Sponsors Link

Dampak dan Efek Kurang Tidur Pada Otak yang Perlu Diperhatikan

Sponsors Link

Otak merupakan salah satu organ yang termasuk kedalam bagian bagian kepala yang penting dan menjadi organ tubuh paling memiliki peran dan manfaat bagi setiap proses dan aktivitas yang dijalani oleh tubuh manusia. Otak menjadi pusat dari kendali dan sistem saraf manusia yang akan mengendailkan setiap aktivitas yang berhubungan dengan fungsi saraf di dalam tubuh. Peran penting otak ini menjadikan permasalahan atau hal yang dapat menganggu otak tentu menjadi kondisi yang harus dihindari.

ads

Kondisi sakit kepala atau pusing merupakan salah satu bentuk masalah pada kepala yang paling ringan namun tetap dapat menyebabkan keadaan yang mengganggu fungsi otak dengan hilangnya kemampuan berfikir, fokus, dan lain sebagainya. Keadana lain yang juga dapat memberikan dampak buruk pada otak adalah karena otak tidak diberikan waktu untuk beristirahat dalam menjalani peran dan fungsinya dalam tubuh yang salah satunya adalah kondisi kurang tidur.

Kondisi seseorang yang kurang tidur menjadi suatu hal yang tidak menyehatkan dan tentu bukan termasuk dalam bagian dari gaya hidup sehat. Seseorang yang kurang tidur memang dapat terjadi karena suatu penyebab atau alasan tertentu atau bahkan karena memang mengalami masalah terhadap pola tidurnya yang disebut sebagai insomnia. Agar dapat memberikan pengertian untuk lebih memberikan waktu istirahat bagi tubuh dan otak maka berikut penjelasan terkait efek kurang tidur pada otak yang tentunya cukup merugikan dalam ulasan di bawah ini.

  1.  Menghambat aktivitas sel otak

Tidur merupakan salah satu aktivitas penting yang harus dijalani oleh seseorang untuk dapat membantu mengistirahatkan berbagai organ tubuh terutama otak. Tidur menjadi salah satu aktivitas yang dapat membantu menjaga kesehatan otak jika dilakukan dengan benar dan dalam waktu yang cukup tidak berlebih maupun tidak kurang. Efek kurang tidur pada otak yang pertama adalah dapat menghambat aktivitas kerja sel otak sehingga berbagai peran dan fungsi otak pada tubuh tentu akan terhambat atau bahkan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

  1. Memicu stres dan depresi

Seseorang yang kurang tidur juga akan menyebabkan kondisi stres atau menekan mereka yang sudah memiliki kondisi depresi. Keadaan ini cukup berbahaya bagi kesehatan psikologis dan tentunya harus diperhatikan karena dapat menimbulkan dampak yang lebih besar lagi atau meningkatkan resiko seseorang menjadi gila. Hal ini dikarenakan otak berfungsi dalam pengaturan saraf atau sebagai pusat sistem saraf manusia. Stres dan depresi dapat memicu beberapa jenis sakit kepala tertentu.

  1. Mempersulit kerja hipocampus

Hipocampus adalah salah satu bagian dari otak yang memiliki peran dan fungsi penting dalam kaitannya dengan pembentukan ingatan, pembelajaran, dan emosi jangka panjang. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan konektivitas neutron pada hipocampus yang dapat disimpulkan bahwa efek kurang tidur pada otak akan menyebabkan sesorang kehilangan ingatan atau kehilangan kemampuan daya ingatnya. Keadaan ini perlu dihindari bagi para pelajar atau mereka yang masih dalam masa pembelajaran penting.

  1. Menyebabkan sulit untuk fokus

Kondisi seseorang yang kurang tidur akan menyebabkannya sulit dalam mendapatkan fokus untuk melakukan suatu hal. Kesulitan untuk fokus tersebut dapat berdampak pada beberapa hal diantaranya seperti sulit untuk berfikir, hambatan berkomunikasi, tidak dapat mengeluarkan apa yang diinginkannya, dan lain sebagainya. Bahkan dalam suatu penelitian khusus ditemukan bahwa efek buruk dari keadaan sesorang yang kurang tidur tersebut hampir sama dengan efek minuman beralkohol yang dikonsumsi berlebihan.

  1. Merusak otak

Kurang tidur juga dapat memberikan efek kerusakan pada sel sel otak terutama sistem pusat emosi di otak. Hal tersebut terjadi karena kurang tidur menyebabkan hiperaktif amydala yang merupakan bagian atau area otak dengan tanggung jawabnya dalam hal memproses emosi dan mengidentifikasi bahaya. Kondisi kerusakan sel pada bagian amydala tersebut akan menyebabkan sistem emosi tidak bekerja sebagaimana mestinya menjadikan mereka yang kurang tidur akan lebih mudah emosi dan sulit mengendalikannya.

  1. Sulit untuk mengambil keputusan

Kondisi seseorang yang sulit tidur juga dapat menyebabkan pengaruh dalam pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Kesulitan dalam mengambil keputusan tersebut terjadi karena adanya masalah pada otak bagian depan dan pariental lobes yang berperan dalam hal pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Kondisi pengambilan keputusan yang sulit dilakukan dan dibantu dengan cara mengatasi pusing karena kurang tidur.

  1. Kendali tubuh yang hilang

Seseorang yang mengalami masalah kurang tidur atau sengaja tidak tidur akan menimbulkan dampak terhadap kendali tubuh yang hilang sesaat atau tidak maksimal. Kondisi kendali tubuh yang hilang tersebut ditunjukan dengan keadaan tubuh yang tidak mampu berfikir sebagaimana mestinya, tidak mampu bergerak seperti biasa, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa efek kurang tidur pada otak yang perlu diperhatikan dan dihindari karena memang kondisi kurang tidur menyebabkan hal yang cukup berdampak buruk. Untuk mengatasi kondisi atau efek yang terjadi karena kurang tidur maka langkah yang utama adalah memberikan waktu bagi tubuh untuk tidur lebih lama sehingga otak sebagai organ penting tubuh dapat memperoleh waktu untuk beristirahat dan berfungsi kembali seperti semula. Memahami efek buruk kurang tidur tersebut menjadikan seseorang akan lebih peduli untuk mengistirahatkan tubuhnya.

Selain dapat menyebabkan efek buruk pada otak, kurang tidur juga akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan yang diantaranya adalah seperti daya tahan tubuh yang lebih lemah sehingga akan menjadikan seseorang yang kurang tidur lebih mudah sakit, kesehatan jantung yang menurun, meningkatnya angka resiko penyakit kanker pada seseorang, nyeri otot dan persendian, meningkatkan berat badan, kondisi libido yang menurun, tingginya resiko terjadinya penyakit diabetes, serta menyebabkan kulit tidak sehat dan menjadi keriput, serta menjadi penyebab sering sakit kepala dan mual.

, , ,