Sponsors Link

Kepala Bagian Belakang Seperti Kesemutan : Penyebab Dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Berbagai macam jenis sakit kepala dapat terjadi pada beberapa orang karena suatu penyebab tertentu dari yang sifatnya ringan dan sering dialami oleh setiap orang yakni pusing atau sakit kepala biasa hingga yang sifatnya lebih berat seperti vertigo, cedera kepala, migrain, dan lain sebagainya. Keadaan sakit kepala tersebut selalu memberikan kondisi yang sangat menganggu dan menjadikan setiap aktivitas yang dijalani oleh seseorang akan terhambat.

ads

Gangguan dan hambatan akibat terjadinya permasalahan pada kepala tersebut terjadi karena adanya berbagai macam bagian bagian kepala yang terdiri dari organ organ penting yang perannya sangat diperlukan oleh tubuh. Beberapa bagian atau organ penting tersebut diantaranya adalah mata sebagai indera penglihatan, hidung sebagai indera penciuma, mulut sebagai tempat masuknya makanan ke saluran pencernaan dan teradapat lidah sebagai indera pengecap, mata sebagai indera penglihatan, kuping untuk mendengar, dan tentunya otak sebagai pusat kendali sistem syaraf manusia.

Kepala bagian belakang seperti kesemutan menjadi salah satu kondisi yang dapat terjadi oleh semua orang dan tentunya perlu dipastikan apakah keadaan tersebut merupakan permasalahan atau sakit kepala yang tidak berdampak buruk atau malah merupakan kondisi yang berbahaya. Untuk memastikan hal tersebut maka drsakitkepala.com akan menjelaskan mengenai penyebab kepala bagian belakang seperti kesemutan yang menjadi darah dalam menentukan cara mengatasi keadan tersebut dalam penjelasan di bawah ini.

Kondisi kepala bagian belakang seperti kesemutan tentu bukanlah keadaan yang bisa diangap remeh dan biasa  saja. Munculnya kesemutan pada bagian kepala belakang meskipun terkadang tidak menyebabkan dampak yang terasa secara langsung namun tetap saja perlu diatasi dengan baik. Sebelum memastikan cara pengatasannya maka kondisi penyebab keadaan tersebut harus diketahui. Berikut ini beberapa kondisi penyebab kepala bagian belakang seperti kesemutan dan cara mengatasinya berdasarkan penyebab tersebut dalam penjelasan di bawah ini.

  1. Defisiensi vitamin B

Penyebab pertama yang dapat menjadikan munculnya rasa kesemutan dan sakit kepala belakang adalah kondisi seseorang yang kekurangan vitamin B terutama vitamin B1, B5 , dan B12. Ketiga vitamin B tersebut merupakan vitamin yang bermanfaat dan berhubungan dengan kinerja saraf. Kekurangan vitamin B tentu akan menyebabkan saraf bermasalah dan memicu terjadinya kesemutan di beberapa bagian tubuh termasuk di kepala bagian belakang. 

Untuk dapat mengatasi kondisi kesemutan yang terjadi akibat defisiensi vitamin B maka perlu dipastikan terlebih dahulu apakah keadaan kekurangan vitamin B memang benar terjadi. Jika kondisi tersebut menjadi penyebab kesemutan maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan memberikan asupan vitamin B khususnya vitamin B1, B5, dan B15 yang dapat diperoleh melalui konsumsi multivitamin dan suplemen makanan yang memiliki kandungan vitamin tersebut didukung dengan konsumsi makanan dengan kandungan vitamin B yang dibutuhkan.

  1. Stres

Stres sering kali dapat menyebabkan terjadinya permasalahan pada daerah kepala. Stres ternyata juga bisa menjadi penyebab kondisi kepala bagian pelakang terasa seperti kesemutan. Kondisi stres yang akut dan berkepanjangan sebagai jenis sakit kepala serius tersebut dapat menyebabkan berbagai macam dampak yang terus berkembang dimulai dari kondisi sakit kepala biasa atau pusing. Selain kepala yang kesemutan, stres akut juga dapat menyebabkan beberapa gejala lainnya seperti merasa cemas, emosi tidak stabil, pusing, mual, sakit dada, jantung berdetak cepat, permasalahan emosi dan psikologis, dan kesulitan untuk bernafas. 

Untuk mengatasi kondisi stres biasanya tidak membutuhkan obat obatan medis kecuali untuk membantu menghilangkan gejalanya saja. Stres harus diatasi dengan bantuan orang lain atau dengan cara menenangkan diri dan bila memang stres berlangsung sangat lama maka dapat berkonsultasi dengan dokter psikologis yang akan membantu mengatasi menghilangkan pemicu stres.

  1.  Permasalahan pada saraf

Masalah kesemutan tentu dipicu oleh kondisi permasalahan pada saraf. Permasalahan pada saraf yang dapat menyebabkan kesemuatan ada dua yakni neuralgia oksipital dan neuropati kranial. Neuralgia oksipital  merupakan permasalahan pada bagian saraf di daerah kepala belakang tepatnya pada leher atas yang memiliki dua saraf berjejer yang akan menyebabkan munculnya sensasi kesetrum atau kesemutan. Sedangkan neuropati kranial adalah kondisi dimana terjadi kerusakan pada saraf kranial yang disebabkan oleh kondisi diabetes atau cedera kepala.

Untuk dapat mengatasi kondisi tersebut maka sebaiknya pemeriksaan atau diagnosis medis perlu dilakukan terutama dengan dokter spesialis saraf agar dapat memastikan apakah ada keadaan saraf yang bermasalah serta tindakan medis yang akan dilakukan untuk mengembalikannay pada kondisi kesehatan yang kembali normal.

  1.  Stroke ringan

Keadaan terakhir yang diduga dapat menyebabkan munculnya kondisi bagian kepala belakang yang kesemutan adalah karena stroke ringan. Stroke ringan atau TIA (trancient iskemic attack) merupakan pertanda atau gejala awal penderita mengalami stroke yang jika ditangani dengan baik masih dapat diatasi kondisi stroke tersebut. Stroke ringan biasanya akan dikenali dengan beberapa gejala seperti kepala yang kesemutan disertai dengan hilangnya kemampuan beberapa alat gerak tubuh atau munculnya kondisi dimana seseorang sulit untuk mengerakan tubuhnya. 

Jika muncul kondisi yang dirasa merupakan keadaan yang mengarah pada serangan stroke ringan maka sebaiknya segera pergi ke dokter atau unit gawat darurat rumah sakit sehingga akan memperoleh tindakan medis yang tepat dalam mengatasinya dan mencegah terjadinya dampak yang lebih besar lagi. 

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab kepala bagian belakang seperti kesemutan dan cara cara yang dapat dilakukan dalam mengatasinya sesuai dengan penyebab yang ada. Berkonsultasi dengan dokter menjadi salah satu bentuk upaya yang perlu diperhatikan dan dilakukan dengan baik serta cepat untuk dapat menghindari dampak yang lebih besar.

, , , ,