Sponsors Link

3 Jenis Trauma Kepala Berdasarkan Penyebab dan Efeknya

Sponsors Link

Kepala merupakan salah satu bagian dari anggota tubuh manusia yang sangat penting untuk dilindungi agar tidak mengalami berbagai macam bentuk permasalahan. Hal tersebut dikarenakan pada anggota tubuh tersebut terdapat bagian bagian kepala yang sangat berguna dalam mendukung setiap aktivitas dan proses yang terjadi di dalam tubuh. Adanya organ penting tersebut menjadikan kepada di desing memiliki tulang yang keras dan memiliki kondisi recovery atau penyembuhan paling cepat dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.

ads

Beberapa organ penting yang ada dikepala seperti dijelaskan diatas tersebut diantaranya seperti otak sebagai pusat dari sistem saraf dan kendali setiap bagian tubuh, mata sebagai indera penglihatan, hidung sebagai indera penciuman dan awal masuknya udara kedalam sistem pernafasan manusia, lidah sebagai indera pengecap atau perasa, telinga sebagai indera pendengaran, mulut sebagai awal masuknya makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, dan beberapa bagian penting lainnya yang tentu akan bermasalah ketika terjadi kondisi daerah kepala yang tidak normal.

Permasalahan pada kepala atau sakit kepala tentu memiliki beberapa bentuk dari yang dianggap paling ringan dan sering dialami oleh hampir sebagian besar manusia yakni pusing, hingga yang benar benar berat dan sangat membahayakan kepala seperti trauma kepala. Trauma pada kepala sendiri tentu memiliki jenis yang berbeda dengan jenis sakit kepala pada umumnya. Berikut ini beberapa jenis trauma kepala dengan berbagai macam penyebab dalam penjelasan di bawah ini.

  • Concussion

Jenis trauma kepala yang pertama dikenal denga nama concussion. Trauma kepala tersebut merupakan jenis yang paling ringan dampaknya bagi kepala. Selain paling ringan efeknya, concussion juga merupakan jenis trauma atau cedera kepala yang paling sering terjadi pada seseorang. Concussion di definisikan sebagai kondisi terjadinya benturan yang cukup kuat untuk memberikan getaran pada otak namun meskipun begitu tidak menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan pada bagian kepala dan sekitarnya. 

Otak yang bergetar dan mengenai tulang tengkorak bagian dalam tersebut tidak sepenuhnya terjadi hanya karena adanya hantaman langsung pada kepala namun juga dapat dipicu oleh kondisi getaran kuat yang diterima oleh tubuh hingga menyebabkan munculnya getaran pada bagian kepala. Kondisi ini terjadi akiabt adanya benturan dua orang yang saling bertabrakan atau pada saat seseorang terjatuh dari sepeda dan badannya langsung menghantam tanah. 

Concussion dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah pada kemampuan berpikirnya sesaat dengan beberapa gejala yang muncul seperti pusing, mual, mengantuk, kebingungan, dan hilang kesadaran. Untuk dapat mengatasi kondisi concussion tidak ada cara spesifik mengingat dampaknya yang tidak terlalu berat. Beberapa obat penghilang rasa nyeri dapat diberikan untuk mengatasi gejala yang muncul serta tetap menjaga pola makan dengan nutrisi yang cukup membantu proses penyembuhan pada tubuh dengan sendirinya.

  •  Contusion

Contusion menjadi jenis trauma kepala selanjutnya yang secara definisi merupakan kondisi cedera kepala yang terjadi dengan disertai luka dan pendarahan. Contusion sebenarnya masih berkaitan dengan kondisi cedera concussion hanya saja adanya luka yang terjadi akibat cedera kepala tersebut harus mendapatkan perawatan dengan segera. Contusion dapat disebabkan oleh kondisi benturan kepala yang cukup berat saat terjatuh ataupun hantaman yang diterima kepala dari benda tajam.

Selain kondisi pendarahan, contusion juga akan disertai dengan beberapa kondisi serius lainnya seperti tulang tengkorak yang retak, pembengkakan pada wajah, dan kakunya leher. Selain luka fisik, kondisi contusion juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kemampuan kognitif diantaranya seperti berkurangnya kemampuan berpikir, perubahan kepribadian, kesulitan berbicara dan berkomunikasi, serta gangguan koordinasi tubuh yang terjadi setelah trauma.

Untuk mengatasi kondisi ini maka penderita harus dipastikan dahulu memiliki kesadaran yang baik pasca cedera dan benturan kuat terjadi lalu kemudian melakukan upaya untuk menyembuhkan luka. Penanganan luka terbaik adalah dengan membawanya untuk mendapatkan pelayanan medis. Dalam menangani seseorang yang cedera tersebut, jangan membasahi luka, jangan mencabut benda apapun dari kepala, jangan menggerakkan kepala sebelum mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Sponsors Link

  • Compression

Jenis cedera atau trauma kepala yang terakhir adalah compression dan menjadi cedera kepala paling berat serta berdampak besar bagi kesehatan. Compression ditandai dengan adanya peningkatan cairan otak atau darah yang menyebabkan sesorang kehilangan kesadaran dan dapat terjadi bersamaan dengan jenis trauma lainnya. Kondisi trauma compression atau yang sering juga disebut sebagai cerebral compression juga dapat terjadi akibat beberapa penyebab sakit kepala lainnya seperti infeksi otak, tumor otak, dan stoke.

Cerebral compression tersebut dikenali dengan adanya perubahan perilaku dan gangguan berpikir yang menjadikan penderitanya tidak dapat berfikir secara logis. Penderita cerebral compression juga akan mengalami berbagai macam gejala seperti sakit kepala yang hebat dan luar biasa menyakitkan, detak jantung yang menjadi lebih kuat namun perlahan, perbedaan pada lebar pupil mata kanan serta kiri, lemas dan tidak bertenaga dan kondisi kehilangan kemampuan koordinasi.

Seseoarang penderita cerebral compression harus segera mendapatkan penanganan yang tepat secara medis untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan yakni kerusakan otak dan kematian dini. Penanganan cidera kepala compression ini hanya dapat ditangani dengan bantuan medis secara tepat hingga melalui proses operasi kepala.

Itulah beberapa jenis trauma kepala yang perlu diperhatikan dan dipahami dengan baik karena setiap cidera yang terjadi pada kepala tentu memiliki dampak serta cara penanganan yang berbeda satu sama lainnya. Seseorang yang telah mengalami kondisi yang menyebabkan terjadinya cedera kepala perlu mendapatkan penanganan medis meskipun kondisi cidera terjadi cukup ringan.

, , , , ,