Sponsors Link

Penyebab Pusing Setelah Menstruasi

Sponsors Link

Pusing merupakan salah satu kondisi atau jenis sakit kepala yang paling umum terjadi dan pernah dirasakan oleh banyak orang dan menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang dapat menganggu aktifitas sehari hari. Hal ini dikarenakan kondisi pusing sering menyebabkan orang butuh istirahat yang cukup untuk mengembalikan kondisinya kembali pada keadaan normal dan tentunya ketika pusing muncul, otak lebih sulit untuk diajak berfikir dalam setiap aktivitas yang dikerjakan tersebut.

ads

Selain menganggu aktivitas, kondisi pusing juga perlu diperhatikan oleh setiap orang karena keadaan tersebut dapat memberikan resiko berbahaya pada bagian bagian kepala yang peting bagi kehidupan manusia. Bagian atau organ tubuh yang penting pada bagian kepala tersebut diantaranya otak sebagai pusat sistem syaraf, mata sebagai indera penglihatan, kuping sebagai indera pendengaran, hidung sebagai indera penciuman, mulut sebagai awal dari masuknya makanan yang berguna sebagai penunjang nutrisi kehidupan.

Pusing atau sakit kepala dapat terjadi oleh berbagai macam penyebab yang mungkin bisa langsung diketahui dan mungkin bisa jadi sulit untuk diketahui penyebabnya. Kondisi pusing sendiri juga adanya yang kondisinya tidak berbahaya dan ada juga yang perlu diperhatikan sebagai salah satu tanda keadaan yang berbahaya pada tubuh. Dalam artikel ini, drsakitkepala.com akan menjelaskan salah satu kondisi yang menyebabkan munculnya pusing yakni menstruasi. Berikut ini beberapa penjelasan penyebab pusing setelah menstruasi yang perlu dipahami terutama pada wanita.

  1. Perubahan hormonal

Salah satu hal yang menjadi penyebab pusing saat dan beberapa saat setelah menstruasi adalah karena adanya perubahan hormonal dalam proses menstruasi dan beberapa saat setelahnya. Ketidakseimbangan hormon estrogen di dalam tubuh wanita menjadi salah satu penyebab utama berbagai macam gejala yang muncul pada saat menstruasi. Selain pusing, perubahan hormonal pada saat menstruasi dapat menyebabkan munculnya beberapa gejala lain seperti mual dan muntah, tubuh yang lemas hingga ingin pingsan, peningkatan nafsu makan, serta munculnya rasa dimana jantung menjadi berdebar debar seperti telah melakukan aktivitas yang sangat berat. Perubahan hormonal sering kali menjadi salah satu penyebab sering sakit kepala dan mual saat menstruasi.

  1. Munculnya rasa nyeri pada saat menstruasi

Nyeri yang muncul pada saat menstruasi di daerah rahim atau bawah perut ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab pusing setelah menstruasi. Kondisi nyeri yang sering kali disebut sebagai dilep tersebut dapat muncul pada beberapa orang dan tentunya menimbulkan sensasi rasa yang sangat sakit sehingga dapat juga menyebabkan munculnya nyeri pada kepala atau pusing.

  1. Kelelahan

Selama proses menstruasi, tubuh wanita akan mengalami berbagai macam perubahan fisik maupun mood yang umum terjadi. Kondisi perubahan tersebut dapat diperparah dengan keadaan kelelahan yang memang lebih mudah terjadi ketika menstruasi. Kondisi kelelahan ini menjadi salah satu hal yang memicu terjadinya pusing setelah proses menstruasi berlangsung dalam beberapa saat.

  1. Keluarnya darah saat menstruasi

Keluargnya darah saat menstruasi sebenar tidak dapat dijadikan salah satu penyebab utama munculnya pusing setelah menstruasi dikarenakan kondisi tersebut tidak berkolerasi secara langsung dengan keadaan tubuh kurang darah atau penurunan tekanan darah. Akan tetapi, banyaknya darah yang dikeluarkan oleh wanita pada saat menstruasi memang dapat memicu terjadinya kondisi pusing. Kehilangan banyak darah yang sangat extrim dari proses menstruasi juga pasti menjadi salah satu penyebab terjadinya pusing yang perlu diwaspadai.

  1. Penyebab lainya

Kondisi pusing yang dirasakan pada saat menstruasi mungkin sering disebabkan oleh kondisi dan perubahan pada proses menstruasi secara langsung. Akan tetapi kondisi pusing yang terjadi setelah menstruasi bisa jadi disebabkan oleh beberapa keadaan lainya. Berikut ini beberapa penyebab pusing setelah menstruasi diluar dari kondis selama proses menstruasi tersebut yang diantaranya seperti :

  • Kurangnya asupan makanan, kondisi pusing setelah menstruasi dapat disebabkan oleh keadaan kurangnya asupan makanan yang dapat terjadi akibat kondisi telat makan atau kurang makan. Kurangnya makanan pembentuk sel darah merah juga dapat menjadi pemicu terjadinya pusing.
  • Penyakit yang diderita, seseorang yang sudah memiliki riwayat penyakit penyebab pusing seperti vertigo, migrain, dan lain sebagainya dapat menjadi pemicu terjadinya keadaan pusing setelah menstruasi. Oleh karena itu, pusing setelah menstruasi dapat terjadi dikarenakan berbagai hal dan memang perlu dilakukan pemeriksaan yang lebih jelas untuk mengetahui penyebabnya.

Itulah beberapa penyebab pusing setelah menstruasi yang perlu diketahui oleh setiap wanita. Dari penjelasan diatas diketahui bahwa penyebab pusing yang terjadi setelah menstruasi sangat beragam dan tentu membutuhkan pemeriksaan yang lebih secara medis ketika kondisi semakin memburuk. Untuk mencegah dan mengatasi pusing tersebut dapat dilakukan dengan cara istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan yang sehat, menggunakan obat obatan anti nyeri, menjalani pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya, serta lebih banyak mengkonsumsi atau minum air putih.

, , ,