Sponsors Link

7 Ciri Ciri Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul Pada Ibu Hamil

Sponsors Link

Pada ibu hamil yang sehat biasanya akan memiliki janin dengan perkembangan organ yang sehat pula. Terutama untuk bagian kepala bayi yang saat masih di dalam rahim memang cenderung lebih lunak sehingga membantu proses persalinan. Namun memang harus memahami adanya beberapa macam–macam bentuk kepala bayi yang normal atau tidak. Pada bayi yang normal maka ada lempengan tengkorak atau tulang pembentuk kepala bayi yang masih belum menyatu sepenuhnya.

ads

Ada delapan lempengan tulang tengkorak bayi yang kemudian akan menyatu setelah bayi lahir. Proses bentuk tulang seperti ini memang bertujuan untuk memudahkan kepala bayi bisa melewati jalan lahir secara alami. Sehingga ketika terjadi pembukaan serviks maka ibu akan bisa melahirkan dengan cepat dan tidak memicu komplikasi untuk kepala bayi. Tapi sebelum proses ini maka kepala bayi harus masuk ke panggul ibu yang kemudian bisa mendorong serviks membuka secara alami. Lalu apa saja ciri ciri kepala bayi sudah masuk panggul pada ibu hamil? Berikut ini tandanya.

  • Ibu sering buang air kecil

Biasanya ibu hamil memang akan sering buang air kecil. Tapi ketika kehamilan sudah berusia lebih dari 28 minggu maka  ibu akan lebih sering mengalaminya. Hal ini akan terjadi karena kadar hormon yang semakin meningkat dan juga kepala bayi yang sudah masuk ke panggul. Kepala bayi yang masih lembut akan menekan kantung kemih kemudian membuat ibu tidak bisa menahan air kencing dalam waktu lama. Tanda ini bisa ditemukan untuk kepala bayi yang normal atau jika ada masalah kepala bayi peyang.

  • Sakit pada organ intim bawah

Selain itu karena kepala yang sudah menekan panggul maka maka  beberapa kondisi organ bawah itu termasuk organ intim akan mengalami perubahan. Ibu akan merasa sakit dan nyeri pada bagian vagina, perineum dan rektum. Hal ini karena posisi janin yang masuk ke panggul ibu akan menyebabkan tekanan yang cukup besar. Terlebih ketika bayi sedang aktif bergerak dan kaki bayi mulai menendang ke berbagai arah secara acak.

Ibu juga bisa merasakan kepala bayi sudah masuk ke bawah sehingga terkadang ibu merasa sensasi bayi akan keluar dari jalan lahir. Dalam kondisi yang sangat normal ini akan mendorong ibu seperti ingin melahirkan secara normal. Rasa sakit yang dialami ibu pada bagian intim ini juga memicu sakit kepala yang kurang nyaman.

  • Sakit perut

Karena kepala yang mulai masuk ke panggul maka bisa menyebabkan sakit perut yang tidak nyaman pada ibu. Kepala memang mendesak kantung kemih ibu yang membuat ibu sering buang air kecil. Kemudian posisi kepala janin yang sudah masuk panggul juga menyebabkan tekanan pada usus ibu. Hal ini juga yang akan menyebabkan ibu mengalami masalah pencernaan seperti sakit perut.

Sakit perut ini juga dianggap hal yang normal sehingga ibu bisa merasakan sensasi yang kurang nyaman. Terkadang sakit perut ini menjadi tanda dari gangguan pencernaan sehingga ibu juga mengalami perut kembung, gas berlebihan dari perut dan diare. Selama tanda ini tidak disertai dengan pusing berkunang-kunang maka sebenarnya ini tanda yang sangat normal.

  • Pinggang ibu jadi tidak nyaman

Kepala bayi seharusnya sudah terdiri dari bagian–bagian kepala bayi yang lengkap. Bentuk kepala bayi saat ada di rahim ibu memang belum sepenuhnya sempurna. Namun ini memang sangat normal karena penyaturan tulang tengkorak bayi terjadi di luar kandungan atau saat bayi sudah lahir.

Meskipun begitu jika volume kepala bayi normal maka ibu bisa merasa tidak nyaman saat kepala bayi sudah masuk panggul. Ini akan menyebabkan pinggang ibu seperti mendapatkan tekanan dari bola yang cukup besar. Akhirnya ibu akan merasa nyeri pinggang, pinggang yang lebih berat dan perasaan sesak pada bagian pinggang. Ibu tidak perlu khawatir karena dalam proses ini maka otot ligamen perut, paha dan panggul juga melebar sehingga reaksi sakit pinggang akan sembuh sendiri setelah bayi lahir.

  • Perut ibu berubah

Saat kepala bayi sudah masuk panggul ibu maka ibu akan memiliki bentuk perut yang berbeda. Perut ibu yang biasanya terlihat agak rata pada bagian bawah maka sudah tidak terlihat lagi. Perut bulat ibu yang biasanya terlihat seperti dekat dengan dada tidak lagi seperti itu.

Sponsors Link

Kepala bayi yang sudah masuk panggul akan membuat perut hamil ibu seperti menggantung pada bagian bawah. Benjolan kepala bayi mungkin sudan tidak bisa teraba secara langsung karena kepala bayi yang sudah masuk ke panggul. Jadi ibu akan terlihat seperti memiliki perut yang menggantung ke bawah.

  • Keputihan yang lebih banyak

Saat kepala bayi sudah masuk ke panggul maka secara alami kepala bayi akan terus menekan bagian serviks. Hal ini akan menyebabkan kondisi yang tidak nyaman dimana serviks juga akan membuka secara alami. Proses ketika ibu masih hamil muda sampai masuk trimester kedua maka ada bagian lendir yang menghalangi bakteri masuk lewat serviks. Saat kepala bayi sudah masuk ke panggul dan mendorong serviks membuka secara alami maka akan menekan cairan ini keluar. Karena itu ibu akan mengalami keputihan yang cukup banyak dan memang tidak nyaman. Cairan bisa berwarna putih dan terkadang disertai dengan darah yang masih merah muda. Saat darah yang keluar semakin banyak maka itu bisa jadi tanda persalinan yang semakin dekat.

  • Benjolan perut lebih rendah

Ketika kepala bayi sudah masuk ke panggul maka bisa menyebabkan benjolan perut menjadi terlihat turun. Biasanya saat masih hamil muda maka perut yang besar tampak diatas, namun saat kepala sudah turun maka bulatan perut ibu sudah mendekati jalan lahir. Ini juga tanda yang sangat normal sehingga ibu tidak perlu curiga. Pada saat benjolan perut semakin turun maka bisa menyebabkan ibu tidak nyaman. Perhatikan saja beberapa tanda lain termasuk saat sudah masuk hari perkiraan lahir.

Itulah semua ciri ciri kepala bayi sudah masuk panggul pada ibu hamil. Berbagai tanda ini memang sangat normal sehingga ibu tidak perlu cemas. Dan segera pergi ke dokter saat ibu sudah dekat waktu persalinan.

, ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan