Sponsors Link

Pengaruh dan Efek Radiasi Komputer Terhadap Otak

Sponsors Link

Tanpa disadari, sebenarnya ada banyak hal yang di sekeliling kehidupan yang dapat mengeluarkan radiasi. Mulai dari sinar matahari bahkan hingga barang-barang elektronik yang digunakan sehari hari. Namun perlu anda ketahui, tak semua radiasi sebenarnya membahayakan manusia. Dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini, radiasi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manusia, misalnya saja mengobati kanker. Namun tetap saja, penting bagi kita untuk berhati-hati kepada paparan radiasi, karena paparan radiasi yang cukup kuat bisa membahayakan kesehatan. Misalnya saja seperti penggunaan laptop/komputer.

ads

Banyak orang yang tidak menyadari jika komputer atau laptop juga bisa menghasilkan radiasi. Apalagi kini banyak orang yang menggunakan komputer atau laptop terlalu dekat, bahkan tak jarang hingga meletakkannya diatas paha. Ini artinya tidak ada jarak antara komputer/laptop dan tubuh. Bukankah berarti jika ini memiliki resiko yang lebih berbahaya? Bahkan banyak pula ahli yang berpendapat jika radiasi komputer berdampak pada otak bahkan bisa beresiko kanker otak.

Banyak orang yang terkadang lupa jika laptop/komputer hingga smartphone sekalipun yang sehari hari digunakan dapat mengeluarkan radiasi. Perlu diketahui jika semua alat-alat elektronik dapat mengeluarkan sejenis medan elektromagnetik atau EMF (Electromagnetic field) yang merupakan jenis dari radiasi. Dr. Setiajid Yang, seorang ahli kesehatan menjelaskan jika seseorang bekerja dan berhadapan langsung dengan komputer selama 12 jam dalam sehari, apalagi jika tidak ada perlindungan filter anti radiasi di monitor komputer maka menyebabkan radasi yang berasal dari monitor komputer bisa berakibat pada sakit kepala dan mata terasa sakit, merah, dan perih. Hal ini karena monitor komputer mampu menghasilkan radiasi radiasi sinar X, radiasi elektrono magnetik, dan ultraviolet. Menurut Dr.Setiadjit Yang, batas dari medan elektromagentik yang dapat diterima oleh tubuh manusia hanya sekitar 2.5 miliGauss. Sedangkan laptop dapat mengeluarkan radiasi hingga lebih 150 mG ketika digunakan. Dan apalagi digunakan setiap harinya, tentu saja ini akan berakibat buruk untuk jangka panjang.

Efek Radiasi Komputer

Untuk saat ini, kemungkinan jika efek radiasi penggunaan komputer hingga dapat menyebabkan kanker otak memang belum ada peneltiian yang sah. Tentunya migrain berbeda dengan kanker otak, anda bisa mempelajari perbedaan migrain dan kanker otak. Namun yang dapat dipastikan adalah ada berbagai gangguan kesehatan yang dapat dirasakan dari penggunaan barang-barang elektronik, seperti komputer, laptop, dan smartphone dalam kehidupan sehari hari.

Pengaruh Jangka Pendek

Ada beberapa efek radiasi komputer untuk jangka pendek, antara lain adalah:

  • Mata lelah dan berair
  • Karena mata terlalu lama bekerja di depan komputer bisa menyebabkan berpengaruh pada produktivitas hormon melatonin
  • Produksi melatonin yang berkurang bisa menimbulkan berbagai keluhan, termasuk penyebab sakit kepala berkepanjangan dan berpindah-pindah.
  • Keletihan dan insomnia.
  • Asthenopia, kondisi dimana pupil mata lambat bereaksi pada cahaya

Pengaruh Jangka Panjang

  • Menyebabkan katarak, gangguan penglihatan yang disebabkan kekeruhan di lensa mata. Katarak sangat erat kaitannya dengan radiasi sinar ultraviolet dan proses menua
  • Dermatitis, yang terjadi pada wajah dan menjadi salah satu gangguan kesehatan yang disebabkan radiasi VDU secara langsung. Hal ini mengakibatkan munculnya kemerahan di wajah.
  • Menyebabkan iritasi di kulit karena bagian tubuh seperti wajah dan mata sering langsung berhadapan dengan layar monitor.
  • Epilepsi dan cacat bawaan yang dapat terjadi pada anak, namun hingga kini belum ditemukan bukti pasti jika Radiasi sinar ultraviolet dapat menyebabkan hal tersebut
  • Gangguan seksual, dalam hal ini yang dimaksud adalah dapat mengurangi tingkat kesuburan baik wanita maupun pria

Pengaruh Radiasi Komputer Terhadap Otak

Untuk saat ini kemungkinan radiasi penggunaan komputer berdampak pada kesehatan hingga kankerotak memang masih belum menjadi kepastian yang sah. Hingga saat ini belum terdapat peneltiian dari sisi medis yang menunjukkan efek radiasi yang disebabkan penggunaan barang-barang elektronik tersebut. Yang dapat menimbulkan efek bagi kesehatan biasanya dikarenakan paparan radiasi sinar X. Sedangkan untuk penggunaan barang-barang seperti handphone, modem, ataupun laptop tidak menjadi bagian radiasi sinar X.

Namun pada beberapa penelitian memaparkan berbagai radiasi elektromagnetik yang berlebihan, termasuk ketika menggunakan komputer bisa memicu gangguan kesehatan otak. Oleh karena itu, penggunaan barang-barang elektronik yang memiliki radiasi elektromagnetik besar perlu dibatasi. Ahmad Yanuar, Dokter spesialis syaraf Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo menjelaskan dalam seminar “Komunikasi Digital dan Kesehatan” jika partikel tubuh manusia akan panas ketika terpapar radiasi elektromagnetik. Semakin besar gelombangnya, maka partikel akan kian panas.

Hasil penelitian di Finlandia pada tahun 2014 menjelaskan jika orang yang mengalami paparan radiasi elektromagentik yang berlebihan dapat beresiko tinggi terkena kanker otak glioma. Namun hal ini dibutuhkan riset lebih lanjut karena penelitian ini dilakukan dalam bentuk wawancara terhadap penderita kanker glioma serta bukan penderita. Kesimpulan riset ini adalah mereka yang terus menerus mengalami paparan radiasi elektromagnetik hingga 10-25 tahun memiliki resiko tinggi terkena kanker glioman. Namun pada penelitian tersebut, tidak semua orang mengingat seberapa seringnya mereka terkena paparan radiasi elektromagnetik.

Untuk mengurangi dampak radiasi dari penggunaan komputer dan lainnya. Maka pembatasan penggunaan harian perlu dilakukan. Selain itu, atur jarak antara tubuh dan komputer dan gunakan saat dibutuhkan saja. Anda juga bisa melindungi diri dengan mengkonsumsi makanan-makanah sehat, terutama yang mengandung vitamin A. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk anda.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Kesehatan