Sponsors Link

Sakit Kepala Terus Menerus: Jenis, Penyebab dan Pengobatan

Sponsors Link

Sakit kepala adalah penyakit yang lazim menyerang setiap orang dari bayi, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga yang sudah lanjut usia semuanya pasti pernah merasakan sakit kepala. Tapi apa jadinya jika sakit kepala yang menyerang terjadi terus-menerus? Tentu akan sangat mengganggu. Selain karena rasa sakitnya, sakit kepala juga sering diiringi dengan berbagai gejala lain seperti mual, muntah, pandangan kabur dan sebagainya.

ads

Hal ini tentu akan sangat menyiksa, bukan hanya badan yang terasa tidak karuan tapi aktivitas juga bisa kena imbasnya. Kegiatan dan pekerjaan Anda bisa tertunda, semua jadi berantakan dan terbengkalai kala sakit kepala yang terus menerus melanda. Kalau sudah begini yang ada di pikiran pasti hanya beristirahat dan bagaimana cara mengobati agar sakit kepala itu segera hilang.

Jenis Sakit Kepala Terus Menerus

Tahukah Anda bahwa sakit kepala yang terus menerus ada jenisnya? Meski sama-sama menyerang kepala namun nyatanya ada berbagai jenis sakit kepala yang menimbulkan rasa sakit terus-menerus. Pahamilah jenis-jenisnya agar Anda tidak salah menangani sakit kepala yang sedang menyerang, salah memilih obat terutama tanpa resep dokter dapat merujuk pada sakit yang tak kunjung sembuh atau malah menjadi penyakit lain. Simak ulasan tentang jenis sakit kepala terus menerus di bawah ini:

1. Sakit Kepala Karena Faktor Usia Lanjut

Pada usia di atas 60 tahun kondisi kesehatan seseorang umumnya telah mengalami banyak penurunan. Ditambah dengan kurangnya aktivitas membuat tubuh semakin pasif. Orang dengan usia di atas 60 tahun akan mudah terserang sakit kepala yang berulang dan terjadi dalam waktu lama atau terus-menerus. Tekanan bola mata yang terus meningkat atau disebut glaukoma dan tingkat stress di usia lanjut membuat sakit kepala menjadi teman akrab.

2. Sakit Kepala Berulang (Rebound Headache)

Sakit kepala jenis yang satu ini terjadi dalam waktu singkat ataupun lama dan terus berulang dalam kurun waktu yang panjang. Rebound Headache bisa jadi akibat dari penggunaan obat pereda nyeri dalam waktu yang lama. Selain itu konsumsi obat argotamine yang digunakan untuk mengobati migrain juga bisa jadi penyebab jika dilakukan pemberhentian konsumsi secara tiba-tiba.

3. Sakit Kepala Pascatrauma

Pasca kecelakaan atau segala bentuk kegiatan yang membuat kepala mengalami cidera menjadi sebab sakit kepala ini. Rasa sakit yang ditimbulkan beragam ada yang berupa rasa pusing, rasa nyeri, tegang. Rasa sakit pada kepala terjadi terus-menerus karena kepala masih mengalami trauma setelah terjadi masalah. Bisa jadi karena ada bagian di kepala yang terjepit, mengalami benturan sehingga menimbulkan memar atau keretakan yang mengakibatkan rasa sakit terus muncul.

4. Sakit Kepala yang Baru Diderita tapi Muncul Terus-Menerus

Ini adalah jenis sakit kepala yang datang mendadak dengan gejala kepala terasa kencang atau sakit seperti sedang ditekan. Sakit kepala ini muncul begitu saja tanpa ada pemicu yang spesifik seperti kegiatan atau makanan tertentu. Rasa sakitnya beragam mulai dari ringan, sedang hingga tak tertahankan. Seringnya hal ini terjadi selama beberapa hari berturut-turut kemudian mereda dan hilang dengan sendirinya tapi bisa muncul lagi sewaktu-waktu dengan rasa sakit dan durasi yang sama.

5. Migrain Kronis

Orang yang mengalami migrain biasanya akan kembali mengalaminya di waktu yang akan datang. Migrain sering menjadi jenis sakit kepala yang datang lagi dan lagi sehingga membutuhkan pengobatan secara intens. Migrain terjadi pada kepala sebelah kiri atau kanan saja. Rasa sakitnya mulai dari berdenyut yang mengakibatkan kepala dan kening terasa menegang bahkan bisa sampai rasa sakit yang luar biasa tak tertahankan. Migrain kronis adalah migrain yang terjadi terus-menerus seperti penyakit yang langganan datang ketika terpicu oleh aktivitas tertentu. Kadang kala migrain disertai gejala mual dan muntah.

