Sponsors Link

Penyebab Otot Leher Tegang Dan Kepala Pusing Yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Permasalahan pada bagian kepala menjadi kondisi yang harus diperhatikan dengan baik dan tidak boleh diangap sepele karena dibalik keadaan yang terjadi pada kepala ada resiko atau dampak buruk yang dapat terjadi dan menyebabkan gangguan pada beberapa organ dan bagian bagian kepala yang penting. Beberapa organ dan bagian bagian kepala yang penting tersebut harus dijaga dengan baik mengingat peran dan fungsinya yang dapat membantu aktivitas dan kehidupan manusia.

ads

Beberapa organ penting yang terdapat di bagian kepala tersebut diantaranya seperti mata sebagai indera penglihatan manusia, kuping sebagai indera pendengaran, lidah sebagai indera perasa, hidung sebagai indera penciuman dan pintu masuk awal sistem pernafasan, mulut sebagai gerbang awal masuknya makanan dan pintu masuk sistem pencernaan, serta yang paling penting adalah otak sebagai pusat kendali tubuh dan pusat sistem syaraf pusat.

Kondisi sakit kepala menjadi suatu hal yang umum terjadi pada setiap individu manusia terutama yang ringan seperti pusing, kepala pening, nyeri di kepala, dan lain sebagainya. Setiap munculnya gejala di kepala perlu dilakukan pemeriksaan dan screaning yang jelas terkait penyebab, perkembangan kondisi, dan termasuk cara mengatasinya. Dalam penjelasan artikel berikut ini akan membahas mengenai salah satu kondisi yang dapat terjadi pada kepala yakni otot leher tegang dan kepala pusing melalui ulasan penyebabnya dibawah ini.

  1. Sakit kepala tension

Penyebab pertama yang dapat menjadikan otot leher tegang dan kepala pusing adalah sakit kepala tension. Sakit kepala tension tersebut merupakan sakit kepala yang dapat menyebabkan kondisi nyeri, sesak, dan munculnya tekanan di bagian dahi, kepala, serta leher atau juga disebut sebagai sakit kepala tegang. Sakit kepala tension banyak disebabkan oleh keadaan stres, kurang istirahat, gelisah, dehidrasi, kelaparan, sinar matahari yang terik,  serta kurangnya kadar zat besi di dalam tubuh. Mengurangi penyebab yang ada tersebut merupakan salah satu cara mengatasi sakit kepala tegang.

  1. Syaraf leher yang terjepit

Kondisi syaraf leher yang terjepit juga dapat menjadi pemicu terjadinya otot leher tegang disertai dengan kepala yang pusing. Kondisi ini lebih banyak terjadi pada orang tua ketika salah satu bagian diskus diantara ruang tulang belakang bagian atas terbuka dan menyebabkan gel di dalamnya menekan bagian syaraf. Radikulopati servikal merupakan sebutan yang umum digunakan dalam istilah medis untuk menunjukan adanya kondisi syaraf leher yang terjepit.

  1. Cedera pada leher

Keadaan lain yang dapat menyebabkan munculnya kondisi otot leher tegang dan sakit kepala adalah karena kondisi cedera pada bagian leher. Cedera pada bagian leher tersebut dapat diperoleh akibat kecelakaan ataupun pukulan keras pada daerah leher, wajah, dan kepala. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kepala terhentak secara mendadaka kesatu arah yang menjadikan adanya kerusakan pada otot legimen dan menimbulkan kondisi leher yang tegang dan sakit pada kepala.

  1. Stres dan kelelahan

Terlalu memforsir tubuh untuk melakukan pekerjaan dan memikirkan kondisi tertentu terlalu dalam dan terlalu di paksakan dapat menyebabkan munculnya kondisi stres dan kelelahan pada tubuh. Sakit kepala karena stres menyebabkan otot leher menjadi kaku disertai dengan kondisi sakit di kepala. Untuk mengatasi munculnya gejala yang ada maka tubuh harus benar benar diistirahatkan dan keadaan stres yang muncul harus dihilangkan.

  1. Beberapa penyebab lain

Selain kondisi yang disebutkan diatas tersebut ada beberapa keadaan lain yang juga dapat memicu munculnya gejala otot leher tegang dan kepala pusing diantaranya seperti kerusakan sendi, otot yang kaku, penyempitan jalur saraf tulang belakang, infeksi pada leher, meningitis, flu, rhemuatoid arthritis, fibromialgia, kanker dan HIV, serta beberapa kondisi dan permasalahan kesehatan lainnya.

Itulah beberapa penyebab yang dapat memicu terjadinya kondisi otot leher tegang dan kepala pusing yang perlu diperhatikan dan dipastikan dengan benar untuk dapat menentukan cara mengatasinya yang efektif. Ketika sesorang merasakan kondisi otot leher yang tegang dan muncul sakit pada kepala atau pusing maka ada beberapa langkah awal yang dapat membantu mengatasi kondisi tersebut sesaat namun ketika keadaan yagn ada tidak kunjung membaik maka pemeriksaan dengan dokter perlu dilakukan.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi gejala seperti yang disebutkan diatas tersebut diantaranya seperti melakukan istirahat atau tidur dengan posisi yang benar dan waktu yang cukup, menggunakan bantal keras dengan ketinggian yang rendah, mengkompres leher dengan air hangat untuk mereleksasi otot yang tegang, menghindari terlebih dahulu aktivitas yang mengharuskan leher atau kepala banyak bergerak, melakukan beberapa latihan khusus untuk leher.

Jika kondisi otot yang tegang pada leher tidak kunjung membaik atau semakin para maka biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan lebih detail seperti pencitraan rontgen, CT Scan, MRI, pemeriksaan syaraf, pemeriksaan darah, pungsi lumbal atau pemeriksaan cairan otak, untuk menentukan penyebab sakit kepala yang pasti dan tindakan medis yang tepat dalam mengatasi keadaan tersebut.

, , , , ,