Sponsors Link

Sakit Kepala Cervicogenic: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Masyarakat awam cenderung menganggap hanya ada satu jenis sakit kepala, dimana rasa sakit kepala adalah keadaan dimana kepala terasa pusing. Tetapi, ada satu jenis sakit kepala yang akan dibahas dengan rinci pada artikel ini, yaitu cervicogenic. Apa sih sebenarnya sakit kepala cervicogenic itu?

ads

Cervicogenic, atau yang masyarakat umum lebih kenal dengan sebutan migrain. Ada juga yang menyebabkan bahwa Cervicogenic adalah sakit kepala belakang. Tapi sebenarnya kedua pengertian tersebut saling berkaitan satu sama lain. Jenis sakit kepala tersebut disebabkan oleh keadaan atau posisi dari leher. Yang kemudian penderita akan merasakan rasa sakit kepala pada bagian kiri atau kanan kepala saja (sebagian).

Baca juga: Penyebab Sakit Kepala Berlebihan.

Sakit kepala ini ternyata juga ada prosesnya, tidak secara langsung migrain tersebut bisa terjadi pada seseorang. Semua dimulai dari leher bagian belakang yang sakit, kemudian naik ke kepala bagian belakang, menjalar ke kepala bagian samping, hingga kemudian mencapai ke kepala bagian depan pada mata. Maka dari itu, kenapa cervicogenic juga disebut dengan migrain. Pusing yang dirasakan juga berangsur-angsur, mulai dari pusing yang terasa beberapa saat, hingga rasa sakit kepala yang berkepanjangan.

Penyebab

Kemudian, apa penyebab dari cervicogenic? Penyebab dari cervicogenic harus diketahui oleh Anda sehingga nantinya Anda bisa terhindar dari sakit kepala ini. Penulis akan memberikan beberapa hal sederhana yang berkaitan dengan penyebab cervicogenic. Seperti yang telah dibahas diawal bahwa sakit kepala cervicogenic berawal dari leher. Nah, bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

  • Posisi Tidur

Saking enaknya tidur Anda seringkali tidak sadar bahwa posisi leher Anda salah. Ketika menggunakan bantal saat tidur, kepala Anda menempel pada bantal tetapi Anda tidak sadar bahwa leher menggantung atau tidak menempel pada bantal. Hal ini bisa mengakibatkan cervicogenic.

  • Cedera

Penyebab yang kedua ini sangatlah harus Anda hindari. Disaat leher belakang Anda cedera yang disebabkan oleh kecelakaan atau luka, hal tersebut bisa menyebabkan cervicogenic. Tapi cedera dibagian leher belakang sangatlah dihindari karena leher bagian belakang berhubungan langsung dengan pusat saraf otak.

  • Lelah

Karyawan kantor yang selama delapan jam duduk di depan komputer dapat mengalami kelelahan, terutama pada bagian leher bagian belakang. Hal itu terjadi akibat terlalu lama fokus memandang ke depan, sehingga leher tidak bergerak sama sekali. Kejadian seperti itu bisa membuat leher terasa lelah dan Anda bisa terkena cervicogenic.

Ketiga hal tersebut harusnya bisa Anda hindari setelah membaca artikel ini. Sebab, ketiganya sering ditemui dalam kegiatan sehari-hari.

Gejala

Ada beberapa gejala dari cervicogenic yang bisa Anda kenali. Gejala tersebut merupakan tanda tanda dari cervicogenic. Berikut ini penulis berikan tiga gejala dari sakit kepala cervicogenic:

  • Kepala Bagian Belakang Terasa Nyeri

Nyeri atau rasa sakit di kepala bisa jadi merupakan gejala awal dari cervicogenic. Nyeri yang dirasakan berawal dari nyeri pada kepala bagian belakang. Disaat Anda merasakan nyeri dibagian belakang, segera lakukan pencegahan agar tidak terjadi cervicogenic.

Sponsors Link

  • Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan rasa sakit kepala dimana hanya sebagian kepala yang merasa sakit. Contohnya, Anda merasakan pusing pada bagian kepala kanan saja, sedangkan yang kiri baik-baik saja. Itu berarti Anda sedang terkena cervicogenic.

  • Kepala Serasa Tertarik

Salah satu gejala dari cervicogenic adalah keadaan dimana kepala Anda seperti diikat kemudian ditali kuat dan ditarik, sehingga akan merasakan pusing di kepala. Hal tersebut terjadi karena adanya keketatan antara leher bagian atas dan tengkorak. Jika Anda merasakan hal tersebut, berarti Anda sedang mengalami cervicogenic.

Cara Mengatasi

Ketika Anda merasakan sakit kepala cervicogenic, Anda tidak perlu khawatir. Ternyata rasa sakit tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara, yaitu:

  • Pijat

Anda bisa memijat bagian kepala yang terasa sakit. Dengan cara sederhana, Anda dapat melakukan sendiri pemijatan tersebut atau bahkan bisa langsung datang ke tempat tukang pijat. Pemijatan dilakukan untuk melemaskan bagian otot-otot kaku yang menjadi pemicu dari sebuah ketegangan.

  • Akupuntur

Cara mengatasi cervicogenic yang satu ini tidak bisa Anda lakukan sendiri. Anda harus langsung ke ahli akupuntur. Pengobatan tersebut dilakukan dengan cara menusukan jarum pada titik otot yang memiliki hubungan dengan sakit yang Anda derita.

  • Konsultasi ke Dokter

Cara yang ketiga ini adalah cara yang paling banyak dipilih oleh masyarakat. Jika Anda merasakan gejala cervicogenic, Anda sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter. Sebab, setelah itu dokter akan memberikan resep obat dan masukan untuk sakit kepala yang Anda rasakan.

Sponsors Link

Cara Mencegah

Cara mengatasi cervicogenic saja sebenarnya tidak cukup untuk Anda ketahui. Hal yang paling penting diketahui sejak awal adalah mengenai pencegahan dari cervicogenic. Bukankah benar kata pepatah bahwa “lebih baik mencegah daripada mengobati”. Jadi, lakukan pencegahan lebih awal sebelum Anda terkena cervicogenic. Berikut ini bentuk pencegahan dari sakit kepala cervicogenic:

  • Perbanyak Olahraga

Aktivitas rutin seperti olahraga secara teratur bisa membuat tubuh Anda lebih rileks dan terhindar dari cervicogenic. Sedikit gerakan senam pada leher dan kepala akan membuat Anda terhindar dari sakit kepala. Selain itu, olahraga akan menjaga kebugaran diri Anda dan akan membuat Anda terhindar dari penyakit.

  • Posisi Tidur yang Benar

Seperti yang Anda ketahui sebelumnya, bahwa posisi leher saat tidur menjadi penyebab awal dari terjadinya cervicogenic. Anda bisa mengatasinya dengan memakai bantal khusus pada leher Anda. Bantal tersebut biasa disebut dengan bantal tidur dan sudah sangat mudah dibeli di banyak tempat.

  • Istirahat yang Cukup

Hindari kelelahan secara berlebihan jika Anda ingin terhindar dari cervicogenic. Istirahat tersebut bisa dilakukan dengan tidur yang cukup saat malam hari hingga liburan ke tempat rekreasi dengan keluarga Anda.

Demikian informasi mengenai sakit kepala cervicogenic yang perlu Anda ketahui agar bisa mencegahnya menyerang pada diri Anda. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda.

, , , , ,
Oleh :