Sponsors Link

3 Penyebab Kepala Pusing Saat Melihat Cahaya

Sponsors Link

Terkadang penyebab kepala pusing saat melihat cahaya adalah akibat dari mata lelah karena terlalu lama menatap layar hp atau laptop. Terlalu lama menatap layar gadget atau laptop tersebut dapat membuat otot pada mata Anda menjadi tegang, sehingga pada akhirnya membuat mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, salah satu contohnya yaitu terasa sakit kepala saat melihat cahaya. Dan merupakan suatu pertanda bahwa mata Anda sudah lelah dan butuh untuk diistirahatkan dari melihat cahaya gadget atau laptop.

ads

Anda dapat mengatasi pusing saat melihat cahaya pada mata lelah ini, dengan mengistirahatkan sejenak mata Anda, kemudian mengompresnya dengan irisan timun dingin atau teh celup dingin. Hal ini dipercaya ampuh mengatasi pusing saat melihat cahaya akibat mata lelah. Selain dari mata lelah, penyebab kepala pusing saat melihat cahaya yaitu karena terdapat beberapa kondisi tertentu seperti yang berikut ini :

1. Migrain 

Pada penyebab kepala pusing saat melihat cahaya yang pertama yaitu migrain. Migrain ini adalah jenis sakit kepala yang dikenal penyebabnya sebagian besar adalah karena faktor keturunan. Pada penderita migrain biasanya akan merasakan gejala sakit kepala sebelah, sakit kepala berdenyut hebat, pusing saat melihat cahaya, sakit kepala disertai mual, lemas dan penglihatan yang terganggu.

Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya migrain ini yaitu : stres, bau yang menyengat, cahaya yang terang, kurang istirahat atau kecapean, pola makan yang tidak teratur, dan menstruasi. Salah satu gejala utama dari migrain selain sakit kepala sebelah yaitu kepekaan terhadap cahaya, menjadi pusing saat melihat cahaya.

Terjadinya migrain ini dibagi menjadi 4 proses, diantaranya yaitu :

  • Prodormal. Pada tahap awal ini terjadi perubahan pada tubuh seperti konstipasi, merasa haus, sering buang air kecil, dan konstipasi.
  • Aura. Ini merupakan suatu kondisi yang mana pada penderita mulai merasa terganggu saat melihat cahaya. Selain itu terdapat pula gejala seperti pandangan mata menjadi kabur. Aura ini merupakan suatu gejala yang mana terdapat gangguan dari sistem saraf. Oleh karena itu, pada saat ini adapula orang yang merasakan gangguan verbal, sensorik, dan motorik.
  • Sakit kepala. Pada proses selanjutnya yaitu pada penderita sudah mengalami gejala sakit kepala yang hebat baik itu pada sebagian maupun kedua sisi kepala. Yang mana pada tahap ini berlangsung sekitar 4 – 72 jam.
  • Post-drome. Yaitu suatu kondisi dimana semua proses sudah dilewati dan hanya tersisa rasa lelah.

Dan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter apabila terdapat gejala, seperti, sakit kepala yang hebat yang tidak tertahankan, bagian lengan atau sisi wajah terasa lumpuh atau lemah.

2. Fotopobia

Yang kedua yaitu fotopobia. Fotopobia ini adalah suatu kondisi dimana seseorang merasa takut terhadap cahaya, dan sebenarnya rasa takut ini terjadi karena penderita tersebut mengalami pusing atau sakit kepala pada saat melihat cahaya. Penyebab dari fotopobia ini adalah terjadinya peradangan pada mata yang sudah akut. Hal ini dapat menyebabkan rusaknya jaringan mata. Yang kedua, yang menjadi penyebab fotopobia ini yaitu blefaritis, yaitu suatu kondisi peradangan pada kelopak mata, abrasi kornea atau karena mata terkena benda asing yang akhirnya akan menimbulkan terjadinya iritasi pada mata yang berakibat pada pusing saat melihat cahaya. Penyebab selanjutnya yaitu, ulkus kornea, yaitu karena adanya luka pada lapisan korne, dan yang terakhir yaitu karena mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang dapat memicu timbulnya fotopobia ini.

Cara mengatasi fotopobia ini yaitu dengan, mengenakan pelindung mata atau kacamata hitam saat hendak berpergian, mengurangi tingkat cahaya pada smart phone Anda atau pada ruangan Anda, dan menghindari cahaya matahari.

3. Meningitis

Meningitis merupakan suatu kondisi dimana terjadi infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri pada selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang, yang dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan juga saraf serta kerusakan serius pada sumsum tulang belakang. Pada kondisi meningitis ini biasanya salah satu gejalanya yaitu kepala pusing ketika melihat cahaya.

Dan penyakit meningitis ini adalah suatu kondisi yang serius yang harus sesegera mungkin ditangani dengan cepat dan tepat oleh dokter. Dan berikut beberapa gejala dari penyakit meningitis ini, diantaranya yaitu :

  • Muntah-muntah
  • Leher terasa kaku
  • Sakit kepala parah atau sakit kepala terus menerus
  • Demam tinggi
  •  Kaki terasa dingin
  • Sensitif terhadapa cahaya (menjadi pusing saat melihat cahaya)
  • Nafas cepat
  • Terdapat bintik-bintik merah. Namun ini tidak terjadi pada semua orang.
  • Kejang

Cara mengatasi meningitis ini cuma satu, yaitu segera bawa dan konsultasikan ke dokter. Karena meningitis ini memang harus segera ditangani dengan penanganan yang tepat.

Itulah tadi beberapa penyebab kepala pusing saat melihat cahaya. Semoga bermanfaat!

, ,