Baca juga: Efek Sakit Kepala Sebelah.

6. Sakit Kepala Tegang Kronis

Pemicu datangnya sakit kepala ini biasanya adalah kegiatan fisik. Sakit kepala tegang kronis ditandai dengan adanya gejala timbulnya rasa sakit di sisi kiri dan kanan kepala. Intensitas rasa sakitnya mulai dari ringan hingga sedang, pada sebagian orang bagian kepalanya akan lebih sensitif jika disentuh ketika serangan sakit kepala melanda.

7. Hemicrania Continua

Sakit kepala hemicrania continua adalah cikal-bakal dari sakit kepala migrain, jika hemica continua memasuki tahapan yang lebih parah maka penderitanya akan beralih merasakan migrain. Gejala hemicrania continua adalah rasa sakit di salah satu bagian kepala yang terjadi setiap hari terus-menerus dengan intensitas rasa sakit yang naik turun. Gejalanya juga bisa diiringi dengan rasa lelah, hidung tersumbat, mata berair, penurunan kelopak mata , pupil membesar, bola mata kemerahan juga hidung berair.

8. Sakit Kepala Akibat Peningkatan Intrakranial (di Dalam Rongga Kepala)

Peningkatan volume cairan otak dapat memperbesar tekanan di dalam kepala yang dapat menimbulkan rasa sakit kepala. Sering kali diawali dengan rasa sakit kepala yang konstan terjadi di dalam rongga kepala seperti ada tekanan dari arah dalam keluar. Rasa sakit perlahan meningkat hingga menjadi tak tertahankan sampai timbul gejala pengiring seperti mual, muntah, gangguan penglihatan bahkan kejang.

Sponsors Link

9. Sakit Kepala Akibat Kekurangan Zat Besi

Kekurangan zat besi atau anemia adalah keadaan dimana kadar zat besi dalam darah sangat rendah. Kekurangan zat besi terutama pada wanita dapat mengakibatkan timbulnya sakit kepala yang terus menerus. Gejala yang ditimbulkan adalah rasa pusing yang membuat kepala terasa berat, lemas, mudah lelah dan pucat. Baca juga: Sakit Kepala Cervicogenic.

10. Tumor Otak

Sakit kepala yang terjadi terus-menerus juga dapat disebabkan oleh tumor otak. Pertumbuhan tumor di otak akan memberikan tekanan yang besar pada rongga kepala sehingga kepala terasa sakit. Tingkat rasa sakitnya bisa dari ringan sampai tak tertahankan. Aktivitas tumor apalagi pada kasus tumor otak ganas sangat agresif dan cepat pertumbuhannya sehingga tekanan yang ditimbulkan semakin besar pula. Juga ditambah sifat dari tumor yang dapat mengganggu fungsi saraf dan otak membuat sakit kepala semakin buruk.

11. Sakit Kepala Disebabkan Sinus

Orang yang mengalami peradangan pada saluran sinus akan sering mengalami sakit kepala. Sinus adalah saluran yang terhubung dengan hidung, terletak di bawak tulang pipi dan tulang dahi. Rasa sakit utamanya akan terasa di bagian kening membuat kepala terasa berat dan ngilu di sekitar pipi. Biasanya sakit kepala ini terjadi ketika penderita sedang flu atau terpapar cuaca dingin. Gejala lain yang mengiringi sakit kepala yang disebabkan infeksi saluran sinus adalah mata berair dan demam.

Baca juga: Sakit Kepala pada Anak.

Penyebab Sakit Kepala Terus-Menerus

Setelah dijelaskan berbagai jenis sakit kepala yang terus menerus kini saatnya beralih ke penyebab dari timbulnya sakit kepala yang terus menerus. Penyebabnya memang sangat beragam dan mungkin sulit untuk menghafal semuanya. Tapi sebaiknya Anda coba untuk mencermati dan  memahami berbagai penyebab yang bisa jadi menjadi sumber sakit kepala yang Anda derita selama ini. Karena dengan memahami Anda dapat menghindari penyebab itu sehingga Anda pun dapat terhindar dari sakit kepala. Berikut adalah penyebab sakit kepala yang terus menerus :

1. Terlambat Makan

Kebiasaan menunda atau melewatkan makan bisa berdampak pada munculnya sakit kepala. Sakit kepala akan muncul terutama ketika Anda melewatkan sarapan. Sarapan adalah saat dimana kita kembali mengisi energi untuk metabolisme dan berbagai aktivitas di dalam maupun luar tubuh setelah semalaman beristirahat dan mengeluarkan limbah metabolisme. Akibatnya sel-sel tubuh kekurangan pasokan energi dan oksigen yang menyebabkan timbulnya sakit kepala yang terus menerus.

2. Terlalu Banyak Makan

Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, salah satunya terlalu banyak makan. Ada kalanya ketika selera makan bagus kita sangat ingin memakan banyak jenis makanan dalam satu waktu. Namun sadarkah Anda ternyata hal remeh seperti ini dapat menyebabkan sakit kepala? Ketika kita mengkonsumsi makanan dalam jumlah banyak terutama yang tinggi gula dan karbohidrat kadar gula dalam darah akan melonjak drastis. Fenomena ini dapat mengakibatkan berbagai rasa tidak nyaman pada tubuh. Selain itu makanan tinggi lemak dan kolesterol juga dapat menyebabkan sakit kepala jika hal ini membuat pembuluh darah mengalami penyempitan.

3. Aroma Tidak Sedap yang Menyengat

Sakit kepala terus menerus juga bisa muncul akibat menghirup aroma tidak sedap dalam waktu lama. Lingkungan yang kotor dan bau bisa menjadi penyebabnya. namun ada beberapa orang yang juga terjangkit sakit kepala yang terus menerus karena menghirup aroma wangi yang menyengat seperti parfum dengan aroma yang kuat dan bau durian. Baca juga: Sakit Kepala Belakang.

4. Suara Bising

Apakah Anda pernah merasakan sakit kepala ketika di keramaian atau mendengar kebisingan? Bisa jadi Anda sensitif terhadap suara yang bising. Kebisingan dapat membuat syaraf di kepala menegang sehingga menimbulkan sakit kepala. Sakit kepala akibat suara bising ini juga sering dialami pekerja yang melakukan pekerjaan di tempat dengan suara keras seperti di bengkel dan pabrik. Itulah mengapa APD pekerja dilengkapi dengan ear plug atau ear muff.

5. Kurang Olahraga

Kurang melakukan olahraga dapat membuat otot-otot tegang juga bisa mengakibatkan sakit kepala. Salah satunya karena suplai oksigen ke otak jadi kurang maksimal karena aktivitas fisik minim. Baca juga: Sakit Kepala Cluster.

Sponsors Link

6. Olahraga Secara Berlebihan

Kurang olahraga dapat menyebabkan sakit kepala. Pun demikian jika berolahraga secara berlebihan. Membiasakan melakukan olahraga memang baik bagi pikiran dan kesehatan, namun jangan dilakukan berlebihan atau tidak sama sekali. Lakukanlah dengan teratur dan secukupnya, jika berlebihan tubuh Anda akan terforsir sehingga dapat memicu sakit kepala.

Para ahli kebugaran menyarankan untuk melakukan olahraga sebanyak 4 kali dalam seminggu dengan lama waktu olahraga sekitar tiga puluh menit setiap sesinya. Tapi jika Anda khawatir terhadap porsi olahraga yang Anda lakukan Anda bisa meminta bimbingan personal trainer agar tidak kebablasan. Dengan bantuan ahli seperti ini Anda tidak perlu khawatir meski melakukan olahraga setiap hari.

7. Kurang Istirahat

Tubuh makhluk hidup memang sudah di desain dengan jam biologis dimana ada waktu tubuh membutuhkan istirahat untuk kembali memulihkan tenaga yang sudah digunakan. Kurang istirahat dapat mengganggu jam biologis alami dan membuat badan mudah lelah dan kurang bertenaga, pada akhirnya anda akan sulit berkonsentrasi karena sakit kepala terus datang. Kurangilah begadang, aturlah pekerjaan Anda sedemikian rupa sehingga Anda tetap punya waktu istirahat yang cukup terutama tidur.

8. Dehidrasi

80% bagian tubuh manusia adalah air, itulah kenapa jika kekurangan air tubuh akan mengalami gangguan. Sakit kepala adalah gejala umum dari dehidrasi selain rasa haus, ini adalah cara tubuh memberikan signal untuk memenuhi kebutuhan cairan. Dalam sehari tubuh manusia membutuhkan air sebanyak 2 liter sekitar 6-8 gelas.

