Sponsors Link

Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Saat ini umat muslim di seluruh dunia sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Puasa mengharuskan Anda hanya makan dan minum setelah berbuka puasa atau saat sahur saja. Sahur di Indonesia terjadi pada saat menjelang subuh atau antara jam 2 sampai 4 pagi. Semua sangat tergantung dengan waktu yang berlaku di daerah tempat tinggal. Sementara itu waktu berbuka adalah setelah masuk ke waktu Magrib, antara pukul 6 sore. Juga sesuai dengan waktu tempat tinggal Anda.

ads

Artinya bahwa tubuh Anda tidak akan mendapatkan makanan dan minuman dari pagi sampai sore hari. Masalahnya waktu makan pagi sering dianggap tidak nyaman sehingga tubuh juga terkena efeknya. Salah satu efek puasa yang sering dirasakan semua orang adalah munculnya beberapa jenis sakit kepala. Tentu ini akan sangat mengganggu aktifitas Anda. Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit kepala saat puasa dan cara mengatasinya yang bisa Anda pahami.

Penyebab

  • Hipoglikemia

Ketika Anda puasa maka sebagian energi tubuh akan menguras cadangan glikogen dalam tubuh. Inilah yang akhirnya menyebabkan hipoglikemia dimana kadar darah dalam tubuh akan menurun dengan cepat. Kadar gula darah sangat penting untuk otak karena membantu tubuh mendapatkan energi. Ketika Anda berpuasa dan tidak makan minum maka gejala hipoglikemia akan terjadi dengan cepat seperti sakit kepala terus menerus. Bahkan efeknya akan menyebabkan otak kekurangan oksigen sehingga sakit kepala lebih parah. Gejala lain dari hipoglikemia adalah seperti pusing, mual, sulit konsentrasi, dan pingsan.

  • Dehidrasi

Sakit kepala akibat dehidrasi memang sudah menjadi risiko orang yang sedang berpuasa. Kondisi ini paling sering terjadi ketika Anda kurang minum saat sahur atau setelah waktu berbuka puasa. Kekurangan cairan tubuh akan menyebabkan aliran oksigen yang mengalir dalam tubuh menjadi sangat lambat. Kemudian selaput otak akan mengirimkan rasa sakit ke semua bagian otak. Gejala lain dari dehidrasi termasuk seperti tubuh yang lemah, otot kram, sulit fokus, urin menjadi lebih gelap atau pekat, dan kulit menjadi sangat kering. Karena itu perhatikan jumlah minum saat sudah masuk waktu berbuka puasa.

  • Perubahan waktu tidur

Saat sudah masuk bulan Ramadhan maka tubuh Anda juga akan mengalami perubahan waktu tidur. Anda harus bangun sangat pagi untuk makan sahur. Perubahan pola ini memang tidak bisa diterima oleh tubuh dengan cepat. Sehingga semua kondisi hormon pengatur waktu tidur dan pelepas stres juga mengalami perubahan. Inilah yang akhirnya menyebabkan sakit kepala dan mata terasa sakit. Perubahan aktifitas dan waktu tidur ternyata juga akan menyebabkan tubuh kurang tidur dan meningkatkan protein pada otak. Kenaikan protein inilah yang bisa menyebabkan sakit kepala lebih buruk lagi.

  • Efek kecanduan kafein

Bagi Anda yang sudah terbiasa mengonsumsi kafein setiap hari maka saat berpuasa memang disarankan untuk mengurangi kafein. Anda tidak bisa lagi minum kopi baik untuk waktu buka atau sahur. Hal ini karena kafein akan menyebabkan efek yang sangat serius seperti penyakit maag dan kenaikan asam lambung. Namun ketika Anda  berhenti minum kafein dengan cepat maka tubuh Anda akan menunjukkan gejala yang sangat jelas. Gejala ini bisa berupa sakit kepala biasa sampai  sakit kepala berdenyut hebat. Kondisi ini juga bisa menyebabkan gejala lain seperti cemas, mual, lemah, gelisah dan sulit fokus. Biasanya ketika tubuh benar-benar tidak mendapatkan kafein maka akan gejala ini akan berlangsung satu bulan lebih.

  • Kelelahan

Sakit kepala yang cukup sering dan parah selama bulan puasa juga bisa disebabkan oleh kelelahan. Ini juga bagian efek dari ketika tubuh kekurangan energi dalam waktu yang lama. Cadangan glikogen dalam tubuh Anda akan terus menipis dan jika makanan yang dikonsumsi saat sahur atau berbuka kurang bergizi maka kelelahan akan lebih buruk lagi. Terkadang kelelahan ini juga bisa disebabkan karena anemia selama puasa, sehingga sakit kepala lebih parah lagi.

Cara Mengatasi

  • Lakukan kompres dingin

Jika sakit kepala tidak terlalu buruk maka cobalah dengan melakukan kompres dingin. Masukkan beberapa es batu ke dalam kain yang lembut atau handuk yang bersih, kemudian tempelkan di area kepala yang terasa sakit. Kompres dingin bisa mengatasi sakit kepala karena efektif memulihkan peradangan pada pembuluh darah atau sistem syaraf di otak. Dengan begitu sakit kepala Anda tidak terlalu buruk lagi.

  • Pijatan

Anda juga bisa mengatasi sakit kepala saat puasa dengan memijat bagian wajah atau kepala yang terasa sakit dan kurang nyaman. Pijatan yang lembut akan membantu sistem pembuluh darah lebih santai sehingga aliran darh dan oksigen berjalan normal lagi. Caranya Anda bisa mencoba untuk meletakkan jari di pelipis atau tulang pipi, kemudian lakukan gerakan memutar ke atas. Lakukan sampai kedua jari bertemu di bagian dahi. Jika dilakukan dengan tepat maka sakit kepala akan berkurang dengan cepat.

  • Hindari penggunaan ponsel dan komputer terlalu lama

Sakit kepala dan lelah yang parah selama puasa juga akan membuat mata sakit dan tidak nyaman. Untuk mengatasi rasa tersebut maka hindari menggunakan komputer atau ponsel. Jika terpaksa harus bekerja dengan komputer atau ponsel maka jangan di dekat jendela atau sebaiknya jendela di beri tirai. Kebiasaan ini sangat baik agar mata juga lebih nyaman.

  • Cukupi kebutuhan minum saat sahur dan berbuka

Cara lain adalah untuk mengatasi atau menurunkan risiko dehidrasi selama puasa. Caranya adalah dengan mencukupi kebutuhan minuman terutama air putih. Anda bisa mencoba untuk minum air putih satu gelas saat berbuka, dan diulangi lagi beberapa gelas setelah malam atau setelah ibadah taraweh. Kemudian saat sahur maka bangun tidur bisa langsung minum air putih. Cara ini yang akan membuat tubuh lebih nyaman. Selain itu hindari langsung minum es atau air dingin saat berbuka puasa.

Itulah beberapa penyebab sakit kepala saat puasa dan cara mengatasinya. Jika Anda ingin terhindar dari sakit kepala selama puasa maka cobalah untuk melakukan beberapa tips tersebut.

, ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup