Sponsors Link

5 Penyebab Sering Pusing Saat Berpuasa dan Pencegahannya

Sponsors Link

Puasa merupakan salah satu bentuk aktivitas ibadah yang wajib di lakukan oleh kaum muslimin bagi yang memang mampu dan diwajibkan untuk menjalaninya. Menjalani ibadah puasa tentu harus diperhatikan setiap muslim dengan baik terkait akan adanya perubahan dalam tubuhnya karena kondisi tubuh yang tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 12 jam. Kondisi tubuh yang lemas dan kurang bertenaga memang akan dirasakan setiap menjalani ibadah puasa. Selain kondisi tubuh yang lemas dan kurang bertenaga, beberapa orang dapat merasakan adanya keadaan gejala lainnya dalam tubuh saat berpuasa selama seharian.

ads

Beberapa kondisi permasalahan seperti gangguan pada saluran pencernaan, perasaan mual dan muntah, hingga kondisi kepala yang pusing atau sakit kepala dapat terjadi pada seorang muslim yang menjalani ibadah puasa namun tidak mempersiapkan tubuhnya dengan baik dan benar. Permasalahan yang disebutkan diatas terutama sakit kepala harus dapat dicegah dengan baik agar aktivitas puasa dan terus berlangsung dengan lancar dan tidak menjadikannya sebagai alasan untuk tidak menjalani ibadah puasa. Berikut beberapa ulasan mengenai sering pusing saat berpuasa yang perlu diperhatikan dengan baik agar dapat mencegah kondisi tersebut sehingga tidak menganggu jalannya ibadah puasa yang wajib dilakukan dalam penjelasan di bawah ini.

  1.  Tekanan darah rendah

Penyebab sakit kepala atau sering pusing saat berpuasa sampai saat ini sebenarnya masih menjadi sebuah bahan perdebatan yang belum mendapatkan kejelasan terkait penyebab pastinya. Meskipun tidak semua orang akan mengalami pusing tersebut, tekanan darah rendah menjadi satu dari beberapa hal yang diduga menyebabkan terjadinya keadaan pusing atau sakit kepala. Tekanan darah yang rendah dapat menyebabkan jantung kurang dalam memompa darah ke bagian otak sehingga memicu terjadinya pusing.  Ada beda pusing darah rendah dan tinggi yang terkadang sulit dikenali dengan baik.

Kondisi pusing akibat tekanan darah rendah pada mereka yang sedang menjalani ibadah puasa merupakan keadaan yang normal karena memang tidak banyak cairan yang masuk ke dalam tubuh dan mempengaruhi kinerja jantung untuk memompa lebih kuat dan menjadikan tekanan darah naik. Untuk dapat mengatasi dan mencegah munculnya pusing maka seseorang yang berpuasa harus selalu memperhatikan asupan makanan terutama dengan nutrisi yang lengkap dan bila perlu memberikan tambahan multivitamin ketika berbuka dan sahur.

  1. Gula darah rendah atau hipoglikemia

Penyebab lainnya yang juga dapat menjadikan tubuh orang yang sedang berpuasa mengalami kondisi sering pusing gejala apa adalah karena rendahnya kadar gula darah atau yang secara medis disebut sebagai hipoglikemia. Hipoglikemia pada orang yang berpuasa dapat terjadi akibat kurangnya pasokan makanan terutama yang manis selama menjalani ibadah puasa. Glukosa merupakan salah satu nutrisi utama penghasil energi bagi tubuh yang diperoleh dari makanan. Kekurangan glukosa pada tubuh dapat menyebabkan otak kekurangan energi dan beberapa fungsi normal tubuh terganggu sehingga menyebabkan lemas dan pusing.

Untuk dapat mengatasi dan mencegah munculnya kondisi sering pusing saat berpuasa adalah dengan memperhatikan kecukupan asupan makanan saat berbuka dan sahur. Beberapa orang terkadang memiliki kenganan untuk sahur karena kemalasan makan di dini hari sehingga menyebabkan munculnya kondisi kurang gula dalam darah yang memicu pusing. Bagi yang memiliki aktivitas cukup tinggi saat berpuasa, mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup ketika sahur dan berbuka wajib dilakukan.

  1. Kelelahan

Selama menjalani ibadah di bulan ramadhan tentu tidak hanya puasa saja yang dilakukan namun ada banyak bentuk ibadah sunnah lainnya yang memiliki keistimewaan tersendiri bagi kaum muslim seperti tadarus, sholat tarawih, sholat malam, dan lain sebagainya. Beberapa muslim terkadang akan mengalami kelelahan ketika kondisi tubuhnya terus diforsir untuk beraktivitas di siang hari dan beribadah sunnah dimalam hari tanpa memperhatikan waktu istirahat. Kondisi kelelahan yang muncul tersebutlah yang dapat menjadi salah satu penyebab rasa pusing saat berpuasa.

Sponsors Link

Sakit kepala karena kelelahan selama menjalani ibadah puasa juga dapat disebabkan oleh karena tubuh yang kurang tidur dan kurang istirahat. Kelelahan dapat memicu munculnya kondisi pusing yang dapat dicegah dengan cara memberikan tubuh waktu istirahat yang cukup dan tidak memaksakan diri untuk terus memforsir tubuh dalam beraktivitas maupun beribadah termasuk memperhatikan asupan makanan dan bisa juga dengan memberikan multivitamin bagi tubuh.

  1.  Kepanasan atau dehidrasi

Kepanasan dan dehidrasi menjadi kondisi yang akan sering terjadi pada seseorang yang menjalani ibadah puasa. Kepanasan dan dehidrasi tersebut disebabkan oleh karena cuaca yang cukup panas dilingkungan serta kurangnya asupan cairan yang masuk ke dalam tubut selama menjalani puasa. Dehidrasi juga dapat diperparah ketika tubuh digunakan untuk menjalani akitvitas berat yang menyebabkannya memunculkan banyak keringat sehingga tubuh akan mengalami kondisi kekurangan cairan akibat cadangan air dalam tubuh yang habis.

Dehidrasi dan kepanasan merupakan kondisi yang memang dapat terjadi pada setiap orang muslim saat berpuasa namun dapat dicegah dan biasanya akan dengan sendirinya tidak terasa ketika ibadah puasa dijalani dengan niat ikhlas dan ketulusan iman. Namun untuk mencegah agar kondisi dehidrasi tidak terjadi maka ketika sahur dan berbuka merupakan saat yang tepat untuk mengkonsumsi cairan dalam jumlah yang besar sebagai cadangan air di dalam tubuh saat menjalani ibadah puasa nantinya dan jangan terlalu memaksakan tubuh untuk beraktivitas yang banyak menghasilkan keringat.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab sering pusing saat berpuasa dan beberapa cara yang dapat dilakukan dalam mencegahnya agar tidak terjadi. Pusing harus dijadikan sebuah gejala kesehatan ringan yang tidak akan berpengaruh dalam menjalani ibadah puasa terutama akan hilang dengan sendirinya jika ibadah yang dijalani dilakukan dengan ikhlas dan penuh keimanan.

, , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan