Sponsors Link

7 Penyebab Leher Tegang dan Sakit Kepala

Sponsors Link

Sakit kepala dan leher tegang ini adalah jenis sakit kepala yang sering terjadi di kalangan orang dan dianggap sebagai sakit kepala yang biasa. Pada penderita sakit kepala yang disertai dengan leher tegang ini biasanya ia akan merasakan sakit kepala terus menerus di kedua sisi kepalanya, adanya tekanan di belakang mata, dan juga otot – otot sekitar leher yang terasa tegang. Sakit kepala jenis ini biasanya berlangsung hingga 30 menit, dan ada yang terjadinya secara berkala, namun adapula yang setiap hari.

ads

Dan biasanya sakit kepala tegang ini disertai dengan tanda dan gejala sebagai berikut : rasa sakit kepala yang cenderung kronis, sakit kepala jenis ini biasanya dimulai dari bagian – bagian kepala atas depan yaitu tepatnya di bagian atas alis, dan rasa sakit kepala ini seperti adanya tekanan. Dan ada beberapa tanda dan gejala sakit kepala jenis ini yang membutuhkan penanganan dokter segera, yaitu jika, sakit kepala tersebut muncul secara tiba – tiba dan dengan nyeri yang hebat, atau bisa dikatakan sakit kepala berdenyut hebat, mual dan muntah, leher kaku, demam, kebingungan, lemas dan bicara sudah tidak jelas. Adapun penyebab leher tegang dan sakit kepala jenis ini adalah :

      1. Stres atau banyak pikiran

Penyebab sakit kepala jenis ini yang pertama yaitu adalah karena faktor stres atau banyaknya pikiran. Pada saat stres yang disebabkan karena banyaknya pikiran atau masalah yang tidak dapat diselesaikan, maka hormon kortisol pada tubuh akan meningkat secara drastis kadarnya, yang mana kortisol ini jika berlebih dalam tubuh, dapat merusak organ – organ dalam tubuh. Yang salah satu tanda nya adalah munculnya sakit kepala disertai leher tegang. Selain itu pada saat stres, otot – otot tubuh juga akan mengalami ketegangan.

      2. Kelelahan

Pada saat deadline dari kantor atau tempat kuliah menumpuk, seringkali Anda terlalu memforsir tubuh Anda untuk melakukan kerja keras sampai lupa akan istirahat. Hal ini tentunya sangat tidak disarankan. Karena tubuh Anda tetap perlu waktu istirahat. Dan jika hal ini terlalu sering dilakukan, maka akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun, yang akibatnya adalah tubuh Anda menjadi mudah terserang penyakit. Dan hal ini juga akan membuat munculnya sakit kepala serta otot – otot sekitar leher menjadi terasa kaku.

     3. Posisi tidur Anda yang kurang tepat

Seringkali pada beberapa orang merasakan sesaat setelah bangun tidur kepala terasa pusing dan juga leher tegang dan kaku sulit untuk digerakkan. Biasanya orang – orang menyebut ini dengan salah bantal. Hal ini sebenarnya terjadi saat Anda tidur pada posisi yang kurang tepat. Biasanya hal ini dapat diatasi dengan cara memijit daerah yang sakit dengan minyak gosok hangat.

      4. Adanya gangguan panik

Pada seseorang yang mengalami gangguan mudah panik, biasanya ia pada saat panik akan mengalami sakit kepala yang kemudian menjalar sampai pada tegang dan juga kaku pada leher. Hal tersebut berasal dari psikologisnya, sehingga seseorang ini menjadi mudah panik dalam menghadapi berbagai hal yang mungkin bisa dianggap sepele. Cobalah untuk merilekskan dan menenangkan diri, ikuti kelas yoga dan juga olahraga – olahraga lainnya.

      5. Jarang bergerak

Saat ini di Indonesia sedang diterapkan Germas yaitu gerakan masyarakat hidup sehat. Yang mana program ini mengajak kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan salah satu diantaranya adalah menjadi seseorang yang aktif bergerak setiap harinya. Disitulah kita mengetahui bahwa aktif bergerak memang merupakan suatu hal yang sangat penting dalam usaha menjaga kesehatan kita. Karena dengan aktif bergerak, aliran darah menjadi lancara dan lemak – lemak serta kalori pun akan mudah terbakar. Oleh karena itu, tidak heran pada orang yang malas bergerak, ia akan mengalami berbagai macam penyakit tertentu seperti, diabetes, obesitas, sakit kepala, leher tegang dan kaku dan sebagainya.

      6. Dehidrasi

Pada saat tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan maka akan berdampak pada timbulnya rasa sakit kepala, lemas, leher terasa kaku, bibir kering, dll. Hal tersebut terjadi karena pada saat dehidrasi, peredaran darah menjadi tidak lancar, sehingga hal inilah yang menyebabkan timbulnya sakit kepala dan leher kaku. Cara mengatasinya yaitu, jika Anda sudah mengalami dehidrasi cobalah untuk minum larutan oralit serta makanlah buah dan sauran yang banyak. Namun jika baru terdapat tanda dan gejala, maka cukupilah kebutuhan cairan Anda setiap harinya dengan minum air putih yang cukup dan juga tidak lupa untuk mengkonsumsi sayuran, dan juga buah.

      7. Adanya gangguan penyakit lainnya

Pada leher yang terasa tegang atau kaku dan juga kepala terasa pusing, bisa menandakan adanya suatu penyakit tertentu seperti kolesterol tinggi. Selain itu, pada kolesterol tinggi jua terdapat tanda yaitu pundak Anda terasa pegal dan berat. Cobalah cek secara berkala kolesterol Anda.

Itulah tadi beberapa penyebab leher tegang dan sakit kepala. Semoga bermanfaat!

, ,