Sponsors Link

Jenis Operasi Kepala Peyang dan Terapi Non Medisnya

Sponsors Link

Masalah kepala bayi peyang pasti akan membuat orang tua merasa sangat gelisah. Namun banyak orang tua yang memahami jika kondisi tersebut bisa sembuh sendiri dan tidak perlu perawatan apapun. Orang tua biasanya baru menyesal setelah kepala peyang tidak membaik saat usia bayi terus bertambah sampai menjadi anak-anak yang lebih besar. Banyak juga orang tua tidak tahu jika ternyata kepala peyang bisa menyebabkan masalah tertentu dimasa depan anak. Berikut ini pemahaman apakah bisa kepala peyang diatasi dengan operasi kepala peyang?

ads

Risiko Kepala Peyang

  1. Masalah motorik dan lambat bicara. Dalam sebuah penelitian ternyata macam-macam bentuk kepala bayi bisa mempengaruhi kemampuan motorik dan bicara bayi. Hal ini akan membuat anak terlambat untuk mulai belajar merangkak, bicara, duduk, dan bahkan berjalan. Anak-anak terkena kondisi ini akibat sistem syaraf yang terpengaruh.
  2. Masalah infeksi telinga. Sebuah penelitian dilakukan untuk menilai efek kepala peyang pada bayi dengan infeksi telinga. Dan hal itu memang terjadi dimana bayi akan terkena infeksi telinga di tahun pertama masa pertumbuhan.
  3. Aktifitas yang tidak normal. Kepala peyang yang tidak diatasi juga akan menyebabkan bayi dan anak-anak tidak bisa menjalani aktifitas yang normal. Bentuk kepala yang tidak normal akan memaksa anak menggunakan pelindung kepala.
  4. Tekanan psikologis. Kepala peyang juga akan menyebabkan masalah mental pada anak dimana anak merasa malu. Mereka juga rentan menerima perlakuan tidak menyenangkan dari lingkungan. Karena itu disarankan untuk mengatasi masalah ini sejak kecil. Sama seperti ketika terkena masalah efek kepala bayi sering terbentur.

Perlu tidak melakukan operasi pada kepala yang peyang? Mengingat bahwa kepala peyang bisa menyebabkan beberapa risiko maka penting untuk melakukan tindakan perawatan sejak dini. Kepala peyang bisa dilakukan operasi namun harus melihat dulu kasus yang terjadi. Berikut ini jenis operasi yang diperlukan untuk mengatasi masalah kepala peyang pada bayi.

  • Operasi untuk kepala peyang frontal

Kepala peyang frontal akan menyebabkan dahi bayi lebih menonjol di bagian depan. Tindakan yang diperlukan juga berbeda dengan operasi benjolan di kepala. Bayi akan terlihat memiliki bagian kepala yang lebih ke belakang dan dagi yang menonjol membuat wajah menjadi lebih pendek. Bahkan dalam kondisi yang parah maka bisa membuat titik telinga tidak seimbang.

Operasi dilakukan dengan tindakan bedah tradisional yaitu dengan membuka bagian yang belum menyatu pada lempengan tengkorak bayi. Kemudian dibuka sampai dasar tengkorak bayi lalu bentuk dahi akan direkontruksi ulang. Kemudian bagian alis akan dibuat lebih seimbang sehingga sisi kepala bayi menjadi lebih simetris.

  • Operasi kepala peyang posterior

Kepala peyang posterior akan membuat kepala bayi menjadi tidak simetris dan terlihat cacat. Hal ini terjadi ketika tekanan terus menerus pada salah satu sisi kepala bayi, misalnya saat tidur. Masalah kepala peyang ini juga sangat berbahaya karena bisa memicu kematian bayi mendadak saat tidur.

Operasi dilakukan dengan bedah kraniektomi lambdoid atau kraniektomi tengkorak posterior multipel dengan tujuan untuk membenarkan masalah lempeng tengkorak yang tidak normal. Biasanya bagian dari tulang oksipital akan diangkat kemudian diganti dengan tulang buatan yang bisa menjadi tulang yang baru.

Setelah operasi maka bayi harus tidur dengan sisi yang tidak sakit. Bayi juga bisa mendapatkan helm khusus untuk mengatasi bagian yang dioperasi tidak cedera lagi. Dalam kondisi yang cukup parah maka operasi rekontruksi bisa dilakukan lagi untuk membuat kepala bayi jadi normal.

Terapi Non Medis

  • Merubah posisi tidur bayi secara rutin

Kepala peyang berarti juga akan mempengaruhi bagian – bagian kepala bayi menjadi tidak normal. Karena itu ibu bisa merubah kepala bayi memiliki posisi yang tidak terus menerus. Misalnya ketika bayi sudah berusia beberapa minggu maka cobalah untuk membuat bayi tengkurap di pangkuan saat tidak tidur. Cara ini bisa membuat kepala bayi tidak tertekan terus menerus dan membuat otot leher menjadi lebih kuat. Hal ini juga bisa membuat bayi memiliki bentuk kepala yang normal.

  • Merubah posisi saat menyusui bayi

Saat menyusui ibu juga bisa merubah kepala bayi. Ibu bisa mencari posisi yang nyaman dan tenang untuk bayi. Tapi bisa dilakukan secara bergantian misalnya untuk sisi payudara yang kanan dan kiri. Lalu hindari menekan kepala bayi saat menyusui atau terus menggunakan bantal di sisi kepala bayi. Jadi ini bisa menghindari tekanan berlebihan pada kepala bayi.

Sponsors Link

  • Rubah cara menggendong

Ibu juga harus merubah cara menggendong bayi secara bertahap. Jangan terus menerus menggendong bayi dengan membuat bayi telentang dan kepala ada di bantal atau tangan bayi. Ibu bisa merubah posisi menggendong bayi sesuai dengan usia bayi, seperti menegakkan kepala bayi saat bayi sudah kuat. Atau mencoba posisi yang membuat kepala bayi tegak sendiri tanpa bantuan. Hanya saja cara ini harus dilakukan sesuai dengan perkembangan usia bayi.

  • Dengan merubah posisi tempat tidur

Ibu juga bisa merubah posisi tempat tidur, karena biasanya bayi menyukai arah cahaya yang terang. Seperti dengan melihat jendela, mainan yang digantung dan langit-langit rumah. Karena itu ibu harus mencoba untuk merubah posisi bayi agar selalu bergantian dari sisi kanan, kiri dan posisi yang lain. Rubah juga posisi mainan gantung dan arah tempat tidur bayi. Sehingga kepala bayi tidak bersandar pada satu tempat saja.

  • Terapi fisik untuk bayi

Bayi juga bisa menerima terapi fisik yang bisa digunakan untuk mengatasi kepala peyang. Cara ini biasanya dilakukan oleh terapis khusus yang akan membuat bayi mampu melakukan gerakan-gerakan kepala agar bayi tidak bertumpu pada satu bagian kepala saja. Konsultasi dokter diperlukan sebelum mulai terapi.

  • Terapi dengan carniar orthotic

Ini adalah jenis terapi yang dilakukan dengan membuat bayi mengenakan helm khusus atau dengan model ikat kepala untuk bayi. Terapi ini bisa dilakukan ketika bayi sudah berusia enam bulan saat tengkorak bayi masih cukup lunak dan masih bisa berubah bentuknya. Perawatan dengan terapi ini biasanya membutuhkan waktu selama enam bulan.

Itulah keterangan tentang operasi kepala peyang pada bayi. Tindakan operasi ini membutuhkan keputusan dan diagnosis dari dokter sehingga kepala bayi kembali normal.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan