Sponsors Link

6 Penyebab Kepala Tidak Pusing Tapi Sempoyongan

Sponsors Link

Kepala sempoyongan mungkin menjadi keluhan umum yang sering dirasakan oleh banyak orang. Walaupun setiap orang mungkin memiliki gejala yang berbeda. Akan tetapi, pada dasarnya kepala tidak pusing tapi sempoyongan merupakan gejala yang mencakup pusing berkunang-kunang, kepala terasa berputar, penglihatan kabur, tubuh terasa goyah, hingga terasa ingin pingsan.

ads

Gejala-gejala seperti ini biasanya tidak disebabkan oleh sesuatu yang mengancam. Namun tetap saja, anda harus waspada. Jangan pernah mengabaikannya, karena bisa jadi ini menyebabkan cedera serius saat anda sempoyongan dan terjatuh. Lalu apa sebenarnya yang menjadi penyebab kepala tidak pusing tapi sempoyongan? Berikut ini penjelasannya.

1. Berdiri Terlalu Cepat

Dalam dunia medis, kepala yang terasa sempoyongan bisa diakibatkan karena berdiri terlalu cepat dan dinamakan sebagai hipotensi ortostatik. Hal ini diakibatkan karena tekanan darah yang menurun tajam hanya dalam waktu beberapa detik saja. Saat anda berdiri terlalu cepat, maka gaya gravitasi bumi akan menarik paksa aliran darah yang menuju kaki dalam jumlah yang besar. Penggenangan darah yang terjadi secara tiba-tiba ini lah yang menurunkan tekanan darah serta jumlah darah yang dipompa menuju otak.

Karena jumlah darah yang menuju otak minim, sehingga memicu timbulnya gejala seperti kepala yang berkunang-kunaang, mual, penglihatan kabur dan gelap seperti ingin pingsan. Hal seperti ini memang tak perlu dikhawatirkan, namun jika kondisi ini sering terjadi dan malah bertambah parah seiring berjalannya waktu maka sebaiknya segera kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan.

2. Syok Akibat Kaget

Reaksi yang serupa juga dapat disebabkan karena anda merasa kaget ataupun syok akan sesuatu. Hal ini disebabkan karena sistem syaraf di dalam tubuh yang bekerja terlalu aktif. Sistem syaraf otonom tersebut membantu tubuh agar mengatur pergeseran tekanan darah ketika anda berdiri.

Namun seiring dengan bertambahnya usia, sistem syaraf ini bisa memburuk dan menyebabkan tekanan darah menurun sementara. Akibatnya? Wajah bisa terlihat pucat dan kepala terasa pusing berputar.

3. Dehidrasi

Beberapa orang dapat mengalami kepala tidak pusing tapi sempoyongan dan bahkan merasa akan pingsan saat kehilangan banyak cairan dalam tubuhnya. Sakit kepala akibat dehidrasi bisa terjadi ketika kepanasan maupun berkeringat deras. Suhu panas yang terlalu ekstrim bisa memicu jalur di dalam sistem syaraf otak aktif dan menyebabkan tekanan darah menurun.

Ditambah dengan asupan air yang kurang dalam tubuh, volume darah di dalam tubuh akan terus menurun dan hal ini menjadi penyebab kepala sering pusing tiba-tiba. Sehingga pasokan darah yang menuju otak tidak cukup. Inilah yang kemudian memicu munculnya beberapa gejala tekanan darah rendah, seperti kebingungan, kepala berkunang-kunang, mual, penglihatan kabur, dan rasa ingin pingsan.

Jika anda mengalami kepala sempoyongan yang disebabkan karena dehidrasi maupun kepanasan, anda bisa mencoba berbaring agar mengembalikan tekanan darah yang menuju jantung dan otak. Sehingga membuat tubuh bisa pulih dengan cepat. Jangan lupa segelas air juga akan cukup membuat tubuh merasa lebih baik.

4. Melewatkan Makan

Penyebab lainnya mengapa anda bisa mengalami kepala tidak pusing tapi sempoyongan juga bisa disebabkan karena anda melewatkan jam makan. Kelaparan tak hanya bisa menyebabkan sakit kepala karena stress dan mudah emosi, namun juga dapat menyebabkan kepala terasa pusing berputar-putar. Ketika anda melewatkan waktu makan, maka kadar gla darah di dalam tubuh bisa menurun drastis dan membuat tubuh mengaktifkan sinyal kelaparan dan stress.

Sponsors Link

Hal ini lah yang kemudian menyebabkan sistem metabolisme dalam tubuh melambat dan membuat tubuh menghemat energi termasuk kerja bagian otak. Gula darah yang rendah bisa menyebabkan tubuh mengalami beberapa gejala buruk, seperti kepala sempoyongan, tubuh mudah goyah, dan ingin pingsan.

5. Flu

Kepala sempoyongan bukanlah hal yang baru bagi orang yang sering terserang flu. Saat mengalami flu, anda mungkin akan merasa tidak enak untuk minum ataupun makan. Kombinasi dari gula darah yang rendah dan dehidrasi inilah yang menjadi penyebab kepala terasa berputar-putar dan mual.

Kepala sempoyongan bukan lagi penyakit baru bagi beberapa orang yang langganan terserang flu. Saat sedang flu, Anda mungkin merasa enggan untuk makan dan minum. Kombinasi dari dehidrasi dan gula darah rendah inilah yang menjadi penyebab di balik keluhan kepala pusing berputar yang Anda alami.

Mengkonsumsi segelas air mungkin akan membuat tubuh terasa lebih baik. Akan tetapi jika sedang mengalami flu membuat anda tidak makan dan minum hingga berhari-hari, maka segelas air saja tidak akan cukup untuk dapat menstabilkan kondisi tubuh. Bahkan jika kondisinya semakin parah, mungkin anda membutuhkan asupan cairan melalui infus.

6. Efek Samping Konsumsi Obat

Penyebab lainnya yang membuat kepala terasa sempoyongan bahkan hingga pingsan dapat disebabkan karena konsumsi obat-obatan tertentu. Obat-obatan tertentu seperti diuretik, pil anti kecemasan, dan obat penghilang rasa sakit dapat memicu sakit kepala ringan. Hal ini bisa terjadi dikarenakan obat tersebut dapat mempengaruhi otak secara langsung, menurunkan tekanan darah, atau memperlambat denyut jantung yang bisa memicu kepala terasa sempoyongan.

Atau bisa saja, kepala sempoyongan tersebut menjadi reaksi akibat alergi terhadap obat yang dikonsumsi. Meskipun kecil kemungkinannya, namun pada beberapa kasus memperlihatkan reaksi anafilaksis pada obat-obatan tertentu. Sehingga setelah mengkonsumsi obat, merkea dapat merasa mudah pusing hingga pingsan. Ini terjadi diakibatkan reaksi sistem imun yang dramatis, yang menyebabkan terjadinya pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan tekanna darah menurun.

Nah itu tadi beberapa hal yang bisa menyebabkan kepala tidak pusing tapi sempoyongan yang bisa anda ketahui. Kondisi sakit kepala seperti ini bukanlah hal yang mengkhawatirkan, namun jika terjadi terus menerus dan membuat kondisinya semakin parah maka segera periksakan diri anda ke dokter.

, , , , ,