Sponsors Link

10 Penyebab Sakit Kepala Belakang yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Padatnya aktivitas ditambah berbagai tugas di kantor yang menumpuk tentu akan membuat seseorang menjadi sakit kepala. Sakit kepala yang datang bisa menyerang beberapa bagian seperti depan, atas, samping atau yang paling sering bagian belakang.

ads

Sakit kepala bagian belakang merupakan salah satu jenis sakit kepala yang umumnya menyerang kepala bagian belakang mulai dari pangkal leher, tengkuk sampai tengkorak bagian belakang. Penderita yang mengalami sakit kepala belakang umumnya akan merasa kepalanya seperti terbebani oleh sesuatu yang berat.

Jika sakit kepala atau yang dikenal dengan istilah cephalalgia tersebut hanya berlangsung selama beberapa menit, mungkin tidak akan terlalu mengganggu aktivitas Anda. Namun, apa jadinya jika sakit kepala belakang berlangsung lama? Tentu akan sangat menyulitkan Anda dalam beraktivitas.

Bila sudah terlanjur mengalami sakit kepala, maka berbagai pengobatan seperti beristirahat yang cukup, kompres dengan es sampai mengonsumsi obat-obatan khusus akan dilakukan. Namun ketimbang mengobati ada baiknya jika Anda mencegah timbulnya sakit kepala bagian belakang. Agar Anda dapat menghindari sakit kepala bagian belakang, berikut kami berikan 15 penyebab sakit kepala belakang yang harus Anda ketahui:

1. Tegang

Penyebab pertama dari sakit kepala bagian belakang adalah rasa tegang. Bukan kata sifat, tegang yang dimaksud di sini adalah kondisi dimana otot kaku dan tegang sehingga membuat kepala menjadi sakit.

Adapun hal-hal yang bisa membuat otot menjadi tegang yaitu stres, posisi tidur yang salah, serta kelelahan atau kurang tidur. Semua hal tersebut jika berlangsung dalam waktu yang lama dapat membuat otot Anda menjadi tegang sehingga menimbulkan sakit pada bagian belakang yang akhirnya memicu sakit kepala belakang.

Agar Anda terhindar dari hal ini, cobalah mengelola stres dengan bijak serta perhatikan posisi tidur supaya tubuh tetap rileks sehingga terhindar dari sakit kepala belakang

2. Oksipital Neuralgia

Tidak hanya dipicu oleh otot yang tegang, sakit kepala pada bagian belakang juga bisa disebabkan oleh kerusakan pada bagian saraf oksipital. Saraf oksipital merupakan saraf yang memegang peranan penting dalam membawa informasi bolak-balik antara tulang belakang sampai otak.

Sementara itu jika Anda terserang sakit kepala belakang akibat kerusakan saraf ini maka Anda akan merasakan sakit di sekitar belakang telinga, mata, dan kulit kepala. Untuk meredakannya, Anda bisa meminum obat anti inflamasi atau beristirahat sejenak.

3. Es Krim

Sekilas makanan yang satu ini nampak biasa saja dan tidak berbahaya. Namun nyatanya, sakit kepala belakang yang Anda rasakan bisa saja terjadi akibat konsumsi es krim. Biasanya setelah memakan es krim dalam waktu terlalu cepat dan jumlah banyak, kepala bagian belakang akan terasa sangat sakit seperti membeku. Tidak hanya berlaku untuk es krim, Anda juga bisa terserang sakit kepala belakang saat mengonsumsi makanan dingin lainnya seperti es batu, dan minuman dingin lainnya.

4. Sakit Kepala Kronis Harian

Penyebab selanjutnya dari sakit kepala bagian belakang adalah sakit kepala harian kronis. Sesuai dengan namanya, sakit kepala yang satu ini merupakan sakit kepala yang hampir dirasakan setiap hari. Disebut kronis karena sakit kepala berlangsung terus-menerus selama leboh dari 15 hari sampai beberapa bulan. Karena hal ini jugalah sakit kepala bisa menyebabkan bagian belakang kepala Anda terasa sakit.

Jika sakit kepala bagian belakang Anda diakibatkan oleh hal ini, maka segera temui dokter untuk mendapatkan pertolongan. Biasanya dokter akan memberikan penanganan berupa terapi fisioterapi dan obat antidepresan.

5. Basilar Skull Fracture

Basilar skull fracture atau fraktur tengkorak basilar merupakan cedera di bagian paling bawah tengkorak tempat dimana sumsum tulang belakang masuk. Ketika bagian tersebut cedera maka penderita biasanya akan mengalami sakit kepala yang sangat hebat. Jika sudah begini Anda harus mengunjungi dokter segera untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. Sementara itu seseorang yang menderita basilar skull fracture sendiri biasanya akan kehilangan indera penciuman, pendengaran dan mengalami gangguan penglihatan.

6. Sakit Kepala Cervicogenic

Sakit kepala belakang bisa juga diakibatkan oleh sakit kepala cervicogenic. Sakit kepala cervicogenic sendiri biasanya berawal karena sakit dari bagian leher, dimana otot-otot leher merasa tegang (myeogenic) atau karena disfungsi sendi tulang belakang (vertebrogenic).

Untuk penyebabnya sendiri, pada myeogenic biasanya diakibatkan oleh stres, postur tubuh yang kurang baik atau kelainan tulang belakang. Jika sakit kepala belakang Anda disebabkan oleh hal ini, jangan disepelekan dan segera temui dokter karena sakit ini berisiko untuk menyebar ke area belakang seperti punggung dan bahu.

7. Sakit Kepala Exertional

Penyebab selanjutnya dari sakit kepala belakang adalah sakit kepala exertional. Sakit kepala exertional sendiri biasanya diakibatkan oleh sakit seperti batuk yang mengencangkan otot perut sehingga menyebabkan kepala Anda sakit. Untuk penyebab sakit kepala belakang yang satu ini, rata-rata bisa menyerang selama 20 menit.

8. Ice-Pick Headache

Sakit kepala belakang juga bisa disebabkan oleh ice-pick headache. Sakit kepala tersebut akan terasa seperti kepala ditusuk-tusuk oleh pemecah es batu. Meskipun biasanya sakit kepala ini hanya berlangsung sebentar, namun rasa sakitnya tidak bisa Anda sepelekan.

9. Arteritris Temporal

Penyebab selanjutnya dari sakit kepala belakang adalah peradangan di bagian arteri besar atau yang dikenal juga dengan arteris temporal. Sakit pada bagian tersebut sebenarnya belum banyak diketahui penyebabnya, namun banyak ahli menduga bahwa rasa sakit timbulkan oleh respon imun.

Selain karena respon imun, sakit kepala bagian belakang yang disebabkan oleh peradangan arteri besar juga diduga terjadi pada orang-orang yang sering mengonsumsi antibiotik tertentu. Diduga beberapa jenis obat antibiotik yang biasanya diminum dapat memicu timbulnya rasa sakit kepala bagian belakang.

Di sisi lain, ternyata rasa sakit akibat peradangan bagian arteri besar tidak hanya menyebabkan sakit kepala belakang saja, namun juga kerap menimbulkan nyeri pada bagian rahang, gangguan penglihatan serta nyeri otot

10. Benturan

Penyebab sakit kepala belakang yang satu ini jelas adanya. Yup, saat seseorang terjatuh, mengalami benturan atau terpukul oleh benda tumpul di bagian belakang, perasaan pertama yang seringkali dirasakan adalah rasa sakit kepala di bagian belakang.

Rasa sakit tersebut bisa muncul akibat terjadi trauma pada kepala. Selain rasa sakit, bagian kepala belakang yang sering (sengaja/tidak) terkena benturan biasanya akan membawa efek samping lain seperti pusing, mual sampai muntah, pandangan kabur, dan linglung/bingung.

Jika Anda pernah mengalami benturan pada kepala, ada baiknya segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pertolongan segera. Apapun alasannya, jangan pernah menganggap sepele masalah ini karena kepala adalah bagian yang sangat penting untuk melindungi otak Anda.

Dikhawatirkan, tidak hanya sakit kepala biasa, Anda bisa saja mengalami gegar otak. Jadi sakit kepala belakang setelah terkena benturan bisa menjadi cara tubuh untuk berkomunikasi dengan Anda apabila ada yang salah. Bila diperlukan, maka Anda juga bisa melakukan CT Scan untuk memastikan otak baik-baik saja.

, ,