Sponsors Link

7 Penyebab Luka di Kulit Kepala dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Terkadang Anda mungkin merasa sakit kepala tanpa tahu penyebabnya. Memang semua orang pasti pernah mengalami sakit kepala di ubun ubun atau bagian yang lain. Lalu secara refleks biasanya Anda akan memijat atau menyentuh kulit kepala sambil memberikan tarikan atau pijatan ringan. Tapi mungkin Anda menemukan hal yang sangat tidak nyaman karena ternyata ada luka di kulit kepala. Luka ini terlihat sangat kasar, berbau dan juga bisa bernanah. Bahkan jika tidak dirawat maka bisa membuat luka menjadi borok dan rambut mulai rontok. Lalu apa penyebab luka di kulit kepala dan cara mengatasi. Berikut ini informasinya untuk Anda.

ads
  • Adanya folikulitis

Folikulitis adalah salah masalah yang sering menyebabkan kulit kepala sakit saat disisir. Penyakit ini terjadi ketika ada virus, bakteri, parasit atau jamur yang bisa masuk ke dalam folikel rambut. Akhirnya sumber infeksi ini menyebar dan menyebabkan peradangan atau luka pada folikel rambut. Kemudian akan terjadi lubang atau luka kecil pada kulit yang rapat dengan rambut. Awalnya hanya ditandai dengan jerawat kecil, merah dan menjadi besar. Saat sudah luka maka bisa membuat rasa sakit yang cukup parah.

Jika tidak dirawat maka dalam waktu yang lama bisa berubah menjadi luka kering, sangat gatal dan menjadi kerak. Jika sudah seperti ini maka bisa dirawat dengan mengompres bagian area folikulitis dengan handuk yang sudah direndam air hangat. Selain itu juga harus menjaga kebersihan dan kesehatan kulit kepala.

  • Kista

Adanya kista pada kulit kepala memang bisa sangat menyakitkan. Awal dari munculnya gejala kista sering tidak disadari sampai berkembang menjadi luka karena pecah atau mengalami peradangan. Padahal sebenarnya munculnya kista bisa menjadi penyebab sakit kepala berlebihan. Saat awal gejala munculnya kista bisa terasa sakit atau tidak sama sekali. Namun rasa sakit berkembang dari dalam kulit kepala ketika sudah terjadi pembengkakan. Lalu saat ada luka bisa membuat kista mengeluarkan aroma yang cukup busuk, bau yang sangat anyir atau amis, lalu keluar cairan kental dari luka.

Banyak penyebab kista yang bisa muncuk di kepala termasuk kebersihan yang buruk, luka yang tidak dirawat, infeksi gigitan kutu atau serangga dan penyebab lain. Kista pada saat masih gejala biasanya akan sembuh dan hilang sendiri. Namun jika sudah menyebabkan luka maka sebaiknya segera dirawat ke dokter kulit terdekat. Perawatan dengan obat antibiotik, obat pereda nyeri, obat anti infeksi dan operasi ringan juga bisa dilakukan.

  • Luka gigitan kutu rambut

Jika Anda merasa kulit kepala seperti ada yang bergerak maka itu bisa menjadi pertanda kutu rambut. Kutu rambut mudah menular dari penderita satu ke yang lain. Kutu akan loncat atau terbang dan kemudian berkembang biak dengan sangat cepat. Satu kali bertelur bisa menghasilkan sangat banyak dan kemudian akan menetas. Ketika sudah banyak kutu maka bisa membuat gigitan yang sangat banyak pada kulit. Inilah yang akhirnya menyebabkan luka akibat borok di kulit kepala. Menggaruk keras pada kulit kepala juga bisa menyebabkan luka pada kulit kepala.

Untuk merawat maka bisa menggunakan obat tradisional untuk borok di kulit kepala. Selain itu kutu rambut harus dibasmi sampai tuntas agar tidak menyebabkan infeksi. Perawatan bisa dilakukan dengan obat kutu rambut yang aman untuk manusia dan hindari menggunakan bahan kimia berbahaya.

  • Terkena psoriasis

Psoriasis di kulit kepala juga bisa menyebabkan luka pada kulit kepala yang sangat buruk. Penyakit ini memang menyerang sistem kekebalan tubuh alami sehingga sel yang sehat justru saling menyerang dan membuat luka berkembang di kulit kepala. Pada bagian kulit kepala kerusakan atau luka bisa menjadi lebih buruk karena ada rambut di sana.

Saat baru awal gejala maka bisa menyebabkan peradangan pada kulit kepala dan memicu bercak putih pada area kulit. Kemudian akan membuat kulit terasa panas, perih sampai memicu sakit kepala. Kemudian dalam waktu yang cepat bisa membuat luka yang membuat kulit melepuh dan mengelupas. Jika sudah parah maka bisa membuat luka mengeluarkan darah. Perawatan psoriasis harus dilakukan oleh dokter dimana dokter akan mencari penyebab utama. Kemudian obat diberikan untuk mengatasi penyebab utama.

Penyakit dermatitis seboroik adalah jenis kondisi penyakit yang akan membuat kulit di kepala luka, kering dan mengelupas. Siklus ini sayangnya akan terus berlangsung sehingga membuat luka di kulit kepala menjadi lebih dalam. Jika terjadi masalah ini maka ketika meraba kulit kepala bisa membuat adanya bagian yang kasar dan kemudian bisa mengelupas dengan jari kuku.

Sponsors Link

Jika sudah parah maka bisa menyebar ke bagian yang lain seperti bulu alis atau bahkan sekitar mata. Gejala kondisi ini juga bisa muncul bersamaan dengan ketombe atau kulit yang mengelupas. Perawatan harus dilakukan sesuai dengan penyebabnya termasuk dengan obat steroid dan menjaga pola makan sehat dengan menghindari lemak buruk.

  • Ketombe yang parah

Terkena ketombe yang parah juga bisa menyebabkan luka pada kulit kepala. Ketombe bisa menyebabkan sakit yang buruk dimana rasa panas berkembang akibat gatal. Ketombe juga membuat Anda ingin menggaruk terus untuk menghilangkan ketombe. Akibatnya bisa membuat luka menjadi lebih parah lagi akibat digaruk atau sudah ada ketombe yang berkerak pada kulit kepala. Cara perawatan ketombe adalah dengan menggunakan jenis shamphoo khusus untuk mengatasi ketombe. Beberapa bahan shampoo ini seperti asam salisilat dan zinc pyrithione.

  • Kurap

Kurap tidak hanya muncul pada kulit tubuh saja tapi juga bisa pada kulit kepala. Kurap termasuk penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur dimana infeksi bisa menyebar dengan cepat. Awal gejala kurap akan menyebabkan rasa sakit yang cukup buruk kemudian membuat Anda ingin menggaruk. Jika sudah parah maka bisa menyebabkan luka, rambut sangat mudah rontok, sakit dan mengeluarkan nanah atau menjadi borok. Jika sudah begini maka silahkan datang ke dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Ternyata itulah beberapa penyebab luka di kulit kepala dan cara mengatasi. Ketika Anda mengalami luka sampai mengembangkan gejala lain maka segera datang ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Jangan sampai menunda karena luka bisa menjadi lebih parah.

, , , , ,