Sponsors Link

4 Pertolongan Pertama Ketika Kepala Bayi Kejatuhan Hp

Sponsors Link

Bayi memang belum mempunyai kendali dan koordinasi sempurna. Sehingga banyak sekali kasus dimana bayi sering jatuh, terbentur sesuatu, ataupun kejatuhan barang seperti Hp misalnya. Hal ini seringkali kerap dialami bayi dan anak yang berusia di bawah 3 tahun. Dan banyak orang tua yang merasa khawatir saat anak kejatuhan Hp. Sebenarnya saat anak kejatuhan Hp tepat di kepala, anda tak perlu khawatir. Hal ini karena cedera pada anak dan batita bisa sembung dengan sendirinya tanpa menyebabkan permasalahan jangka panjang. Meskipun terdapat luka, kemungkinan luka terbentuk pada kulit wajah atau kepala.

ads

Namun karena kepala bayi masih lunak karena dalam tahap perkembangan, maka bisa jadi ini menyebabkan kepala bayi lembek dan lainnya. Sehingga benturan sedikit saja bisa menyebabkan luka yang terlihat berbahaya. Anak bisa saja mengalami bejolan, lecet, dan memar. Luka seperti ini bisa hilang hanya dalam seminggu saja. Meskipun begitu, bukan berarti jika anak tak bisa mengalami luka dalam yang serius. Untuk lebih jelasnya berikut ini cara menangani saat anak kejatuhan hp.

Saat benturan yang terjadi tidak terlalu parah, maka anda bisa memberikan penanganan pertama untuk menangani luka maupun kepala yang mengalami cedera. Berikut ini panduan pertolongan pertama yang bisa dilakukan oleh orang tua yang bisa diikuti.

1. Kompres Bagian Yang Luka

Ketika anak mengalami luka maupun memar yang tidak serius, anda bisa mengkompres bagian yang cedera dengan menggunakan es batu. Cara menghilangkan benjolan di dahi akibat benturan ini sangatlah mudah. Es abtu dibalut dengan kain lembut dan kemudian dikompreskan di bagian yang cedera selama kurang lebih 20 menit. Kompres luka tersebut 3-4 jam sekali agar cepat membaik.

2. Berikan Salep Jika Ada Luka Terbuka

Jika ada luka yang terbuka setelah kejatuhan Hp, maka segera basuh menggunakan air hangat. Setelah itu gunakan sabun bayi untuk membersihkan luka di kulit kepala. Setelah bersih kemudian keringkan, berikan salep khusus untuk bayi agar mencegah terjadinya infeksi. Tutup luka dengan plester ataupun kain lembut. Jangan lupa untuk rutin mengganti plester sembari terus memeriksa kondisi luka, apakah membaik atau malah bertambah parah.

3. Biarkan Anak Beristirahat

Setelah selesai mengkompres dan memberikan salep luka, maka biarkan anak untuk beristirahat. Cara ini merupakan hal terpenting dalam pertolongan pertama anak yang mengalami kejatuhan benda. Namun tetap rutin untuk mengecek sesekali, apakah pernapasan anak masih seperti biasa serta tetap merespon. Jika bayi tidak dapat dibangunkan maka segera cari bantuan untuk gawat darurat.

4. Berikan Paracetamol

Terkadang anak sulit untuk menjelaskan tentang rasa nyeri yang dirasakannya setelah kejatuhan hp atau barang lainnya. Anda bisa memberikan anak paracetamol untuk mengurangi rasa sakit. Berikan paracetamol khusus bayi atau anak dan tentunya dengan dosis yang diperbolehkan. Akan lebih baik lagi untuk berkonsultasi ke dokter anak agar memastikan obat yang dikonsumsi aman bagi anak.

Pertolongan pertama ini bisa anda lakukan sendiri di rumah. Percayalah pada insting yang anda miliki sebagai orang tua. Namun jika buah hati mengalami gejala-gejala aneh setelah terbentur, selalu rewel, dan tidak nafsu makan maka segera periksakan ke dokter.

Perlukah Dibawa Ke Rumah Sakit?

Saat anak terbentur Hp atau barang lainnya, maka pertolongan pertama diatas bisa anda lakukan. Apalagi jika cedera yang dialami anak cukup ringan, seperti memar, benjol, atau luka luar, rasanya anda tak perlu membawanya ke rumah sakit. Namun meskipun begitu tetap awasi perilaku anak selama kurang lebih 24 jam setelah mengalami benturan. Segera bawa anak ke rumah sakit jika mengalami gejala-gejala di bawah ini:

  • Hilang kesadaran
  • Muntah-muntah
  • Sulit bernapas
  • Sulit dibangunkan ketika tidur
  • Telinga berdengung
  • Terjadi pendarahan atau keluarnya cairan bening yang berasal dari mulut, telinga dan hidung
  • Mengalami gangguan pada sistem wicara, pendengaran, dan penglihatan
  • Lemas, terasa seperti kehilangan tenaga bahkan tidak bisa bergerak
  • Pupil mata membesar
  • Hilangnya keseimbangan
  • Rewel terus menerus dan sangat sulit ditenangkan. Hal ini bisa jadi leher belakang sakit dan kepala pusing
  • Terdapat luka yang terbuka parah dan membutuhkan jahitan
  • Mengalami kejang-kejang

Jika anak anda mengalami gejala-gejala diatas setelah terbentur, maka segera bawa ke dokter atau gawat darurat. Bisa jadi ini dikarenakan adanya luka dalam pada tubuh si kecil. Sehingga jangan sampai terlambat untuk memberikan penanganan. Bertindak cepat dan selalu memeriksa kondisi anak bisa membantu untuk mengurangi resiko bahaya saat anak terjatuh atau terbentur lebih lanjut. Mungkin juga dibutuhkan bagi para orang tua untuk tetap memperhatikan anak selama kurang lebih 1 bulan agar memastikan efek jangka panjang cedera otak yang mungkin saja belum terjadi.

Dan untuk mencegah agar hal-hal seperti ini jarang terjadi. Akan lebih baik untuk memperhatikan aktivitas anak. Hindarkan anak dari barang-barang seperti Hp yang bisa saja melukai anak ketika kejatuhan maupun terbentur. Berikan permainan yang lebih aman sehingga tidak beresiko bagi anak.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan