut akan lebih terarah ketika muncul kondisi sakit kepala hingga penglihatan kabur.

  1. Kejang kejang

Kejang menjadi salah satu gejala awal yang dapat diarahkan pada kondisi kanker otak terutama jika sebelumnya tidak pernah memiliki riwayat kejang maupun kondisi yang mengarah pada resiko operasi kepala. Kondisi kejang tersebut terjadi karena sel kanker mengiritasi sel otak yang menyebabkannya menjadi tidak terkendali dan menyebabkan anggota tubuh dapat bergerak secara bebas serta menyentak secara tiba tiba. Kondisi kejang memang cukup membahayakan dan tentu berbeda tiap orang yang mengalaminya mulai dari kejang tanpa sentakan, kekakuan, perubahan sensasi, dan kehilangan kendali dari tubuh.

  1. Kelemahan dan mati rasa

Kelemahan otot dan terjadinya mati rasa juga dapat menjadi salah satu ciri ciri kanker otak pada remaja. Adanya kanker dapat menyebabkan fungsi dari gerak tubuh yang diatur oleh otak menjadi terganggu. Salah satu bentuk gangguan tersebut akan menimbulkan kondisi kelemahan anggota tubuh tertentu dan mati rasa. Kesemutan ditangan dan kaki menjadi salah satu kondisi yang dapat menjadi ciri kanker otak terutama yang menyerang batang otak yang merupakan penghubung otak dengan sumsum tulang belakang.

Sponsors Link

  1. Gangguan kognitif

Adanya kanker di otak tentu akan menyebabkan terjadinya gangguan dari fungsi otak. Salah satu gangguan yang akan menjadi ciri terjadinya kanker di otak adalah gangguan fungsi kognitif otak. Gangguan fungsi kognitif tersebut seperti sulit mengingat, konsentrasi menjadi buyar dan buruk, kesulitan berfikir jernih, mudah bingung dan linglung, kesulitan mengolah informasi dan ucapan seseorang.

  1. Kehilangan keseimbangan

Kondisi lainnya yang juga dapat menjadi salah satu ciri terjadinya kanker di otak remaja adalah keadaan hilangnya keseimbangan seseorang. Kondisi hilangnya keseimbangan tersebut terjadi karena adanya kerusakan batang otak akibat aktivitas sel kanker yang menjadikan fungsi motorik dan keseimbangan tubuh menjadi terganggu. Seseorang yang mengalami kanker otak tentu akan sangat mudah terjatuh meskipun tanpa sebab yang jelas. Kondisi tubuh yang juga mengalami kanker otak juga akan sering ceroboh dan sangat tidak memperhatikan kondisi sekitarnya karena memang kemampuan otak yang memang terganggu dalam mengatur tubuh.

  1. Tubuh yang lemas dan lemah

Hal lainnya yang juga dapat terjadi ketika seseorang mengalami kanker baik di otak maupun tubuh lainnya adalah tubuh yang lemas dan lemah. Kondisi tersebut akan menjadi keadaan yang mengarah pada kanker adalah ketika tubuh yang lemas dan lemah tersebut terjadi tanpa sebab. Tubuh yang lemas karena kanker otak tersebut akan terjadi dalam tempo yang cukup panjang disertai dengan berbagai macam tanda atau gejala lainnya.

Itulah beberapa ciri ciri kanker otak pada remaja yang perlu diperhatikan dengan baik dan benar. Berbagai macam ciri dan tanda diatas akan saling berhubungan dan dapat menjadi kondisi awal untuk melakukan diagnosis yang lebih mendalam secara medis untuk memastikannya apakah benar merupakan kondisi kanker otak.

, ,