Sponsors Link

Flunarizin : Indikasi – Mekanisme Kerja – Efek Sampingnya

Sponsors Link

Setiap orang tentu pernah merasakan kondisi sakit kepala atau permasalahan kepala lainnya seperti contohnya yang paling umum adalah pusing. Kondisi sakit kepala yang disebut paling umum dan paling ringan tersebut ternyata dapat memberikan dampak yang bisa dikatakan cukup besar yakni menyebabkan seseorang mengalami gangguan dalam aktivitas hariannya. Mereka yang mengalami pusing bukan hanya akan merasakan rasa sakit atau nyeri disekitaran kepala saja namun bisa jadi menimbulkan dampak terhadap produkvitas menjadikannya sulit berkonsentrasi, mengambil keputusan, dan lebih banyak beristirahat.

ads

Selain pusing, tentu ada jenis sakit kepala lain yang juga dapat memberikan dampak yang lebih besar lagi bagi tubuh penderitanya. Salah satu jenis sakit kepala yang terjadi secara berkepanjangan adalah kondisi migrain. Secara definsi, migrain menurut wikipedia dijelaskan sebagai  gangguan kronis yang ditandai dengan terjadinya sakit kepala ringan hingga sangat berat yang seringkali berhubungan dengan gejala-gejala sistem saraf otonom. Penderita migrain dapat merasakan rasa sakit yang cukup hebat dengan gejala penyertanya seperti mual, muntah, fotofobia (sensitif cahaya), fonofobia (sensitif suara), dan memicu terjadi aura pada beberapa penderita.

Mengingat dampaknya yang cukup berat pada penderita migrain yang lebih banyak disebabkan oleh faktor lingkungan dan genetik tersebut menjadikan kondisi migrain harus dapat diatasi dan dicegah agar dapat diminimalisir terjadinya. Salah satu bentuk cara mengatasi kondisi sakit kepala migrain tersebut adalah dengan mengkonsumsi obat obatan tertentu yang termasuk diantaranya adalah flunarizin. Untuk lebih memahami proses penggunaan obat migran, berikut penjelasan mengenai obat flunarizin untuk migrain di bawah ini.

  1. Indikasi

Flunarizin merupakan obat yang diindikasinya sebagai salah satu cara mengobati migrain kronis. Selain dapat membantu mengatasi kondisi sakit kepala akibat migrain, flunarizin juga digunakan untuk mencegah terjadinya gangguan pada pembuluh darah otak dan pembuluh darah tepi. Flunarizin juga dapat membantu mencegah terjadinya vertigo, gangguan sistem saraf terutama yang mengatur keseimbangan, koordinasi, serta gerakan pada tubuh atau sistem vestibular. Beberapa merek dagang dari obat flunarizin yang dapat diperoleh diapotek diantaranya seperti Siberid, Sinral, Unalium, Xepalium, Bartolium, Degrium, Dizilium-5, dan Sibelium.

  1. Mekanisme kerja obat

Mekanisme dari obat flunarizin yang dapat memberikan manfaat sesuai indikasinya tersebut sejauh ini belum dapat dijelaskan dengan pasti dalam ulasan yang mendetail. Meskipun tidak dikethaui secara pasti, obat flunarizin mampu mengurangi frekuensi serangan migrain dan menurunkan tingkat keparahan penyakit tersebut pada penderitanya. Obat flunarizin meskipun secara efektif dapat mengatasi migrain namun tidak bisa digunakan ketika kondisi serangan migrain tersebut terjadi secara mendadak atau tiba tiba.

  1. Dosis dan cara penggunaan

Dosis yang digunakan pada obat flunarizin berbeda beda tiap penderita bergantung dari respon yang diberikan oleh tubuh. Dosisi umum yang diberikan untuk penggunaan obat flunarizin adalah 5 – 10 mg sehari yang digunakan pada saat malam hari. Ketika mengkonsumsi obat flunarizin yang direkomendasikan dokter tersebut pastikan setiap petunjuk yang ada dibaca dengan baik sebelum menggunakannya. Flunarizin dapat dikonsumsi baik sebelum maupun setelah makan. Sebagai obat yang diberikan dalam satu dosisi sehari sebaiknya penggunaan sebelumnya dan penggunaan lanjutan. Untuk upaya pencegahan yang baik sebaiknya obat flunarizin dikonsumsi terus menerus.

  1. Efek samping

Dalam setiap penggunaan obat obatan pasti efek samping yang dapat muncul ketika obat tidak digunakan dengan benar. Beberapa efek samping obat flunarizin tersebut diantaranya seperti rasa kantuk, berat badan yang bertambah, rasa sensasi terbakar di bagian dada atau heartburn, mulut kering, dan kecemasan. Selain gejala tersebut ada juga kondisi efek samping lain yang dapat muncul dengan kondisi yang lebih parah diantaranya seperti ruam kulit, deprsi, nyeri bagian otot, tremor, sulit bebicara, dan kondisi gerakan yang menjadi sulit untuk dikontrol atau keadaan abnormal.

Sponsors Link

  1. Interaksi obat

Flunarizin yang juga merupakan salah satu obat vertigo di apotek dalam penggunaannya perlu diperhatikan jika digunakan bersamaan dengan obat lain. Flunarizin dapat berinteraksi dengan obat  asam valproat, carbamazepine, atau phenytoin karena dapat menyebabkan kadarnya di dalam darah berkurang sehingga secara tidak langsung efektifitas dari obat flunarizin tersebut juga berkurang. Beberapa obat lain yang juga perlu diperhatikan penggunaannya bersamaan dengan flunarizin tersebut diantaranya seperti obat penenang, obat antikecemasan atau antidepressan, relaksan otot, dan obat anti kejang.

  1. Peringatan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan obat flunarizin tersebut terkait kondisi pasiennya. Mereka yang memiliki riwayat alergi, mempunyai penyakit hati, parkinson, dan riwayat mengalami depresi perlu disampaikan kepada dokter sebagai bahan pertimbagan penggunaannya. Penggunaan obat flunarizin bagi ibu hamil termasuk dalam kategori C yang artinya ada kemungkinan resiko terhadap kondisi kehamilan maupun janin sehingga harus benar benar dipertimbangkan antara dampak dan kebutuhan pengobatan secara medis. Dalam penggunaannya, hindari konsumsi obat flunarizin dengan makanan dan minuman tertentu seperti alkohol karena dapat menyebabkan potensi rasa kantuk yang sangat kuat.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penggunaan obat flunarizin untuk penderita migrain yang perlu diperhatikan dengan baik. Obat flunarizin menjadi salah satu jenis pengobatan migrain yang cukup banyak digunakan namun harus selalu diperhatikan terkait penggunaannya agar manfaat dari obat dapat maksimal dan resiko efek samping yang ada dapat dihindari. Flunarizin digunakan dalam jangka panjang sebagai pencegahan terjadinya serangan migrain atau pengobatan gejala migrain. Penggunaan flunarizin memberikan efek samping yang umum yakni rasa kantuk sehingga sebaiknya hindari melakukan aktivitas berbahaya ketika mengantuk seperti menyetir mobil saat menggunakan obat tersebut sehingga resiko bahayanya dapat dihindari.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan