Sponsors Link

Operasi Kepala Karena Stroke : Jenis Operasi – Persiapan – Efek

Sponsors Link

Pada saat terjadi serangan stroke maka ada salah satu aliran darah yang terputus sehingga bagian otak tertentu tidak mendapatkan aliran darah. Saat itu bisa terjadi peningkatan aliran darah pada bagian otak tertentu juga. Hal ini bisa menyebabkan dampak serius termasuk serangan stroke selanjutnya yang bisa memberi bahaya lebih besar pada penderita. Dalam kasus tertentu memang penderita awalnya terkena stroke dengan gejala vertigo yang parah. Vertigo dan stroke sendiri bisa berhubungan akibat vertigo itu sendiri atau serangan vertigo yang menjadi gejala stroke.

ads

Kemudian setelah serangan stroke selesai maka ada dampak tertentu yang terjadi pada otak. Akibatnya bisa memberi efek pada fisik seperti mati rasa pada beberapa anggota badan. Tentu ini efek yang tidak menyenangkan, karena itu secara medis bisa diatasi dengan tindakan operasi. Berikut ini kriteria penyakit yang memerlukan tindakan operasi kepala:

  • Terjadi stroke iskemik

Jenis stroke iskemik adalah stroke umum yang bisa terjadi pada semua usia. Stroke ini akan terjadi bila bagian arteri yang membawa darah ke bagian otak terhalang oleh beberapa penyebab. Misalnya seperti penumpukan kolesterol yang ditandai sakit kepala berdenyut hebat, lemak, zat yang tidak tercerna dan plak yang menumpuk pada arteri.

  • Sumbatan pada arteri karotid

Setelah plak menumpuk di bagian arteri maka terkadang plak pecah yang kemudian membuat aliran darah terputus sehingga darah tidak mencapai otak. Tekanan darah pada arteri juga sangat tinggi dan ini menyebabkan penumpukan plak pada bagian arteri karotid disisi leher. Ini juga termasuk sangat berbahaya sehingga secara medis bisa disembuhkan dengan tindakan operasi.

  • Stroke berat sampai ada pembekakan otak

Pada dasarnya tidak semua penderita sroke kecil mengalami masalah pada otak. Namun jenis stroke besar bisa menyebabkan otak mengalami pembengkakan. Sehingga inilah yang sering menyebabkan penderita stroke sampai meninggal dunia. Hal ini terjadi karena pembengkakan sampai menyebabkan arteri utama tidak dilewati darah sehingga otak tidak mendapatkan darah sama sekali sampai akhirnya terjadi pembengkakan. Otak sendiri dibungkus oleh tulang tengkorak sehingga menyebabkan adanya masalah tekanan intrakranial dan inilah manfaat melakukan operasi. Kondisi ini bisa menyebabkan sakit kepala terus menerus jika tidak dilakukan operasi dan sangat berbahaya untuk penderita.

Jenis operasi kepala karena stroke dan prosedur pelaksanaannya:

  • Hemikraniektomia

Ini adalah salah satu jenis operasi untuk menyembuhkan pembengkakan pada bagian otak. Mungkin memang tidak bisa menyembuhkan sepenuhnya tapi bisa mengurangi pembengkakan. Operasi sangat disarankan untuk penderita stroke yang sudah menghadapi stroke berat beberapa kali sampai ada pembengkakan otak.

Prosedur: Tindakan operasi dilakukan dengan cara memberikan bius atau anestesi, kemudian dokter akan membuka sebagian tulang tengkorak, kemudian mengangkatnya. Tujuan tindakan ini untuk mencegah otak membengkak sampai melebihi ukuran tulang tengkorak. Kemudian selama diangkat maka tulang kerangka tengkorak akan disimpan untuk dibekukan, setelah pembengkakan mereda atau kembali ke ukuran semula maka tulang tengkorak akan dipasang lagi. Pemasangan ini akan membuat bagian-bagian kepala  menjadi lengkap lagi.