9. Panas dan Terang

Ketika terlalu lama berpanas-panas di bawah sinar matahari atau menatap sumber cahaya dapat menyebabkan sakit kepala. Terlebih jika ini terjadi dalam waktu yang lama dan berlangsung setiap hari. Maka sakit kepala yang terus-menerus tidak bisa dihindari. Baca juga: Vertigo.

10. Berhenti Mengkonsumsi Kafein

Sakit kepala terus-terusan dapat menyerang ketika Anda tidak mengkonsumsi kafein padahal biasanya Anda meminum kopi. Namun jika memang penghentian ini sengaja dilakukan untuk suatu alasan maka bertahanlah karena dalam beberapa minggu Anda akan terbiasa dan tubuh melakukan penyesuaian.

11. Terlalu Lama Menatap Layar

Bagi orang yang pekerjaannya menatap layar komputer dalam waktu lama setiap harinya sakit kepala kerap menjadi kawan sejati yang terus-menerus datang. Radiasi peralatan elektronik dan cahaya dari layar komputer membuat syaraf terasa tegang ditambah ini terjadi selama berjam-jam setiap hari.

12. Postur yang Tidak Tepat

Ternyata postur berdiri, berjalan, duduk dan posisi tidur sangat penting bagi kesehatan. Bukan hanya untuk menjaga bentuk tubuh tapi juga untuk menghindarkan diri dari penyakit. Postur tubuh membungkuk, posisi tidur yang kurang tepat dan posisi duduk yang salah jika dilakukan dalam waktu yang lama akan membuat bagian kepala terutama otak tertekan dan tegang. Tidak heran jika sakit kepala terus datang bagi Anda yang memiliki kebiasaan begini.

13. Kekurangan Magnesium

Magnesium merupakan mineral yang memiliki fungsi mengatur sistem syaraf pusat. Kekurangan magnesium mengakibatkan sakit kepala berkepanjangan jika dibiarkan saja. Mengingat pentingnya mineral satu ini sudah sangat jelas sakit kepala akan terus datang jika kebutuhan tubuh akan magnesium tidak terpenuhi. Baca juga: Obat Vertigo Alami.

14. Peradangan Saluran Sinus (THT)

Peradangan saluran sinus dan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) bisa jadi penyebab sakit kepala. Sinus yang masih satu saluran dengan hidung jika mengalami peradangan atau infeksi dapat membuat kepala terasa berat berdenyut dalam waktu yang lama sampai infeksi disembuhkan.

ads

15. Stress

Hindarilah melakukan aktivitas yang membuat Anda stress, tekanan pekerjaan adalah salah satu sumber stress. Orang dengan level stress yang tinggi kerap mengalami sakit kepala. Sebenarnya sakit kepala ini adalah gejala yang cukup dasar karena stress dapat mengundang penyakit lain yang lebih berbahaya.

16. Rendahnya Serotonin

Serotonin adalah neurotransmiter yang bertugas mengendalikan suasana hati, nafsu makan dan tidur di dalam tubuh. Ketika serotonin di dalam tubuh rendah maka kepala akan terasa pusing dalam waktu yang lama atau terus-menerus. Sakit kepala ini juga bisa kambuh sewaktu-waktu ketika terjadi kondisi serupa.

17. Konsumsi Makanan Perilis Neurotransmiter

Beberapa makanan dan minuman dapat mengakibatkan rasa sakit kepala datang lagi dan lagi. Alkohol, minuman berkafein adalah beberapa penyebab sakit kepala datang. Konsumsi makanan dan minuman sejenis ini dapat merilis neorotransmiter diantara syaraf di kepala. Baca juga: Penyebab Sakit Kepala Berlebihan.

18. Konsumsi Obat

Obat-obatan tertentu dapat mengakibatkan sakit kepala yang terus menerus. Ini bisa jadi tanda komplikasi dari efek obat dengan kondisi tubuh. Sebaiknya hentikan konsumsi obat jika keadaan ini terjadi. Obat-obatan seperti narkoba juga bia jadi penyebab sakit kepala ketika masa sakau datang.

19. Neuropeptida

Neuropeptida adalah sejenis protein kecil yang dapat memberikan rangsangan berupa rasa sakit di kepala yang muncul terus-menerus. Baca juga: Sakit Kepala saat Hamil.

