Sponsors Link

Sakit Kepala Menjelang Haid, Normalkah?

Sponsors Link

Sakit kepala menjelang haid, normalkah? Pada dasarnya, menjelang haid atau menstruasi pada wanita seringkali mengalami berbagai keluhan seperti rasa sakit pada seluruh tubuh atau pegal – pegal, mual, nyeri perut bagian bawah, sakit perut, bahkan sakit kepala dan berbagai keluhan lainnya. Keluhan menjelang haid atau yang biasa disebut dengan pre menstruasi syndrome ini, biasa terjadi pada sebagian besar wanita dan ini adalah hal yang bisa dibilang wajar terjadi, selama tidak ada keluhan atau gejala – gejala lain yang dianggap berbahaya terjadi. Dan ini bisa ditangani sendiri di rumah.

ads

Sakit kepala jika kita ingin mengetahui jenis sakit kepala, kita dapat melihat terlebih dahulu apa penyebab dari sakit kepala tersebut. Jika dilihat dari penyebabnya, sakit kepala ini terdiri dari 2 macam, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Pada sakit kepala primer biasanya terjadi dilihat dari letak sakit kepala terletak di bagian bagian kepala mana saja dan juga ciri lainnya. Dan jenis yang satu lagi, yaitu sakit kepala sekunder, biasanya terjadi karena adanya suatu penyakit tertentu, seperti sinusitis, meningitis, atau adanya infeksi atau masalah pada mata atau telinga dan yang lainnya.

Penyebab sakit kepala menjelang haid ini adalah karena adanya perubahan pada hormon menjelang dan pada saat menstruasi tersebut dalam tubuh wanita. Berbagai penelitian juga menyatakan, bahwa, sakit kepala atau migrain menjelang haid, memang sesuatu yang wajar terjadi selama sakit kepala tersebut nyerinya masih dalam batas wajar. Dan biasanya sakit kepala atau migrain menjelang haid ini timbul dua atau tiga hari sebelum datangnya haid, atau bahkan sampai tiga hari di hari pertama haid. Hal ini terjadi karena hormon esterogen yang mengalami perubahan dalam tubuh wanita, hormon esterogen pada saat menjelang haid mengalami penurunan kadarnya, sehingga menyebabkan dampak pada timbulnya sakit kepala.

Dan hormon esterogen ini pada dasarnya memiliki peran dalam mengurangi rasa nyeri pada seseorang, dengan mengaktifkan bagian otak yang dapat mengurangi rasa nyeri tersebut. Namun pada saat haid, hormon esterogen mengalami penurunan kadarnya, sehingga tidak jarang pada sebagian orang mengalami sakit kepala yang lebih terasa sakitnya pada saat haid daripada pada saat tidak haid. Hal ini dikarenakan semakin rendahnya kadar esterogen maka semakin rendah pula bagian otak yang mengurangi rasa nyeri atau rasa sakit tersebut. Sehingga tidak heran, pada saat atau menjelang haid terasa sakit kepala berdenyut hebat atau sakit kepala terus menerus.

Menurut penelitian dari National migraine centre juga menyatakan, bahwa, sebagian besar para wanita mengalami migrain atau sakit kepala sesaat sebelum haid atau saat hari – hari pertama  haid, dan mengalami sakit kepala atau migrain yang lebih berat menjelang atau selama haid berlangsung. Penelitian tersebut menunjukkan, sakit kepala meningkat 25 persen saat menjelang lima hari sebelum haid datang, yang kemudian meningkat lagi sebanyak 71 persen dalam dua hari menjelang haid.

Bagaimana penanganan sakit kepala saat menstruasi tersebut ?

Sakit kepala atau migrain saat haid atau menstruasi jika tidak ditangani maka akan sangat mengganggu aktifitas Anda tentunya. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk menangani sakit kepala tersebut agar cepat reda dan hilang, berikut beberapa penanganan nya :

  • Meletakkan es batu yang sudah dibungkus kain atau handuk di atas kepala yang sakit.
  • Melakukan senam dan latihan relaksasi pada hari – hari menjelang atau saat haid.
  • Melakukan pengobatan dengan terapi akupuntur.
  • Perbanyak minum air hangat
  • Melakukan pemijatan pada seluruh tubuh Anda dan terutama pada area kepala yang terasa sakit.
  • Mengkonsumsi obat yang bernama triptans. Karena biasanya dokter akan memberikan resep obat ini pada Anda yang mengalami sakit kepala atau migrain saat haid. Triptans memiliki fungsi sebagai penghilang rasa sakit seperti sakit kepala yang dialami saat haid atau menstruasi. Karena triptans ini bekerja dengan cara menghalangi sinyal yang dapat menimbulkan rasa sakit di otak Anda.
  • Selain triptans Anda dapat pula mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol.
  • Anda dapat pula melakukan olahraga dengan rutin untuk menghindari atau mencegah sakit kepala saat menstruasi ini.

Demikian pembahasan mengenai sakit kepala saat haid, normalkah? dan beberapa penjelasan serta penanganannya. Semoga bermanfaat!

, ,