Sponsors Link

5 Ciri Ciri Kepala Retak yang Perlu Diwaspadai Sebelum Parah

Sponsors Link

Kepala merupakan bagian tubuh penting bagi manusia yang sangat berguna bagi proses kehidupan. Kepala adalah satu kesatuan organ tubuh seperti otak, mata, telinga, hidung, dan mulut. Kepala terbentuk dari struktur tulang tengkorang yang berfungsi juga melindungi organ penting seperti otak serta memiliki berapa bagian. Bagian bagian kepala tersebut diantaranya seperti  tengkorak, tulang dahi, tulang ubun ubun, dan beberapa bagian lain. Otak merupakan pusat syaraf manusia yang bertindak untuk mengatur sistem motorik maupun sensorik manusia. Adanya gangguan pada otak akibat kondisi trauma pada kepala dapat menyebabkan gangguan sistem syaraf baik menyeluruh maupun sebagian.

ads

Dalam kondisi tertentu seperti trauma, keadaan dimana kepala dapat mengalami retak bisa jadi terjadi yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti benturan dengan benda keras, tersayat oleh benda tajam, dan berbagai kondisi trauma fisik lainnya. Berbeda dengan kondisi retak atau patah pada bagian tulang lainnya, retak yang terjadi pada tulang kepala cukup sulit dibedakan karena secara bentuk biasanya kepala tepat memiliki bentuk yang tidak berubah. Untuk membantu memahami beberapa ciri ciri kepala retak yang dapat diketahui terutama bagi mereka yang pernah mengalami trauma agar kondisi yang tidak diinginkan dapat dihindari.

Fraktur atau kerusakan pada tulang baik retak maupun patah yang paling sering terjadi di bagian kepala adalah pada bagian tempurung kepala. Kondisi tempurung yang luas sering kali dapat menyebabkan masalah tertentu menimbulkan trauma kepala di daerah tempurung yang dapat berkembang menjadi retan. Meskipun kondisi tempurung kepala yang retak cukup sulit untuk diketahui namun ada beberapa ciri ciri kepala retak yang diantaranya dijelaskan dalam uraian dibawah ini.

  1. Munculnya rasa nyeri di daerah kepala

Munculnya rasa nyeri pada bagian kepala menjadi salah satu pertanda bahwa ada kondisi tengkorak yang mengalami permasalahan. Kondisi munculnya rasa nyeri pada bagian kepala menjadi satu pertanda adanya bahaya pada kepala atau keadaan tidak normal yang salah satunya adalah kemungkinan adanya retak di kepala. Kondisi nyeri pada bagian kepala dapat menjadi pertanda adanya retak di tengkoraknya terutama jika nyeri atau sakit yang muncul tersebut datang dan pergi tanpa adanya sebab yang jelas. Sakit atau nyeri yang ditunjukan ketika tulang retak akan datang pada saat beraktivitas dan menghilang ketika beristirahat. Keadaan munculnya rasa nyeri seperti itulah yang sering diabaikan karena sering dianggap sebagai ciri ciri sakit kepala karena stres.

  1. Kepala menjadi pusing

Selain nyeri tanda lainnya yang juga dapat muncul ketika kepala mengalami retak adalah munculnya rasa pusing atau pening serta ketika daerah retak di kepala tersebut dipegang maka akan terasa sakit. Keadaan pusing ini merupakan bentuk adanya ketidaknormalan pada kondisi kepala. Pusing yang terjadi sebagai ciri ciri kepala retak biasanya terjadi tanpa diketahui sebabnya terlebih dahulu. Pusing atau sakit kepala yang terjadi akibat adanya tulang kepala yang retak juga dapat disertai dengan rasa mual dan keadaan lemas seperti akan pingsan. Jika penderita kepala retak mulai mengalami kondisi yang disebutkan tersebut maka segeralah melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

  1. Munculnya peradangan dan pembengkakan

Kondisi lainnya yang juga dapat diketahui sebagai ciri adanya bagian kepala atau tempurung kepala yang retak adalah ditemukannya peradangan dan pembengkakan pada daerah tertentu di kepala. Ketika daerah kepala yang retak mengalami radang maka akan terlihat bagian yang berwarna merah serta diikuti dengan pembengkakan di daerah berwarna merah tersebut. Mengetahui adanya peradangan serta pembengkakan di salah satu daerah kepala akibat adanya tempurung kepala yang retak tersebut bagi beberapa orang mungkin cukup sulit terutama yang memiliki rambut panjang dan lebat.

Sponsors Link

  1. Luka pada kepala

Kondisi retak pada daerah kepala dapat menyebabkan munculnya luka akibat kondisi tulang yang menggores bagian kulit kepala. Luka yang muncul sebagai tanda terjadinya retak pada kepala terkadang memang tidak terjadi tergantung dari kondisi retak. Ada tidaknya luka pada kepala tetap mengharuskan bagi orang yang merasakan beberapa gejala fisik seperti disebutkan diatas untuk segera melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut dengan dokter.

  1. Terdiagnosis dalam pemeriksaan CT scan

Adanya tulang kepala yang retak memang tidak dapat diketahui secara langsung dalam bentuk tanda fisik yang ada. Ketika seseorang menunjukan beberapa ciri ciri kepala retak yang disebutkan diatas maka untuk memastikannya harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui proses CT (computed tomography) scanning. Dengan pemeriksaan CT scan tersebut maka kondisi kepala yang retak akan terlihat langsung seperti ada garis di daerah tempurung kepala pada hasil dari CT scan tersebut.

Itulah beberapa tanda yang dapat diketahui sebagai ciri dari kondisi adanya kepala yang retak. Ciri ciri tersebut sebaiknya dipahami terutama bagi mereka yang baru saja mengalami trauma fisik pada daerah kepala. Lakukan pemeriksaan medis dan konsultasi dengan dokter agar dapat segera mengetahui keadaan kepala ketika ciri ciri yang dijelaskan diatas mulai terlihat sehingga kondisi berbahaya lanjutan akibat kepala retak dapat dihindari karena retak pada daerah tempung kepala merupakan jenis sakit kepala yang dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan.

, , , , ,