20. Lupa Minum Obat

Ketika sedang sakit dan pergi ke dokter untuk mendapatkan obat kondisi menjadi lebih baik. Tapi bila obat tersebut lupa diminum kepala terasa sakit. Ini karena salah satu gejala yang umum muncul adalah sakit kepala. Di dalam obat tersebut terdapat pereda sakit kepala. Atau jika Anda sedang dalam pengobatan sakit kepala maka ketika obat tidak di minum sakit kepala dapat muncul kembali.

21. Cuaca

Pernahkah Anda mengalami sakit kepala setelah kehujanan? Atau pusing ketika panas terik di siang hari? Cuaca bisa menjadi penyebab timbulnya sakit kepala yang terus menerus. Perubahan cuaca yang drastis dari panas lalu tiba-tiba hujan atau sebaliknya membuat tubuh harus melakukan penyesuaian dengan cepat. Karena keadaan yang kontras membuat tubuh kaget dan kepala mendapat tekanan akibat aliran darah dan suhu lingkungan.

22. Kurang Refreshing

Ada kalanya kita dihimpit oleh rutinitas yang sangat padat, pekerjaan menumpuk, kurang istirahat yang terjadi hampir setiap hari. Rasa lelah dan stress menjadi makanan sehari-hari hingga sakit kepala terus datang. Bisa jadi sakit kepala ini adalah signal dari tubuh untuk Anda istirahat dari rutinitas dan refreshing seperti pergi ke tempat yang asri dan tenang atau hanya sekedar mengambil libur pendek untuk me time.

Baca juga: Sakit Kepala di Ubun-Ubun.

Bahaya Sakit Kepala Terus Menerus

Sakit kepala terus menerus yang sering terjadi dalam periode waktu yang lama jika dibiarkan akan dapat membahayakan kesehatan. Salah satu indikasi dasar bahwa ada yang salah dalam tubuh kita baik itu kekurangan atau kelebihan sesuatu gejalanya adalah sakit kepala. Selain itu peradangan dan infeksi juga bisa jadi muasal dari sakit kepala yang tak kunjung hilang. Jika Anda sering mengalami sakit kepala yang terus menerus, periksalah ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.

Jangan anggap remeh sakit kepala karena di kepala sendiri terdapat organ vital yaitu otak dan banyak pusat syaraf yang terhubung ke seluruh anggota tubuh. Sakit kepala yang tidak ditangani dengan benar bisa menjadi mala petaka di kemudian hari karena merupakan cikal bakal penyakit berbahaya seperti kanker otak, tumor otak, gangguan saraf, infeksi selaput otak, stroke dan sebagainya.

Baca juga: Sakit Kepala Bagian Depan.

Cara Mengobati Sakit Kepala Terus-Menerus

Mengobati sakit kepala bisa dilakukan dengan berbagai cara disesuaikan dengan jenis sakit kepala yang di derita. Berikut adalah beberapa cara mengobati sakit kepala yang terus menerus:

  • Pengobatan herbal, obat herbal yang dapat digunakan untuk mengobati sakit kepala diantaranya adalah teh. Teh hangat dikenal baik dalam meredakan berbagai jenis sakit kepala. Selain teh ada juga madu, daun lamtoro, jahe, daun mint dan daun dewa. Baca juga: Obat Sakit Kepala Tradisional.
  • Pengobatan Medis, ketika sakit kepala menyerang Anda bisa menggunakan obat sakit kepala yang dijual di apotek atau yang telah diresepkan dokter. Obat sakit kepala umumnya mengandung bahan seperti aspirin, parasetamol, ibuprofen, dihidroergotamin dan sebagainya.
  • Pola Hidup, sakit kepala juga bisa disembuhkan dengan relaksasi atau meditasi, beristirahat sejenak dari aktivitas, tidur atau menghirup udara segar.

Melakukan pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Pengobatan untuk kembali mendapatkan kesehatan tidaklah mudah dan membutuhkan waktu serta biaya. Sebelum itu terjadi maka lakukanlah berbagai tindakan pencegahan dengan menghindari berbagai penyebab sakit kepala terus menerus. Mengatur pola hidup yang sehat dan berimbang, konsumsilah makanan yang bersih dan sehat, olahraga secukupnya dengan teratur, istirahat cukup, menghindarkan diri dari stress adalah cara mencegah sakit kepala paling mudah yang harus Anda lakukan.

, , ,
Oleh :