Sponsors Link

Lekukan di Belakang Kepala : Penyebab – Perawatan – Efek

Sponsors Link

Kepala menjadi salah satu bagian tubuh yang sangat penting. Dalam bagian bagian kepala ada berbagai organ termasuk otak, sistem syaraf dan masih banyak lagi. Semua bagian ini memiliki fungsi sendiri namun masih saling berhubungan. Sejak bayi di dalam rahim maka ada tujuh lempengan tulang tengkorak yang membungkus kepala. Semua lapisan ini akan saling bersatu setelah bayi lahir sehingga kepala menjadi sempurna.

ads

Namun ada satu masalah yang mungkin sangat meresahkan. Itu karena setiap orang mungkin memiliki bentuk kepala yang berbeda. Anda mungkin juga berpikir bentuk yang tidak normal karena tidak sama dengan orang lain. Misalnya ada beberapa lekukan yang tidak wajar dan terus berkembang sampai dewasa. Berikut akan kami sampaikan mengenai lekukan di belakang kepala, seperti penyebab, perawatan dan efeknya.

Penyebab lekukan di belakang kepala bisa disebabkan karena:

  1. Trauma kepala. Cedera yang mengenai kepala bisa membuat lekukan di belakang kepala. Cedera bisa terjadi karena pukulan benda yang keras, tertekan, jatuh dan penyebab lain. Jenis lekukan ini bisa menyebabkan depresi kepala yang akan membuat penderita membutuhkan perawatan intensif. Efek dari trauma kepala bisa berjangka panjang karena itu memang harus mendapatkan perawatan terus menerus sampai dinyatakan sehat oleh dokter.
  2. Penyakit Gorham. Salah satu penyebab lekukan di bagian belakang kepala juga karena adanya penyakit Gorham. Ini termasuk penyakit langka yang bisa membuat tengkorak di kepala mengalami pengeroposan. Sebenarnya tidak hanya menyebabkan lekukan di belakang kepala tapi juga bagian lain. Hal ini bisa terjadi karena massa tulang pada tengkorak menjadi jaringan yang lebih lembut. Sehingga tidak hanya lekukan tapi tengkorak tampak penyok. Waspadai kondisi ini jika mengalami pusing berkunang-kunang dalam waktu yang lama.
  3. Penyakit Paget. Penyakit ini bisa membuat tubuh memiliki kemampuan untuk menggantikan jaringan dari tulang yang lama menjadi tulang yang baru dan lebih sehat. Kondisi ini akan membuat kepala mungkin memiliki pertumbuhan tulang tengkorak yang berlebihan. Terkadang karena adanya pertumbuhan yang berlebihan maka bisa membuat bagian kepala belakang tampak penyok. Ini juga hal yang perlu dikhawatirkan karena bisa menyebabkan sakit kepala terus menerus.
  4. Adanya kanker. Penyakit kanker pada bagian otak atau di dalam kepala juga bisa diawali dengan adanya lekukan pada belakang kepala. Kasus ini memang sangat jarang terjadi karena kanker sudah menyebabkan perubahan struktur tulang kepala. Bahkan jika pertumbuhan kanker berlebihan maka bisa membuat penyimpangan bentuk tengkorak.
  5. Craniosynostosis. Kondisi ini biasanya terjadi secara medis sejak bayi berada dalam kandungan. Kondisi ini akan membuat tengkorak bayi memiliki beberapa lekukan dimana bisa muncul saat persalinan atau setelah lahir. Akhirnya anak akan tumbuh dengan bagian kepala penyok dan cacat pada tengkorak.

Sebelum dilakukan perawatan maka diagnosis dokter sangat diperlukan. Proses untuk diagnosa kondisi ini tidak hanya pemeriksaan fisik bentuk kepala yang memiliki lekukan saja. Karena itu untuk tahu apa penyebab yang sebenarnya maka penderita harus menjalani beberapa tes seperti CT Scan kepala, MRI kepala, Pet Scan, Sinar X dan pemindaian tulang.

