Sponsors Link

Penyebab Pusing Dan Ngantuk Setelah Makan Serta Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Setiap orang tentu pernah merasakah salah satu jenis sakit kepala yang paling umum terjadi yakni pusing. Pusing merupakan kondisi dimana bagian kepala mengalami nyeri atau sakit yang tentunya cukup menganggu. Kondisi pusing pasti akan dirasakan sebagai suatu keadaan yang dapat menganggu kesehatan dan memberikan efek buruk terhadap kinerja otak sebagai bagian bagian kepala yang penting dan tentunya dapat menyebabkan aktivitas seseorang menjadi terhambat.

ads

Kondisi pusing sebagai salah satu penurunan kesehatan merupakan hal yang sebenarnya dapat terjadi pada setiap individu dan bukanlah sebuah penyakit. Pusing merupakan gejala penurunan kesehatan pada seseorang yang biasanya dipicu oleh kondisi kondisi tertentu dari yang ringan maupun kondisi yang berat. Pusing tidak dapat diremehkan selain karena dampaknya yang dapat menganggu juga karena adanya resiko permasalahan serius yang dapat memicu terjadinya gejala pusing atau sakit kepala.

Salah satu pemicu kondisi pusing pada seseorang yang mungkin jika tidak dipahami cukup remeh yakni aktivtias makan. Seseorang terkadang dapat mengalami kondisi pusing baik disertai dengan rasa kantuk atau tidak setelah makan yang sebenarnya dapat terjadi karena penyebab tertentu. Berikut ini penjelasan mengenai penyebab pusing dan ngantuk setelah makan dan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Sebelum membahas mengenai cara cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi pusing pada daerah kepala maka langkah awal adalah mengetahui penyebab dari kondisi pusing setelah makan tersebut. Dengan mengetahui penyebabnya maka proses pengatasan kondisi pusing tersebut akan berlangsung lebih baik serta efektif. Berikut ini beberapa penyebab munculnya kondisi pusing dan ngantuk setelah makan yang perlu diperhatikan.

  1. Hipoglikemia

Penyebab pertama yang dapat menjadikan seseorang pusing disertai ngantuk setelah makan adalah karena kondisi hipoglikemia. Hipoglikemia merupakan keadaan dimana terjadi kondisi kadar gula darah yang rendah dibawah batas normalnya. Hipoglikemia merupakan kebalikan dari hiperglikemia yang merupakan pemicu penyakit diabetes. Hiplogikemia setelah makan dipicu oleh konsumsi karbohidrat yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan insulin terbentuk lebih banyak untuk memetabolismenya. Konsumsi insulin yang cukup banyak tersebut akan menimbulkan kurangnya kadar gula darah yang memicu terjadinya gejala pusing disertai kantuk.

  1. Reaksi Alergi

Pusing setelah makan dapat terjadi karena adanya reaksi alergi yang disebabkan oleh alergen atau makanan pemicu alergi tertentu yang dikonsumsi. Kondisi reaksi alergi tersebut juga akan terjadi dengan beberapa gejala lainnya seperti ruam kulit, gatal gatal, sesak nafas, dan lain sebagainya. Reaksi alergi setelah makan lebih banyak terjadi pada mereka yang memang sudah memiliki riwayat alergi sebelumnya.

  1. Makan terlalu banyak

Penyebab lainnya yang juga menjadikan kondisi pusing dan ngantuk setelah makan terjadi adalah karena banyaknya makanan yang dikonsumsi menyebabkan kekenyangan yang berlebihan. Kondisi kekenyangan yang berlebihan tersebut akan menjadikan seseorang lebih merasa kantuk serta memicu terjadinya kondisi pusing. Selain jumlah makanan yang terlalu banyak, sesorang yang langsung berbaring setelah makan kenyang juga dapat memicu terjadinya pusing.

  1. Migrain

Migrain merupakan salah satu kondisi jenis sakit kepala yang akan terjadi berkepanjangan. Jenis jenis migrain tertentu ternyata dapat juga terjadi setelah makan terutama karena dipicu oleh kondisi makanan yang dapat menyebabkan migrain. Beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan migrain tersebut diantaranya seperti yogurt, keju, dan krim asam, serta beberapa jenis makanan lainnya. Migrain ditandai dengan munculnya sakit kepala atau pusing yang terpusat pada salah satu sisi kepala saja baik itu kiri ataupun kanan.

  1. Hipertensi

Penyebab lainnya yang menjadikan seseorang akan mengalami kondisi pusing setelah makan adalah karena dipicu hipertensi atau tingginya tekanan darah. HIpertensi tersebut terjadi karena konsumsi makanan dengan kandungan sodium yang tinggi. Salah satu gejala hipertensi adalah pusing dan bisa jadi juga menyebabkan seseorang akan mudah merasakan kantuk,

Itulah beberapa penyebab yang dapat menjadikan munculnya pusing dan ngantuk setelah makan yang perlu diperhaitkan dengan baik. Memahami dan memastikan penyebab penyebab yang disebutkan diatas menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan dalam mengatasi permasalahan pusing dan kantuk setelah makan tersebut. Untuk membantu mengatasi kondisi sakit kepala tersebut, berikut ini beberapa cara mengatasi pusing dan ngantuk setelah makan yang diantaranya seperti :

  1.  Jangan menambah makanan lagi

Hal pertama yang harus dilakukan ketika muncul pusing setelah makan adalah dengan tidak mengkonsumsi makanan lagi karena disinyalir kekenyangan menjadi penyebab munculnya kondisi bermasalah tersebut. Tidak lagi menambahkan makanan yang sama juga bertujuan mengurangi reaksi yang ada dari bahan makanan yang bisa jadi memicu beberapa penyebab pusing setelah makan.

  1. Istirahat

Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi pusing dan ngantuk setelah makan adalah dengan beristirahat. Istirahat dapat membantu memberikan kesempatan pada sistem pertahanan tubuh untuk mengaasi sakit kepala atau pusing yang muncul secara mandiri dari dalam tubuh sendiri. Istirahat dengan tidur yang benar juga dapat membantu menghilangkan kantuk.

  1. Konsumsi obat pereda pusing

Langkah selanjunya yang dapat dilakukan jika pusing dan ngantuk setelah makan terjadi salah dengan konsumsi obat pereda pusing atau nyeri. Jenis obat pereda sakit kepala yang dapat digunakan diantaranya seperti paracetamol, antalgin sebagai obat sakit kepala yang aman untuk penderita hipertensi, dan asam mefenamat.

  1.  Minum air putih yang banyak

Cara selanjutnya yang juga dapat dilakukan dalam mengatasi kondisi pusing serta ngantuk adalah dengan konsumsi air putih yang banyak. Air putih bagi tubuh sangat berguna selain sebagai hidrasi juga dapat membantu meluruhkan beberapa senyawa berbahaya penyebab pusing dan kantuk setelah makan. Selain konsumsi air putih yang banyak, mengerakan tubuh atau beratifitas dan tidak malas malasan juga dapat mencegah terjadinya pusing maupun ngantuk setelah makan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab kondisi pusing dan rasa ngantuk yang muncul setelah makan dan cara cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi keadaan tersebut sesuai dengan penyebabnya.

, , ,