Sponsors Link

Mengenal Penyakit Cerebral Palsy, Kelainan Otak Pada Anak

Sponsors Link

Setiap orang tua tentu menginginkan anak kandunganya yang dilahirkan melalui proses persalinan setelah menjalani kehamilan kurang lebih 40 minggu dapat sehat dan tumbuh dengan baik tanpa adanya gangguan kesehatan yang berpengaruh besar pada anak. Menjaga kesehatan anak sangat penting dilakukan mengingat pada usia usia anak, kondisi daya tahan tubuhnya belum maksimal. Salah satu bentuk permasalahan yang sangat tidak diharapkan terjadi pada anak adalah ketika keadaan tersebut menimpa salah satu bagian penting dari tubuh yakni otak.

ads

Otak merupakan organ yang termasuk dalam bagian bagian kepala dengan fungsi yang penting terhadap segala proses yang terjadi pada tubuh. Otak adalah bagian tubuh yang menjadi pusat kendali dan pusat sistem saraf yang bekerja di seluruh tuuh manusia. Permsalahan pada otak tentu menjadikan segala bentuk aktivitas yang seharusnya normal terjadi menjadi bekerja tidak optimal. Salah satu bentuk permasalahan pada otak yang dapat terjadi di usia anak anak adalah kondisi yang disebut dengan penyakit cerebral palsy. Berikut ini penjelasan mengenai salah satu penyakit atau kelainan pada otak anak tersebut melalui ulasan di bawah ini.

Hal pertama yang perlu dipahami terlebih dahulu terkait penjelasan cerbral palsy sebagai salah satu kelainan pada otak anak adalah pengertiannya. Cerebral palsy secara pengertian adalah berbagai perubahan gerakan atau fungsi motor anak yang tidak normal dan timbul
sebagai akibat dari adanya kerusakan otak yang disebabkan oleh beberapa kondisi seperti kecelakaan, luka, atau penyakit susunan syaraf yang terdapat pada rongga tengkorak. Cerebral palsy diartikan dalam pengertian tiap katanya adalah kondisi kekakuan yang disebabkan oleh adanya permasalahan pada otak atau cerebral dan menjadi salah satu jenis sakit kepala paling berbahaya.

Kondisi cerbral palsy yang terjadi pada anak anak akibat kerusakan otak dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis dilihat dari kondisi anak yang mengalaminya. Berikut pembagian klasifikasi cerebral palsy pada anak anak berdasarkan bagian otak dan fungsinya yang bermasalah dalam penjelasan di bawah ini.

  1. Spasticity, klasifikasi pertama pada penyakit cerebral palsy dimana anak akan mengalami kondisi kekakuan otot atau ketegangan otot, keadaan tersebut menyebabkan sebagian otot menjadi kaku, dan memicu gerakan-gerakan lambat serta kondisi canggung. Penyebab terjadinya kondisi ini karena adanya kerusakan pada korteks cerebellum yang dibedakan lagi menjadi tiga yakni paraplegia (menyerang kedua tungkai), Quadripelgia (menyerang kedua tungkai dan kedua tangan), serta hemiplegia (menyerang satu tungkai dan satu tangan pada belahan tubuh yang sama)
  2. Athetosis, jenis kondisi cerebral palsy yang dapat dijenal dengan ciri ciri yang menonjol dimana gerakan gerakan yang dilakukan oleh anak tidak terkontrol, terutama pada bagian kaki, lengan, tangan, serta kondisi otot-otot wajah yang lambat bergeliat secara tiba tiba. Kondisi ini disebabkan oleh otak pada bagian bangsal banglia.
  3. Ataxia, kondisi cerebral palsy yang ditandai dengan gerakan-gerakan tidak terorganisasi serta keadaan dimana anak kehilangan keseimbangan. Dengan kondisi keseimbangan buruk, menjadikan anak akan mengalami kesulitan untuk memulai duduk dan berdiri. Penyebab ataxia adalah karena adanya kerusakan otak pada bagian otot cerebellum.
  4. Tremor, kondisi yang ditandai dengan adanya otot kaku dan gerakan yang sangat kaku, serta otot dalam kondisi terlalu tegang pada seluruh tubuh sehingga menyebabkan gerakan yang ditunjukan cenderung menyerupai gerakan robot. Tremor yang terjadi dapat disebabkan oleh karena kerusakan pada bangsal banglia.
  5. Rigiditi, Keadaan cerebral palsy yang ditandai dengan adanya gerakan-gerakan kecil yang terjadi tanpa disadari. Gerakan kecil tersebut mirip dengan getaran yang konsisten dan terkadang memang terjadi tanpa disadari oleh penderitanya. Rigiditi dapat terjadi akibat adanya kerusakan pada bangsal banglia yang memicu kekakuan otot dan menyebabkan kondisi sakit kepala yang kuat.
  6. Cerebral palsy campuran, dimana anak akan mengalami beberapa kondisi atau klasifikasi cerebral palsy yang disebutkan diatas secara bersamaan.

Kondisi penyakit cerebral palsy merupakan keadaan yang dapat menimbulkan dampak negatif pada anak anak sehingga harus diperhatikan dengan baik. Cerebral palsy dapat menyebabkan anak mengalami gangguan pada kejiwaan dengan kondisi kurangnya ketenangan serta menjadikan anak tidak stabil yang akan menyulitkan pendidikan dan pengajaran pada anak. Anak cerebral palsy akan terlihat bersifat depretif baik yang mudah putus asa maupun menjadikannya mudah marah. Beberapa kelainan yang akan terjadi pada anak dengan kondisi cerebral palsy diantaranya seperti :

  • Kelainan fungsi mobilitas, kondisi kelainan tersebut terjadi karena anak dengan cerebral palsy akan mengalami gangguan pada fungsi organ gerak tubuh sehingga menjadikan mobilitasnya terhambat.
  • Kelainan fungsi komunikasi, kondisi kelainan ini terjadi akibat adanya kelumpuhan pada otot otot mulut dan kelainan pada organ bicaranya. Kelainan fungsi organ bicara tersebut menjadikan anak akan mengalami hambatan dalam berkomunikasi.
  • Kelainan fungsi mental, kelainan fungsi normal pada anak dengan kondisi cerebral palsy disebabkan oleh adanya ketidakmampuan fungsi gerak dan fungsi komunikasi pada anak sehingga menyebabkan anak yang sebenarnya tampak normal menjadi terlihat berperilaku keliru dan tidak dapat menunjukan potensi kemampuannya secara maksimal. Kelainan psikologis, mental, dan intelegensi dapat menjadikan anak perlu penanganan khusus terhadap pendidikannya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian, klasifikasi, dan dampak yang dapat muncul akibat kondisi penyakit cerebral palsy yang terjadi pada anak sebagai salah satu jenis trauma kepala dan permasalahan yang amat sangat berbahaya. Anak dengan cerebral palsy perlu mendapatkan kondisi penanganan khusus bersama dengan tim medis didukung dengan optimisme dari orang tua sehingga membantu anak untuk tetap mampu tumbuh dan berkembang secara maksimal. Cerebral palsy merupakan kelainan pada kondisi otak yang menjadi salah satu kondisi berbahaya bagi proses pertumbuhan dan perkembangan pada anak anak yang patut untuk diwaspadai.

, , , ,