Sponsors Link

6 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang dan Terasa Panas

Sponsors Link

Sakit kepala bagian belakang yang disertai dengan rasa panas merupakan jenis sakit kepala yang banyak diderita oleh orang. Namun, meskipun gejalanya sama biasanya gejala lain penyertanya membuat sakit kepala ini menjadi punya kasus yang berbeda Ada yang bisa diobati atau bisa sembuh dengan perawatan sendiri di rumah, namun ada pula yang memerlukan penanganan khusus dari dokter ahli.

ads

Pada keadaan sakit kepala bagian belakang yang disertai rasa panas ini, biasanya juga dipicu oleh adanya kadar asam urat, gula darah serta kolesterol yang tinggi. Sehingga hal tersebut jika dibiarkan begitu saja, tentu akan mengganggu aktifitas dan juga kenyamanan Anda. Efek sakit kepala bagian belakang ini jika dibiarkan juga akan menyebabkan komplikasi dari penyakit tertentu. Oleh karena itu, kita harus mengetahui terlebih dahulu penyebab sakit kepala bagian belakang yang terasa panas tersebut, agar dapat ditangani secepatnya dan dengan cara yang tepat pula. Berikut beberapa penyebab sakit kepala bagian belakang dan terasa panas :

      1. Gangguan tulang belakang

Jika terjadi gangguan pada tulang belakang Anda maka hal tersebut dapat menyebabkan kekakuan pada tulang bagian belakang Anda, yang kemudian berefek pada timbulnya rasa panas pada kepala bagian belakang Anda. Otot-otot tulang belakang yang tegang ini jika dibiarkan begitu saja tidak diobati akan memberikan rasa tidak nyaman pada Anda, karena menimbulkan efek sakit kepala dan terasa panas. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan, Anda dapat mengompresnya dengan air panas dan dingin, kemudian cara menghilangkan sakit kepala dengan pijatan, memberikan pijatan pada seluruh bagian kepala dan tubuh bagian belakang. Karena hal tersebut dapat memberikan efek rileks pada otot-otot tulang belakang Anda yang kaku.Jika tak kunjung reda maka Anda perlu memeriksakannya ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

      2. Ketegangan pada otot

Kondisi ketegangan pada otot ini biasanya disebabkan oleh posisi duduk dan tidur yang salah, stres, dan kurang istirahat. Biasanya ketegangan pada otot ini akan disertai dengan sakit kepala dan rasa kaku dan panas pada otot leher dan juga pundak. Anda dapat melakukan olahraga dengan menggerakkan kepala danleher untuk mengatasinya. Selain itu kompres dan juga pijatan juga dapat membantu menghilangkan ketegangan pada otot tersebut.

      3. Aktifitas fisik yang terlampau berat

Aktifitas fisik seseorang yang terlampau berat, akan menyebabkan kekakuan bahkan nyeri pada otot, yang akhirnya akan menimbukan sakit kepala bagian belakang yang disertai rasa panas. Oleh karena itu, cobalah untuk melakukan aktifitas apapun sewajarnya sesuai kemampuan Anda dan mengurangi aktifitas fisik yang terlalu berat.

      4. Migrain 

Pada migrain yang cukup berat, iya akan menjalar sampai ke seluruh kepala sampai leher. Sehingga dapat memicu timbulnya sakit kepala bagian belakang dan terasa panas. Cobalah untuk beristirahat di tempat yang gelap dan coba untuk menenangkan serta mengistirahatkan pikiran serta tubuh Anda, hal ini dapat membantu mengurangi migrain Anda.

      5. Neuralgia oksipital

Penyebab sakit kepala yang disertai rasa panas selanjutnya yaitu, neuralgia oksipital. Yaitu suatu keadaan dimana terjadinya peradangan pada saraf oksipital yaitu saraf yang terletak di atas sum-sum tulang belakang hingga dasar leher. Dan penyebab dari kondisi neuralgia oksipital ini yaitu, terjadinya cedera pada leher dan juga kepala atau bisa juga disebabkan karena ketegangan kronis pada leher dan kepala.

Gejala dan ciri-cirinya yaitu, adanya rasa nyeri dan rasa panas seperti tersengat listrik pada bagian kepala hingga leher, kulit kepala lebih lembut, meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya, rasa sakit di bagian belakang mata, leher terasa sakit dan kaku saat digerakkan, sakit kepala sebagian atau seluruhnya. Pada kondisi neuralgia oksipital ini, seseorang tidak boeh menganggap remeh karena ia akan berdampak pada resiko penyakit yang lebih serius.

Beberapa penanganan yang dapat Anda lakukan dalam menangani kondisi ini yaitu, dengan menerapkan pola makan serta gaya hidup sehat, memberikan pijatan pada daerah kepala serta bagian belakang sampai leher, melakukan yoga atau meditasi, istirahat yang cukup serta jauhi begadang, dan jika cara-cara tersebut tak kunjung menghilangkan sakit kepala neuralgia Anda, maka disarankan bagi Anda, untuk segera ke dokter.

      6. Tortikolis

Tortikolis ini adalah gangguan yang terjadi pada otot leher, yang memiliki gejala sebagai berikut, kekakuan pada otot leher, gerak leher terbatas, sakit kepala, nyeri dan terasa panas pada leher, otot leher bengkak, dan tremor kepala. Biasanya yang menjadi penyebab tortikolis ini adalah trauma dan infeksi. Untuk pengobatannya Anda dianjurkan untuk mengkonsultasikannya langsung ke dokter.

Itulah tadi berbagai penyebab sakit kepala bagian belakang dan terasa panas. Semoga bermanfaat!

, ,