Perawatan untuk kondisi lekukan pada bagian kepala belakang sangat tergantung dengan penyebabnya. Berikut uraian untuk perawatan sesuai kondisi lekukan kepala belakang.

  1. Karena fraktur tulang tengkorak. Jika terjadi lekukan tulang belakang kepala maka harus dilakukan tindakan bedah pada kepala. Dokter akan melakukan tindakan untuk mencegah kerusakan akibat patahnya tulang tengkorak. Setiap tindakan untuk operasi bedah kepala memang memiliki risiko. Karena itu perhatikan dulu jenis operasi kepala dan minta keterangan pada dokter yang merawat.
  2. Karena kanker atau tumor pada kepala (otak). Perawatan akan dilakukan sesuai dengan jenis kanker dan tingkat keganasan. Sebelum pembedahan biasanya disarankan untuk melakukan radioterapi dan kemoterapi untuk melihat potensi kanker bisa hilang melalui perawatan ini. Kemudian tindakan bedah mungkin juga dilakukan untuk mengangkat sel kanker yang sudah ada dalam otak.
  3. Karena kondisi penyakit tulang. Untuk penyakit Paget dan Gorham maka dibutuhkan tindakan operasi seperti cangkok tulang dan memperbaiki bagian jaringan tengkorak yang hilang. Pemberian obat seperti obat untuk menjaga jaringan tulang sangat diperlukan agar tengkorak tidak penyok terlalu cepat.
  4. Kasus pada bayi. Jika tengkorak mengalami lekukan pada bayi maka bisa diobati dengan cara yang sangat alami. Biasanya pada bayi yang baru lahir hanya perlu tindakan untuk memilih bantal yang tepat dan lembut. Hindari kebiasaan membuat bayi tidur pada satu sisi. Dengan perawatan alami yang tepat maka dalam waktu enam bulan biasanya tulang tengkorak akan sembuh sendiri. Dokter akan memantau pertumbuhan tengkorak bayi sehingga bayi bisa tumbuh normal.
Sponsors Link

Pada dasarnya efek yang terjadi akibat lekukan pada kepala sangat bergantung pada penyebabnya. Namun rata-rata jika terjadi karena penyakit tertentu maka bisa membuat penderita merasa tidak nyaman pada kepala, mulai dari pusing, sakit kepala, demam, masalah keseimbangan, gangguan memori dan efek tidak percaya diri.

Berikut beberapa tips yang perlu dilakukan dan dihindari:

  1. Segera setelah menyadari kondisi ini maka sebaiknya harus segera pergi ke dokter. Dokter akan menganalisa penyebabnya sehingga bisa membuat penderita mendapatkan perawatan yang tepat. Hindari langsung melakukan perawatan alami atau tradisional karena cukup berbahaya.
  2. Hindari menusuk-nusuk atau selalu memijat bagian tulang tengkorak yang memiliki lekukan. Bisa saja tindakan ini akan membuat lekukan menjadi lebih parah.
  3. Gunakan bantal yang nyaman dan sesuai dengan kondisi kepala sehingga bisa mengatasi efek lekukan dan mencegah lekukan menjadi lebih parah.
  4. Jika sering merasa sakit kepala maka segera konsultasikan ke dokter dan katakan mengenai lekukan yang muncul sehingga ada diagnosa yang tepat dari dokter.
  5. Cobalah untuk tidur secara teratur karena istirahat tepat waktu sangat baik untuk mencegah kondisi kepala memburuk.
  6. Hindari stres karena memikirkan kondisi ini, karena stres justru bisa menyebabkan sakit kepala menjadi lebih parah.
  7. Jangan minum obat pereda nyeri sembarangan tanpa resep dokter karena bisa berbahaya untuk kondisi kepala.

Inilah informasi tentang lekukan di belakang kepala, seperti penyebab, perawatan dan efeknya. Kondisi ini bisa berbahaya namun juga bisa tidak, sehingga sangat penting untuk langsung berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan perawatan yang tepat.

, ,
Oleh :