Sponsors Link

6 Penyebab Penyakit Saraf Otak yang Perlu Diperhatikan

Sponsors Link

Kepala menjadi salah satu bagian tubuh yang sangat sensitif dan perlu untuk dijaga maupun dilindungi dari berbagai macam ancaman disekitar baik itu penyakit maupun gangguan fisik lainnya. Kondisi tersebut dikarenakan adanya bagian bagian kepala yang sangat penting dan vital perannya dalam mendukung setiap aktivitas maupun proses yang terjadi di dalam tubuh. Dampak atau resiko penyakit maupun gangguan fisik pada kepala dapat dikatakan lebih besar dibandingkan bagi keberlangsungan aktivitas manusia.

ads

Bagian bagian penting dari kepala yang dimaksud tersebut adalah mata sebagai indera penglihatan, hidung sebagai indera penciuman dan awal masuknya udara kedalam sistem pernafasan manusia, mulut sebagai alat pencernaan awal dimana terdapat lidah yang merupakan indera pengecap untuk merasakan berbagai macam rasa makanan, kuping atau telinga yang merupakan indera pendengara, serta yang paling utama adalah otak di dalam tengkorak sebagai pusat dari saraf maupun kendali tubuh.

Permasalahan pada kepala yang dapat dirasakan oleh manusia ada berbagai jenis sakit kepala tergantung penyebab dan gejala atau resikonya. Salah satu penyakit pada kepala yang dapat memberikan dampak berbahaya serta menyebabkan kesehatan terganggu adalah munculnya gangguan pada saraf kepala atau penyakit saraf otak. Untuk dapat mencegahnya terjadi maka setiap orang perlu memperhatikan penyebab penyakit saraf otak di kepala dalam penjelasan dan ulasan di bawah ini.

  1. Trauma fisik

Penyebab munculnya sakit pada saraf otak manusia yang pertama adalah karena adanya trauma kepala atau cedera di bagian kepala. Kondisi trauma fisik seperti benturan yang keras dan langsung mengenai bagian kepala tanpa adanya perlindungan apapun bukan hanya secara fisik akan menyebabkan munculnya kondisi luka berdarah maupun memar namun juga dapat menjadikan bagian saraf yang terkena trauma tersebut menjadi rusak. Rusaknya bagian saraf tertentu pada kepala tersebutlah yang menjadi pemicu terjadinya penyakit saraf otak dengan gejela atau akibat tertentu tergantung bagian saraf mana yang rusak.

  1. Keturunan seperti penyakit huntington

Penyebab sakit kepala yang berkaitan dengan penyakit saraf otak lainnya dipengaruhi oleh karena adanya faktor genetik dari keluarga dekat maupun jauh dalam satu garis keturunan. Kondisi gangguan saraf di otak akibat keturunan atau faktor genetik tersebut contohnya adalah penyakit huntington. Penyakit huntington merupakan penyakit turunan yang menyebabkan terjadinya kerusakan sel sel saraf di otak secara progesif. Penyakit hungtington tersebut dapat berdampak luas dalam mengakibatkan penderitanya kehilangan kemampuan fungsional seperti gerakan, pikiran, dan kejiwaan.

Penyakit hungtington sebagai salah satu contoh gangguan saraf otak yang disebabkan oleh faktor genetik biasanya baru akan menunjukan gejalanya saat penderita berusia 40 tahun atau bahkan bisa lebih dini maupun lebih tua lagi. Beberapa gejala munculnya penyakit hungtington diantaranya seperti hilangnya kemampuan sesorang untuk bergerak atau mengerakan anggota tubuhnya,  kehilangan kemampuan kognitif untuk berfikir, serta hilangnya kejiwaan secara perlahan yang diawali dengan kondisi mood tidak terkontrol.

  1. Rusak atau matinya sel saraf

Rusak dan matinya sel saraf juga menjadi salah satu penyebab munculnya kondisi penyakit saraf otak. Contoh gangguan atau penyakit yang terjadi akibat kerusakan sel saraf tersebut adalah penyakit alzheimer. Penyakit alzheimer meurpakan kondisi dimana penderita akan mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan prilaku secara bertahap. Penyakit alzheimer lebih banyak diderita oleh kaum lansia dengan usia diatas 65 tahun yang gejala awalnya adalah kondisi kehilangan kemampuan berfisik dan daya ingat yang berkembang semakin parah.

  1. Penyakit pada pembuluh darah otak

Penyakit pada pembuluh darah otak seperti stroke juga dapat menjadi salah satu penyebab penyakit saraf otak di kepala. Stroke dapat terjadi akibat terhambatnya aliran darah ke otak akibat pembuluh darah yang buntu atau terhalang dan karena pecahnya pembuluh darah. Tanpa adanya darah maka area atau bagian otak akan kekurangan oksigen maupun nutrisi yang dapat menyebabkan matinya bagian otak tertentu termasuk saraf sarafnya. Kondisi matinya bagian otak dan saraf tersebut yang menyebabkan penderita stroke akan mengalami kelumpuhan dan gangguan fungsi otak lainnya.

Sponsors Link

  1.  Kondisi epilepsi

Epilepsi adalah gangguan sistem sarag pusat akibat adanya pola aktivitas  listrik yang tidak normal. Kondisi epilepsi tersebut akan menyebabkan penderitanya mengalami keluhan kejang, kehilangan kesadaran, sertai perilaku yang tidak biasa. Kondisi epilepsi yang berkepanjangan dan tanpa adanya upaya pencegahan maupun tindakan mengatasinya dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada saraf. Penyebab munculnya penyakit epilepsi karena adanya kelainan pada saraf otak, ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak, stres, kelelahan, konsumsi obat tertentu, dan kondisi lain yang tidak dapat dijelaskan.

  1. Infeksi pada otak

Kondisi lain yang juga dapat menjadi penyebab munculnya penyakit pada saraf di otak adalah akibat dari infeksi yang terjadi pada otak maupun secara spesifik di bagian saragnya. Contoh penyakit infeksi yang dapat menyebabkan gangguan saraf adalah meningitis. Meningitis merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada meningen yakni selaput pembungkus otak dan saraf tulang belakang. Meningitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur yang menimbulkan pelemahan pada daya tahan tubuh. Penyakit meningitis seringkali sulit dikenali pada awal awal karena gejalanya sama dengan gejala flu yakni demam dan sakit kepala.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab penyakit saraf otak yang perlu diperhatikan oleh setiap orang. Kerusakan saraf pada otak tentu akan menyebabkan penderitanya secara spesifik mengalami gangguan terhadap fungsi dari otak tergantung dari bagian saraf mana yang mengalami gangguan atau kerusakan. Penanganan medis harus dilakukan untuk mengatasi masalah penyakit pada saraf otak tersebut.

, , , ,