Sponsors Link

7 Penyebab Kepala Bayi Panas, Badan Tidak dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Kepala bayi menjadi salah satu bagian tubuh yang sangat penting. Ada beberapa bagian-bagian kepala yang bisa mempengaruhi pertumbuhan bayi. Karena itu organ dan sistem syaraf sudah berkembang sejak bayi masih berkembang dalam rahim. Kemudian setelah bayi lahir maka orang tua akan merawat bayi dengan baik. Tapi merawat bayi yang masih mungil tentu menjadi tantangan yang cukup mendebarkan untuk orang tua.

ads

Termasuk ketika sakit, karena bayi mudah sakit saat sistem kekebalan tubuh bayi menurun. Saat itu bayi mudah terkena flu, batuk, sesak nafas dan demam. Sementara bayi belum bisa berbicara sehingga sulit untuk tahu isi hati bayi. Mungkin dalam waktu tertentu juga kepala bayi sangat panas sementara badan tidak. Lalu apa saja penyebab kepala bayi panas badan tidak dan cara mengatasi. Berikut ulasan lengkapnya.

  • Kulit bagian kepala bayi masih tipis.

Pada bayi yang baru lahir sebenarnya kulit kepala bayi memang masih sangat tipis. Karena terlalu tipis maka Anda juga bisa menemukan banyak pembuluh darah yang terlihat di bagian kepala. Inilah yang membuat kepala bayi memang cenderung lebih hangat atau panas dibandingkan bagian badan yang lain. Tentu saja Anda tidak perlu khawatir kecuali baru saja terjadi trauma kepala misalnya karena jatuh atau terbentur benda keras.

Cara mengatasi: cobalah untuk melindungi daerah kepala bayi dengan topi rajut yang tipis agar bayi lebih nyaman. Jangan selalu menutup kepala bayi jika cuaca sangat panas dan bayi menjadi tidak nyaman.

  • Pakaian bayi terlalu tebal

Jika Anda memberikan pakaian bayi yang terlalu tebal maka juga akan membuat suhu panas naik ke kepala bayi. Akhirnya bagian kepala bayi menjadi lebih panas dibandingkan bagian tubuh yang lain. Biasanya orang tua memberikan pakaian hangat dari wol, benang rajut atau katun yang tebal. Orang tua biasanya kasihan dengan tubuh bayi yang mungil sehingga melindungi dengan pakaian yang tebal. Ini bukan hanya hanya membuat kepala lebih hangat tapi tubuh bayi berkeringat. Namun hal ini biasanya tidak akan membuat bayi terkena demam.

Cara mengatasi: ganti pakaian bayi yang lembut dari bahan katun yang tipis dan menyerap keringat. Hindari menggunakan pakaian bayi dari bahan yang mengandung karet dan beri pakaian bayi yang nyaman saat malam hari. Yang terpenting adalah lihat apakah ada tanda bayi sering memegang kepala.

  • Bayi banyak bergerak

Gerakan bayi tentu menjadi pertanda bahwa bayi sehat dan tumbuh sempurna. Bayi mudah menjadi bosan bila terus tidur atau dalam gendongan orang tua. Karena itulah bayi ingin dibiarkan sendiri dan cukup diawasi. Saat bayi bosan maka biasanya bayi bergerak tanpa tentu arah dan sangat bersemangat. Misalnya saja seperti bayi geleng geleng kepala saat tidur. Hal ini yang akhirnya membuat panas tubuh naik ke kepala bayi sehingga kepala bayi lebih panas. Gerakan yang banyak juga akan meningkatkan aliran darah ke kepala sehingga suhu tubuh meningkat ke kepala.

Cara mengatasi : cobalah mendekati bayi saat bayi merasa bosan. Ajak bayi untuk bernyanyi dan membelai bayi saat akan tidur. Ini bisa membuat bayi tenang dan tidak banyak bergerak yang memicu panas kepala.

  • Tanda tumbuh gigi

Pada saat bayi akan tumbuh gigi maka bayi juga akan merasakan gejala sakit yang tidak nyaman. Mungkin rasanya sama seperti sakit kepala pada orang dewasa. Bayi yang tumbuh gigi biasanya menunjukkan beberapa gejala seperti panas mulai dari leher sampai kepala, bayi menjadi sangat rewel, terkadang disertai gejala flu seperti batuk, bersin, hidung meler, hidung tersumbat dan demam kepala. Anda tidak perlu cemas karena semua bayi akan mengalami kondisi ini.

Cara mengatasi: Anda bisa memberikan obat pereda panas dan nyeri seperti paracetamol khusus untuk bayi. Anda juga bisa memberikan gel untuk mengatasi rasa sakit pada gigi. Jika bayi mengeluarkan banyak air liur maka bisa memberikan alat seperti teether.

  • Suhu udara panas

Bayi yang tinggal di negara tropis sudah pasti akan merasa lebih panas. Udara panas biasanya terjadi pada siang hari sementara saat malam menjadi lebih dingin. Suhu udara akan mempengaruhi suhu tubuh bayi. Selain panas pada bagian kepala juga bisa membuat bayi berkeringat lebih banyak. Bahkan banyak bayi yang mengalami biang keringat karena suhu udara yang terlalu panas.

Cara mengatasi: berikan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat untuk bayi. Ibu harus sering memberikan ASI agar bayi tidak terkena dehidrasi. Juga atur suhu ruangan bayi agar lebih nyaman untuk tubuh bayi.

Sponsors Link

  • Bayi terlalu lama berbaring

Biasanya ketika orang tua sibuk maka akan membiarkan bayi berbaring di box tidur, tempat tidur atau tempat khusus bayi. Saat bayi berbaring dalam waktu yang lama maka aliran darah tubuh akan mengalir ke kepala. Inilah yang akhirnya membuat suhu kepala bayi lebih panas daripada tubuh. Bahkan ini bisa membuat bayi menangis karena sudah tidak nyaman lagi.

Cara mengatasi: cobalah untuk membangunkan bayi jika mereka tidur dalam waktu yang lama. Gendonglah bayi saat bangun sehingga baik untuk mengistirahatkan kepala bayi agar lebih nyaman. Kebiasaan ini juga baik untuk membantu agar kepala bayi berbentuk normal atau tidak peyang.

  • Menangis terlalu lama

Bayi menangis memang hal yang sangat lumrah. Namun jika bayi menangis terlalu lama maka sebenarnya tubuh bayi memberikan respon stres dan tertekan. Akibatnya aliran darah akan melaju maksimal ke kepala sampai membuat kepala bayi panas. Menangis lama juga akan menekan sistem pembuluh darah dalam kepala bayi. Dan inilah yang membuat bayi menjadi merah dan kepala sangat panas.

Cara mengatasi: membiarkan bayi menangis lama tidak baik untuk kesehatan. Karena itu segera tolong bayi dengan menggendong bayi dan mengusap sehingga bayi merasa nyaman. Ibu juga bisa memberikan ASI karena biasanya bayi menangis saat lapar dan haus.

Itulah penyebab kepala bayi panas badan tidak dan cara mengatasi. Hal yang sangat penting dari masalah ini adalah mengukur suhu tubuh bayi apakah demam atau tidak. Jika suhu lebih dari 37 derajat Celcius maka artinya tubuh bayi demam dan bukan hanya panas kepala. Segera bawa ke dokter jika bayi demam karena bisa sangat berbahaya.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan