Sponsors Link

5 Penyebab Kepala Bayi Sering Berkeringat dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Merawat bayi terkadang bukanlah hal yang mudah, apalagi bagi mereka yang baru memiliki pengalaman pertama kalinya. Terkadang ada beberapa kondisi pada bayi yang membuat kebingungan untuk mengatasinya, misalnya saja kepala bayi yang tiba-tiba berkeringat.

ads

Banyak orang tua yang terkadang belum paham apa penyebab kepala bayi sering berkeringat. Sehingga orang tua merasa khawatir dan takut jika terjadi sesuatu hal pada buah hati. Sebenarnya kondisi seperti kepala bayi yang berkeringat wajar saja terjadi, karena kelenjar keringat pada tubuh bayi belum bisa bekerja optimal terutama pada bagian kepala. Dan karena itu lah kondisi kepala bayi yang mengeluarkan keringat sebenarnya wajar terjadi.

Namun meskipun begitu, ada waktu dimana kapan waktu yang tepat membawa anak ke dokter jika dirasa kondisi berkeringat yang terjadi berlebihan dan menunjukkan gejala penyakit, semisal penyebab sakit kepala disertai keringat dingin. Untuk itu lah ketahui beberapa penyebab kepala bayi mengalami keringat berlebihan yang bisa saja terjadi

1. Bagian Dari Sistem Metabolisme Tubuh Bayi

Mengapa kepala bayi bisa berkeringat berlebihan? Ini bisa saja terjadi karena hal tersebut merupakan bagian dari sistem metabolisme yang terjadi pada tubuh bayi. Tentunya sebagai orang tua, anda akan merasa sangat khawatir saat bayi mengalami keringat yang berlebihan di malam hari terutama pada bagian kepala. Namun hal ini wajar saja terjadi karena bagian kepala merupakan daerah yang memiliki banyak kelenjar minyak.

2. Mengalami Demam Tinggi

Bayi yang sedang dalam kondisi demam tinggi juga dapat mengeluarkan banyak keringat dikarenakan terjadi proses infeksi yang ada di dalam tubuh. Jika ini terjadi pada bayi anda, maka sudah seharusnya jika bayi mendapatkan banyak waktu istirahat. Selain itu jangan lupa untuk penuhi asupan cairan dalam tubuh sehingga buah hati anda tidak akan mengalami dehidrasi.

3. Gangguan Kondisi Kesehatan

Keringat juga bisa menjadi pertanda jika terjadi gangguan kondisi kesehatan pada bayi. Bisa jadi ini disebabkan karena bayi sedang mengalami alergi hipersensitif yang diakibatkan oleh cuaca yang sedang panas.

4. Berkeringat Saat Menyusui

Kepala bayi yang berkeringat berlebihan juga bisa terjadi saat sedang menyusui. Saat sedang menyusui, sebagian besar ibu akan memilih posisi cradle, dimana ibu akan memegang kepala buah hati secara konstan dan dalam posisi sama saat sedang menyusui. Telapak tangan dapat memberikan kehangatan pada kepala bayi dan inilah alasan yang menyebabkan kepala bayi dapat berkeringat berlebihan saat menyusui. Namun jika kepala bayi yang berkeringat ini cukup banyak dan terjadi sepanjang waktu, maka sudah seharusnya jika anda menemui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

5. Siklus Tidur

Penyebab kepala bayi sering berkeringat lainnya juga bisa disebabkan karena siklus tidur. Perlu anda ketahui, ada beberapa tahapan dalam siklus tidur, yaitu periode mengantuk, tidur dengan gerakan mata yang cepat, tidur yang nyenyak, serta tidur yang sangat nyenyak. Biasanya cenderung bayi mengalami tahapan tidur yang paling nyenyak. Dan saat seseorang mengalami tidur yang sangat nyenyak akan cenderung untuk mengeluarkan lebih banyak lagi keringat bahkan hingga basah kuyup. Ditambah lagi waktu tidur bayi memang lebih lama dibandingkan orang dewasa, sehingga membuat si kecil dapat lebih sering mengeluarkan keringat saat tertidur.

Mungkin anda akan menyadari jika bagian kepala bayi lah yang sering basah karena banyak keringat dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ada beberapa jumlah kelenjar keringat yang terdapat di bagian kepala sehingga saat si kecil merasa kepanasan maka keringat akan dimulai dari bagian kepalanya terlebih dahulu.

Meskipun kepala bayi yang berkeringat merupakan hal yang normal terjadi, namun terkadang keringat berlebihan yang terjadi pada bayi anda juga patut diwaspadai dan membutuhkan penanganan dokter dengan segera. Jika hanya dibiarkan begitu saja, akan membuat kondisi ini semakin parah dan seriurs. Nah berikut ini beberapa tanda-tanda jika kondisi keringat berlebihan pada kepala bayi patut untuk diwaspadai.

Sponsors Link

  • Kondisi bayi berkeringat disertai dengan  gejala tubuh yang menggigil
  • Jika suhu ruangan dingin namun bayi terus mengeluarkan banyak keringat
  • Bayi menjadi malas untuk menyusu dan kondisinya lemas
  • Berkeringat serta disertai dengan demam tinggi hingga mencapai 39 derajat celcius
  • Berkeringat di malam hari tanpa ada penyebab yang jelas, bahkan saat sedang tidak menyusu.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para orang tua untuk mengatasi kondisi kepala bayi yang berkeringat secara berlebihan, antara lain:

  • Jaga kebersihan pada kamr serta ruangan tempat anak bermain. Jangan lupa untuk mengatur suhu pada ruangan agar bayi nyaman berada di dalamnya, jangan biarkan suhu ruangan terlalu panas maupun terlalu dingin. Untuk suhu ruangan yang normal dan nyaman bagi bayi adalah sekitar 26 derajat celcius.
  • Jaga selalu kebersihan tubuh anak anda, dengan cara mandi 2 kali sehari pada saat pagi dan sore hari
  • Kenakan pakaian yang nyaman, jangan menggunakan baju yang terlalu ketat untuk bayi. Anda bisa memakaikan pakaian yang longgar dan tipis untuk bayi
  • Jangan kenakan pakaian yang tebal karena ini akan memicu keringat berlebihan pada bayi
  •  Pilih pakaian yang bisa menyerap keringat, misalnya saja menggunakan pakaian yang berbahan katu yang baik untuk menyerap keringat pada tubuh bayi
  • Jangan gunakan selimut yang tebal maupun yang bebrulu tebal ketika bayi sedang tertidur. Ini akan memicu keringat keluar lebih banyak lagi, dan tak hanya itu saja hal ini juga dapat menyebabkan Sindrom Kematian Mendadak atau SIDS pada bayi
  • Jangan menggunakan bedak ataupun lotion berlebihan pada bayi, ini bisa menyebabkan kondisi pori-pori pada kulit tersumbat dan muncul biang keringat

Meskipun kondisi kepala berkeringat adalah hal yang wajar terjadi, namun juga tidak dapat dibiarkan begitu saja. Jika kondisi kepala bayi yang berkeringat terus menerus terjadi dan disertai dengan gejala-gejala lainnya yang berlebihan, maka segera konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan anak. Jangan hanya membiarkannya begitu saja untuk mencegah hal-hal buruk yang bisa saja terjadi pada buah hati anda.

, , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan