Sponsors Link

Penyebab dan Cara Penanganan Pembuluh Darah Pecah Di Otak

Sponsors Link

Tubuh kita memiliki berbagai organ vital yang memiliki fungsi masing – masing. Organ vital ini berguna menjaga kesehatan dan nyawa kita sebagai seorang manusia. Salah satu organ vital yang mengatur sebagian besar sistem tubuh kita adalah otak. Adanya kerusakan pada otak dapat memberikan efek samping yang fatal bagi para penderitanya.

ads

Dari sekian banyaknya penyakit yang bisa terjadi pada otak, kali ini saya akan membahas mengenai pengobatan pembuluh darah yang pecah di otak dikarenakan kondisi ini bisa memberikan dampak yang fatal bagi penderitanya. Sebelum membahas lebih jauh lagi mengenai pengobatan pembuluh darah pecah di otak, akan lebih baik lagi jika kita mengetahui beberapa penyebab pecahnya pembuluh darah di otak.

Dengan mengetahui beberapa penyebab ini maka kita bisa mencari tahu langkah – langkah pencegahan yang efektif yang dapat kita lakukan ke depannya.

1. Tumor Otak

Penyebab pecahnya pembuluh darah pada otak yang pertama adalah adanya tumor pada otak. Tumor sebagai gejala awal akan adanya resiko kanker sendiri memiliki arti sebagai perkembangan sel yang tidak normal. Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan terjadinya tumor pada bagian otak seperti konsumsi makanan penyebab tumor otak secara berkala. Karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal dengan jumlah dan kecepatan yang besar, maka sel – sel tumor ini akan menekan pembuluh darah pada otak yang pada suatu titik akan membuat pembuluh darah itu pecah.

2. Tekanan Darah Tinggi

Apakah Anda mengetahui hubungan sakit kepala dengan hipertensi? Jika tidak, maka hal ini bisa mengindikasikan adanya pembuluh darah di otak yang pecah. Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat memicu pecahnya pembuluh darah pada otak karena kondisi ini akan melemahkan pembuluh darah pada bagian otak. Dengan kondisi dinding pembuluh darah otak yang lemah maka hal ini akan memudahkan pembuluh darah untuk pecah.

3. Hemofilia

Faktor selanjutnya adalah hemofilia atau yang sering dikenal dengan kondisi dimana darah akan sulit untuk membeku. Adanya kondisi ini hanya akan membuat pecahnya pembuluh darah pada bagian otak semakin menjadi parah. Seseorang yang mengidap hemofilia dapat mengalami pendarahan yang hebat apabila tidak segera ditangani dengan baik karena pendarahan akan terus terjadi.

4. Aneurisma

Berbeda dengan hemofilia, aneurisma adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah akan mengalami pelebaran dan pembesaran hingga pada suatu titik akan terpecah karena sudah tidak bisa menampung darah lagi. Aneurisma menjadi alasan adanya operasi otak karena stroke, karena memang hal ini bisa memicu terjadinya stroke. Kondisi ini ada diduga oleh karena adanya kelainan genetik yang dialami oleh penderita.

Segala jenis penyakit akan dapat disembuhkan dengan baik apabila penderita mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat. Apalagi jika penanganan dilakukan pada saat pasien di diagnosis mengalami suatu kondisi tertentu. Seperti halnya ini terjadi, ada juga upaya pengobatan yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan pasien yang sudah mengalami pembuluh darah yang pecah pada bagian otak. Berikut beberapa penanganannya :

1. Penanganan Medis Ketat

Dari berbagai jenis – jenis operasi kepala, seseorang yang mengalami pecah pembuluh darah pada bagian otak juga akan memerlukan tindakan operasi. Penderita akan melalui serangkaian prosedur penanganan yang bisa terbilang ketat karena kondisi dan permasalahan yang dihadapinya terletak pada bagian otak penderita.

Langkah awal yang biasanya dilakukan oleh tim medis adalah pemberian berbagai obat – obatan yang ditujukan untuk menstabilkan tekanan darah penderita. Dan apabila penderita mulai mengalami kesulitan pernapasan karena mengalami pendarahan yang cukup hebat, bantuan oksigen buatan juga akan diberikan.

Setelah kondisi pasien dapat dikatakan normal atau berada dibawah kontrol tim medis, tim medis akan mulai melakukan penanganan dan pengecekan berkala pada bagian dan tanda vital dalam tubuh pasien untuk memastikan kondisi tubuhnya.

Tindakan operasi akan diperlukan dan ini bertujuan untuk memperkecil daerah pecahnya pembuluh darah agar daerah tersebut tidak semakin meluas karena dampak fatal yang bisa ditimbulkan. Pemulihan yang tidak singkat bagi para penderita juga akan mencangkup fisioterapi, mengingat berbagai dampak yang bisa timbul dari adanya pembuluh darah yang pecah.

Sponsors Link

Dampak yang bisa timbul dari pecahnya pembuluh darah di otak meliputi gangguan sistem koordinasi tubuh, gangguan ingatan, dan bahkan kematian. Penanganan sesegera mungkin akan dapat memperbesar kesembuhan dan harapan hidup penderita.

Mengingat dampak fatal yang bisa timbul akibat pecahnya pembuluh darah di otak ini, beberapa tindakan pencegahan tentunya akan sangat membantu bagi mereka yang masih memiliki kondisi tubuh yang sehat. Berikut ini adalah beberapa langkah pencegahan yang bisa kita lakukan.

2. Mengkonsumsi Makanan yang Sehat

Dilihat dari beberapa penyebab timbulnya permasalahan pembuluh darah yang telah  dijelaskan sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa kondisi kesehatanlah yang menyebabkan timbulnya penyakit ini. Kondisi kesehatan tersebut bisa meliputi hipertensi dan diabetes. Oleh karena itu, untuk mencegahnya kita perlu mulai memperhatikan konsumsi makanan sehari – hari, konsumsilah makanan – makanan yang sehat yang menunjang kesehatan tubuh kita.

3. Berolahraga Secara Rutin

Olahraga adalah cara lain untuk membantu kita mendapatkan hidup sehat. Meski begitu ada saja rintangan yang muncul, misalnya rasa pusing saat berolahraga. Akan tetapi, tentunya hal ini bukanlah menjadi alasan karena ada beberapa cara mengatasi pusing saat olahraga yang bisa kita lakukan. Olahraga secara teratur dan sesuai dengan kondisi tubuh kita bisa menjauhkan kita dari berbagai penyakit berbahaya.

4. Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Setelah semua upaya kita lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh kita maka langkah terakhir yang bisa dan harus kita lakukan adalah pemeriksaan kesehatan secara berkala. Anda tentunya menyadari bahwa ada banyak penyakit yang memiliki masa inkubasi yang tidak menimbulkan gejala atau rasa sakit apapun. Dan hal ini hanya dapat diketahui setelah melakukan pemeriksaan berkala.

Sekian dulu artikel mengenai pembuluh darah pecah di otak yang bisa saya bagikan dengan Anda. Semoga informasi ini bisa berguna dan dapat membuat Anda tersadar akan pentingnya hidup sehat.

, , , ,
Oleh :