Sponsors Link

Macam-macam Bentuk Kepala Bayi Saat Lahir dan Penyebabnya

Sponsors Link

Bayi yang lahir umumnya memiliki bentuk kepala yang berbeda – beda, namun normalnya bentuk kepala bayi baru lahir itu adalah bulat, meskipun pada bentuk kepala lainnya pun ada beberapa yang dapat berubah ke bentuk kepala normalnya. Dan para orang tua dianjurkan untuk memperhatikan bentuk kepala bayi, dari bayi tersebut lahir sampai beberapa bulan ke depan nya. Hal ini dilakukan karena bentuk kepala bayi berpengaruh pula pada proses tumbuh kembang pada bayi, terutama yang menyangkut keterampilan atau aspek motorik nya.

ads

Dan pada umumnya pada bayi baru lahir pada bagian atas kepala nya atau biasa yang disebut dengan ubun – ubun ini masih belum menutup sempurna atau tempurung kepala bayi tidak menutup sempurna, hal ini memang normal terjadi, karena hal ini bertujuan agar perkembangan otak berlangsung maksimal. Sebaliknya, pada kepala bayi khususnya pada bagian ubun – ubun atau fontanelnya yang sudah mengalami penutupan lebih cepat dari biasanya, maka hal tersebut akan mengganggu perkembangan otak bayi yang efek nya akan berpengaruh pada tumbuh kembang bayi. Dan juga oleh karena kepala bayi masih lunak ini khususnya pada bayi baru lahir, sehingga kepala bayi menjadi lebih mudah untuk berubah, berikut beberapa penyebab adanya macam-macam bentuk kepala bayi :

  • Pertama yang menyebabkan bentuk kepala bayi bermacam – macam yaitu dikarenakan bayi lahir prematur, sehingga tengkoraknya menjadi lebih lunak dari bayi yang lahir di usia yang cukup bulan. Dan tengkorak yang lebih lunak ini menyebabkan bentuk kepala bayi lebih mudah berubah.
  • Bayi kembar juga menjadi salah satu penyebab terjadinya bermacam bentuk kepala, hal tersebut karena bayi kembar ruang gerak lebih sedikit pada bayi, sehingga pertumbuhan pada bagian kepala bayi tidak optimal.
  • Yang selanjutnya penyebab bermacam – macam nya bentuk kepala bayi yaitu pada saat proses persalinan menggunakan alat bantu seperti forceps atau vacum.
  • Dan posisi tidur bayi dengan satu posisi yang terlalu lama hal tersebut juga akan membuat kepala bayi tidak berbentuk seperti bentuk kepala bayi normalnya. Seperti contohnya saja bayi yang lebih sering diposisikan dengan posisi telentang atau berbaring, maka hal tersebut dapat membuat kepala bagian belakang bayi menjadi rata. Sehingga penting untuk memposisikan bayi dengan posisi yang berganti – ganti tidak hanya dengan satu posisi saja.
  • Yang terakhir yaitu karena adanya kelainan genetik, yang menyebabkan tulang – tulang tengkorak pada bayi menutup lebih cepat. Atau yang disebut dengan craniosyntosis. Yang mana kondisi ini berbeda dengan kondisi lainnya, karena pada kondisi kepala bayi yang berbeda yang disebabkan oleh kondisi craniosyntosis ini perlu penanganan atau pengobatan khusus dikarenakan efek atau dampaknya yang cukup serius bagi bayi di kemudian harinya.

Dan bentuk kepala bayi ini memang tidak dapat disepelekan karena bentuk kepala bayi tersebut dan juga ukurannya dapat menjadi tolak ukur kecerdasan bayi Anda. Pada bayi yang tumbuh kembangnya cepat terutama pada ukuran lingkar kepala yang juga semakin meningkat ukurannya, hal tersebut merupakan tanda dan ciri – ciri yang baik bagi bayi Anda. Sebaliknya pada bayi yang dalam pertumbuhan kepala nya saja sangat lambat atau bahkan tidak tumbuh sama sekali maka hal tersebut bisa jadi penanda akan terhambatnya tumbuh kembang bayi.

Pada umumnya memang wajar saja jika bayi memiliki bentuk kepala yang berbeda dari bayi normalnya, karena beberapa sebab yang telah disebutkan di atas. Berikut beberapa macam bentuk kepala pada bayi yang biasa terdapat pada bayi baru lahir :

  •  Bentuk kepala bayi datar bagian belakang

Yang pertama bentuk kepala bayi yang biasa terdapat pada bayi baru lahir yaitu, bentuk kepala bayi yang mana pada bagian belakang kepala bayi datar atau bentuk kepala bayi peyang. Biasanya bentuk kepala bayi yang seperti ini terjadi karena bayi sering diposisikan pada satu posisi saja dalam waktu yang lama. Dan pada kasus bentuk kepala bayi peyang ini biasanya bayi lebih sering diposisikan pada posisi berbaring telentang. Hal ini terjadi karena telah kita ketahui bahwa pada bayi baru lahir kepala nya masih lunak dan fleksibel tentunya, sehingga jika diposisikan pada posisi berbaring telentang saja otomatis kepala bagian belakangnya lah yang akan lebih sering mendapatkan tekanan sehingga mengubah bentuk kepala bayi bagian belakang tersebut.

Pada kondisi bentuk kepala bayi yang tidak rata ini biasa disebabkan oleh karena pada saat persalinan kepala bayi tersebut menyesuaikan pada jalan lahir dan bayi pada saat itu terlalu lama berada pada jalan lahir yang menyebabkan kepala bayi pun menjadi tidak rata.

  • Bentuk kepala bayi lonjong lancip ke atas

Biasanya pada kondisi kepala bayi yang lonjong pada bagian atasnya ini adalah karena pada saat proses persalinannya dibantu oleh alat dokter seperti vacum atau forcep. Karena pada saat proses persalinan dibantu oleh alat vacum ini ujung kepala bayi akan dibantu ditarik keluar pada bagian ujung kepala bagian atasnya, sehingga menyebabkan kepala bayi lonjong atau lebih lancip pada bagian atasnya.

Itulah tadi macam-macam bentuk kepala bayi. Semoga bayi Anda tumbuh dan berkembang sempurna tanpa cacat dan juga hambatan lainnya.

, , ,