  • Embolektomi mekanik

Tindakan operasi ini dilakukan untuk mengatasi masalah stroke iskemik yang menyebabkan adanya pembekuan darah pada otak. Prosedur operasi dilakukan dengan cara menghilangkan darah beku pada otak dengan alat stent. Alat ini menyerupai tabung kawat yang sangat kecil kemudian membuat bekuan darah hancur. Alat stent bisa dipasang pada kaki atau bagian otak dimana operasi ini juga bisa dilakukan untuk pasien yang berpotensi terkena stroke.

  • Kliping aneurisma

Kliping aneurisma adalah salah satu jenis operasi kepala yang bertujuan untuk mengatasi bagian aneurisma yang melemah atau menonjol pada dinding arteri. Saat terjadi pecah aneurisma maka bisa membuat stroke hemoragik dimana akan terjadi pendarahan pada otak. Kondisi ini paling sering terjadi pada penderita stroke yang diawali dengan tekanan darah tinggi. Saat prosedur operasi kraniotomi maka maka tulang tengkorak akan dibedah. Kemudian kliping aneurisma yang berbentuk logam kecil akan dimasukkan untuk mencegah aneurisma dari aliran darah sehingga mencegah pecah pembuluh darah. Perawatan untuk prosedur ini sangat invasif.

Sponsors Link

  • Coiling aneurisma

Ini juga termasuk salah satu cara merawat aneurisma pada penderita stroke yang bisa menyebabkan kondisi sangat berbahaya jika tidak dirawat dengan tepat. Proses ini dilakukan dengan cara embolisasi kumparan berupa logam kecil yang menggulung, kemudian dimasukkan pada bagian yang menonjol dari aneurisma sehingga aliran darah bisa normal lagi. Kemudian gumpalan tersebut menyusut dan aliran darah normal sehingga aneurisma tidak pecah. Perawatan ini biasanya dilakukan dengan operasi bedah kepala tapi sebuah koil dimasukkan ke dalam kaki.

Persiapan yang perlu dilakukan sebelum operasi:

  1. Operasi bedah kepala pada penderita stroke memang tidak menyembuhkan tapi untuk mengatasi atau mencegah beberapa kondisi yang lebih buruk. Karena itu efek dari operasi ini mungkin akan menyebabkan cedera otak ringan sampai berat dimana pasien akan terkena cacat seumur hidup. Karena itu pertimbangan operasi ini harus dilakukan antara pasien dan keluarga.
  2. Pasien atau keluarga bisa mempertimbangkan keputusan setelah berdiskusi dengan tim medis yang menangani. Pendapat tim medis pihak kedua termasuk dari rumah sakit lain juga bisa dipertimbangkan.
  3. Pasien dan penderita bisa mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan untuk operasi seperti: apakah otak akan berfungsi normal lagi setelah operasi, kemungkinan risiko cedera yang bisa terjadi pada otak setelah operasi, kemungkinan si pasien bertahan selama operasi dan selama masa pemulihan pasca operasi.
  4. Pendapat pasien sebelum operasi juga harus dipikirkan, misalnya pasien siap untuk kemungkinan  risiko cedera dan cacat atau kemungkinan akan mengalami masalah kesehatan lain setelah operasi.

Bagaimanapun operasi bedah kepala karena stroke mungkin bukan pilihan yang terbaik untuk penderita. Karena itu penderita bisa mempertimbangkan beberapa risiko yang bisa terjadi seperti kemungkinan kegagalan proses operasi yang membahayakan nyawa pasien, risiko cacat pada otak termasuk ringan dan berat, efek operasi yang menyebabkan cedera kepala berat sampai cacat, dan rasa sakit selama masa pemulihan juga komplikasi tidak terduga.

Itulah ulasan mengenai operasi kepala karena stroke dengan kriteria, jenis operasi, persiapan dan efek. Mengingat ini termasuk operasi yang berat maka diskusikan dengan dokter yang merawat pasien dan tidak terpaku pada informasi ini saja.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan