Sponsors Link

Perbedaan Sakit Kepala Biasa dengan Meningitis

Sponsors Link

Seperti telah kita ketahui, bahwa sakit kepala itu banyak jenisnya, dan perbedaan tersebut berdasarkan penyebab sakit kepala tersebut. Dan berdasarkan penyebabnya sakit kepala dibagi menjadi dua yaitu, sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Jika sakit kepala primer itu biasanya sakit kepala yang berasal dari penyebab seperti ketegangan otot, terlambat makan, kurangnya waktu tidur dan sejenisnya. Beda dengan sakit kepala sekunder, yang mana penyebabnya yaitu, karena adanya suatu penyakit tertentu, seperti flu, infeksi pada telinga, masalah pada gigi, meningitis dan yang sejenisnya. Disini akan kita bahas perbedaan sakit kepala biasa dengan meningitis.

ads

Banyak orang yang terbiasa menyepelekan adanya sakit kepala karena sudah biasa terjadi. Padahal sakit kepala itu banyak sekali macam dan jenis sakit kepala, yang mana jika sakit kepala tersebut termasuk sakit kepala yang serius jika dibiarkan, akan berdampak pada penyakit yang serius juga bahkan kematian. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui beberapa gejala dari sakit kepala. Seperti dari nyeri sakit kepala yang biasa, sampai sakit kepala berdenyut dan sakit kepala terus menerus, itu bisa menjadi jenis sakit kepala yang berbeda pula.

Perbedaan sakit kepala biasa dengan meningitis

Jika kita mengalami sakit kepala biasa, biasanya sakit kepala ini memiliki ciri seperti rasa nyeri yang ringan dan rasa sakitnya pun tidak terlalu lama, sehingga bagi penderitanya biasanya masih bisa melakukan aktifitas sehari – hari. Sakit kepala biasa tersebut, biasanya yang menjadi penyebabnya yaitu, karena terlalu lama berada di depan layar laptop atau hp, kurang tidur, habis terpapar panas yang menyengat, salah mengkonsumsi makanan tertentu, dan berbagai penyebab keseharian lainnya.

Namun berbeda dengan meningitis, pada meningitis ini sakit kepala cenderung lebih serius dan harus segera dibawa ke dokter, jika kita sudah mengetahui tanda – tanda nya. Meningitis ini sendiri adalah suatu kondisi dimana terjadinya peradangan atau infeksi pada selaput pelindung otak. Yang mana hal tersebut dapat menyebabkan rusaknya saraf dan sistem pada otak. Dan adapun tanda dan gejala dari meningitis ini yaitu :

  • Sakit kepala yang parah
  • Timbulnya muntah – muntah
  • Adanya kekakuan pada leher
  • Demam tinggi mencapai 38 derajat celcius bahkan lebih
  • Kaki dan tangan terasa dingin
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Nafas lebih cepat
  • Adanya ruam pada kulit berupa munculnya bintik – bintik merah yang tersebar di seluruh tubuh, namun tanda satu ini biasanya tidak terjadi pada semua penderita.
  • Kejang

Dan secara umum, meningitis ini terdapat lima jenis, yaitu

  • Meningitis bakterialis

Dimana pada meningitis jenis ini yang menjadi penyebabnya yaitu bakteri dan hati – hati, ia juga dapat menyebar melalui kontak jarak dekat. Biasanya penderita meningitis jenis ini yaitu anak bayi di bawah umur satu tahun. Dan meningitis jenis ini harus segera ditangani, karena jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kerusakan pada otak yang cukup parah.

  • Meningitis virus

Pada meningitis virus ini memiliki gejala yang hampir sama dengan gejala flu. Dan penyebabnya adalah sebuah virus yang menyebarnya melalui bersin, batuk juga lingkungan yang kurang higienis. Yang mana meningitis virus ini, biasa terjadi pada anak usia di bawah lima tahun dan orang yang memiliki kekebalan tubuh yang sedang lemah.

  • Meningitis jamur

Gejala seseorang terkena meningitis jamur ini, ia akan sensitif terhadap cahaya dan menimbulkan efek kebingungan. Hal ini penyebabnya adalah, adanya penyebaran jamur di sumsum tulang belakang. Beberapa tipe orang yang rentan terkena meningitis jenis ini yaitu, orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang terganggu atau melemah.

  • Meningitis parasit

Meningitis parasit ini biasanya disebabkan oleh adanya parasit yang masuk ke dalam tubuh, dan ia biasanya masuk melalui hidung. Dan jenis amuba yang menjadi penyebab meningitis parasit ini yaitu Naegleria fowleri. Yang biasanya terdapat di danau, sungai air tawar bersuhu hangat, kolam renang yang tidak terawat, pemanas air dan aumber air panas bumi.

  • Meningitis non infeksi

Pada meningitis non infeksi ini tidak menular dan memiliki faktor penyebab yang lebih dari satu faktor. Yang mempunyai tanda dan gejala mirip dengan jenis meningitis lainnya.

Itulah tadi perbedaan sakit kepala biasa dengan meningitis. Yang mana pada meningitis, penderita harus dibawa ke dokter secepatnya, karena menunda penanganan akan meningkatkan resiko pada kematian yang lebih tinggi. Terutama jika tanda dan gejala meningitis terjadi pada anak yang masih memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Namun, jika dilakukan penanganan dengan segera, penderita meningitis ini akan membaik dalam seminggu. Dan jangan lupa untuk selalu menerapkan pola makan sehat dan juga gaya hidup yang sehat, sebagai langkah awal mencegah terjadinya sakit kepala tertentu yang tidak diinginkan.

, ,