Sponsors Link

Perbedaan Sakit Kepala Primer dan Sekunder yang Penting untuk Diketahui

Sponsors Link

Sakit kepala merupakan sesuatu yang sering dialami oleh banyak orang, dan jika tidak ditangani tentunya akan mengganggu aktifitas Anda. Pada dasarnya jenis sakit kepala ini memiliki berbagai macam jenisnya, dan hal tersebut dapat diketahui berdasarkan dari penyebab sakit kepala tersebut. Sedangkan berdasarkan penyebab sakit kepala, dibedakan menjadi dua macam, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Nah, disini akan kita bahas, Apasih perbedaan sakit kepala primer dan sekunder?

ads

Sakit kepala primer

Kalau pada sakit kepala primer, sakit kepala tersebut biasanya yang menjadi penyebabnya adalah bagian – bagian kepala itu sendiri yang sensitif terhadap reaksi tertentu atau terhadap rasa sakit. Dan diantara gangguan tersebut yaitu, terjadinya gangguan pada otot leher sampai ke kepala, gangguan pada pembuluh darah, adanya gangguan pada aliran darah, dan yang lainnya. Berikut di bawah ini beberapa contoh jenis sakit kepala primer :

  • Sakit kepala tegang. Sakit kepala tegang ini biasa terjadi karena stres, terlalu lama duduk atau berdiri pada posisi yang salah, terlalu lama menatap layar komputer atau gadget, kurang tidur, dehidrasi, terlambat makan, atau yang lainnya. Dan biasanya pada sakit kepala tipe ini, orang yang mengalaminya akan merasakan kepala terasa sangat berat, terasa diikat atau dililit sesuatu dan sakit kepala terus menerus kadang suka terjadi.
  • Migrain. Pada penderita migrain, ia akan merasakan sakit kepala yang hanya terasa di satu sisi kepala atau biasa disebut dengan sakit kepala sebelah. Dan biasanya yang menjadi penyebabnya adalah terjadinya perubahan hormonal. Yang ditandai dengan, sakit kepala sebelah, baik itu sakit kepala biasa sampai sakit kepala berdenyut hebat, mual, sensitif terhadap cahaya dan juga suara.
  • Sakit kepala cluster. Pada seseorang yang mengalami sakit kepala cluster ini, ia akan merasakan sakit kepala yang hebat yang menyebar sampai ke salah satu mata. Dan biasanya dapat terjadi sekitar satu atau dua bulan. Dan pada penderitanya disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Sakit kepala primer ini semuanya dapat terjadi karena disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat serta gaya hidup yang tidak terpantau dengan baik, seperti jarang berolahraga, sering begadang, melewati waktu makan, dan yang lainnya.

Sakit kepala sekunder

Sedangkan pada sakit kepala sekunder ini adalah sakit kepala yang biasanya terjadi karena adanya suatu penyakit tertentu. Dan berikut di bawah ini beberapa penyebab sakit kepala sekunder :

  • Flu
  • Sinusitis
  • Adanya masalah pada gigi
  • Adanya infeksi telinga
  • Mengkonsumsi msg secara berlebih
  • Penggunaan penutup kepala atau aksesoris kepala yang terlalu ketat, seperti helm, bandana dan lain sebagainya.
  • Adanya masalah pada mata
  • Adanya penyumbatan pembuluh darah di otak
  • Gegar otak
  • Neuralgia trigeminal
  • Keracunan karbon monoksida
  • Meningitis

Dan sakit kepala sekunder ini dibagi lagi menjadi 3 macam :

  • Sakit kepala rebound, yang mana sakit kepala ini disebabkan oleh terlalu seringnya mengkonsumsi obat pereda nyeri.
  • Sakit kepala spinal, yaitu sakit kepala yang penyebabnya yaitu, karena kurangnya cairan serebrospinal. Biasanya ini terjadi setelah anastesi dan trauma.
  • Sakit kepala thunderclap, ini adalah sakit kepala yang cukup parah karena bisa saja menjadi penyebab dari terjadinya perdarahan di otak. Dan sakit kepala jenis ini terjadinya secara tiba – tiba.

Itulah tadi beberapa perbedaan dari sakit kepala primer dan sekunder. Yang mana pada kedua sakit kepala tersebut umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat serta pola makan yang tidak dijaga. Oleh karena itu, sebisa mungkin kita konsisten terhadap pola makan sehat, seperti mengurangi goreng – gorengan serta makan – makanan dan minuman yang manis. Selain itu juga jangan lupa untuk rutin berolahraga, menghindari stres, istirahat dan tidur cukup, serta menghindari diri dari rokok dan juga alkohol Dan di bawah ini beberapa tanda dan gejala yang mengharuskan Anda memeriksa sakit kepala Anda ke dokter :

  1. Jika Anda sudah memberikan obat, namun sakit kepala tidak kunjung sembuh.
  2. Sakit kepala yang sangat parah, mengganggu aktifitas harian Anda.
  3. Sakit kepala yang disertai dengan muntah terus menerus
  4. Sakit kepala yang disertai dengan mimisan
  5. Sakit kepala yang disertai kejang
  6. Bicara sudah tidak jelas. Hal ini biasanya menandakan adanya sakit kepala yang disertai dengan adanya gangguan pada saraf.
  7. Demam tinggi. Pada saat terjadi demam tinggi, ini tidak boleh dibiarkan berlama – lama, karena demam tinggi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan saraf otak.

Demikianlah penjelasan dari saya mengenai perbedaan sakit kepala primer dan sekunder. Semoga bermanfaat!

, , ,