Sponsors Link

6 Tanda-Tanda Awal Jika Bayi Terkena Penyakit Hidrosefalus Yang Perlu Diperhatikan

Sponsors Link

Setiap orang tua tentu mengharapakan agar kondisi perkembangan dan pertumbuhan pada bayinya dapat berlangsung dengan baik. Harapan orang tua tersebut secara alami akan ditunjukan melalui berbagai macam usaha yang dilakukan oleh orang tua terutama ibu dalam menjaga, merawat, dan membesarkan bayi yang lahir dari dalam kandungannya sendiri dengan iklas. Perawatan dan penjagaan orang tua terhadap bayinya sangat berdampak besar terhadap bagaimana bayi dapat bertumbuh  dan berkembang dengan baik.

ads

Demi terwujudnya harapakan akan pertumbuhan dan perkembangan yang baik pada bayi tersebut, perlu adanya usaha yang bahkan harus diperhatikan ibu bahkan sejak bayi masih dalam kandungan. Ada banyak bentuk kelainan dan permasalahan yang dapat terjadi pada bayi yang perlu diwaspadai oleh setiap orang tua karena memang bayi memiliki kondisi yang masih sangat rentan. Salah satu bentuk permasalahan tersebut adalah penyakit hidrosefalus yang dapat terjadi pada bayi sebagai salah satu penyebab sakit kepala pada anak atau bayi yang berbahaya. Untuk menghindari dan memberikan penanganan yang tepat pada bayi dengan kondisi hidrosefalus maka dalam artikel ini akan diulas mengenai tanda tanda awal jika bayi terkena penyakit hidrosefalus.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai tanda tanda awal jika bayi terkena penyakit hidrosefalus maka pemahaman terhadap apa yang dimaksud dengan penyakit tersebut perlu dijelaskan terlebih dahulu. Penyakit hidrosefalus merupakan kondisi dimana hidrosefalus disebut sebagai salah satu kelainan kongenital paling sering terjadi pada bayi dan anak yang akan menyebabkan penurunan kualitas hidup. Hidrosefalus secara awam dikenal sebagai kondisi dimana kepala bayi mengalami pembesaran yang tidak proporsional dengan bagian bagian kepalanya.

Dalam definisi medis, hidrosefalus adalah kondis dimana terjadi penumpukan cairan serebrospinal (CSS) secara aktif yang akan menyebabkan dilatasi pada sistem ventrikel otak dimana akumulasi CSS yang berlebihan tersebut dapat terjadi pada satu atau lebih ventrikel atau ruang subarachnoid. Hidrosefalus dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti kelainan bawaan, infeksi, pendarahan, dan neoplasma. Kondisi hidrosefalus dapat memberikan dampak pada penurunan intelektualitas, defisit motorik, kesulitas berperilaku yang akan terbawa hingga dewasa. Untuk dapat mengatasi kondisi hidrosefalus dengan optimal maka tanda tandanya harus deketahui sejak awal diantaranya seperti dalam penjelasan di bawah ini.

  1. Ukuran kepala yang tidak normal

Tanda awal pertama yang dapat menjadikan petunjuk bahwa bayi mengalami kondisi hidrosefalus terlihat pada ukuran kepala bayi yang tidak normal atau tidak sesuai dengan ukuran kepala seusiannya. Pengukuran lingkar kepala menjadi dasar penentuan adakah kondisi permasalahan pada kepala bayi. Lingkar kepala sangat penting untuk diketahui karena selain sebagai pertanda permasalahan pada kepala bayi juga dapat memperlihatkan bagaimana kondisi perkembangan otak sebagai salah satu bagian tubuh penting bagi kehidupan bayi nantinya. Lingkar kepala yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran normalnya pada usia tertentu hanya sebagai pertanda awal kondisi hidrosefalus dan tetap membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikannya.

  1.  Bayi sering rewel dan memegang kepalanya

Mengetahui adanya permasalahan kesehatan pada bayi memang lebih rumit dibandingkan dengan anak krena ketidakmampuan bayi yang belum dapat berkomunikasi secara verbal dengan orang tua untuk menunjukan adanya kondisi yang tidak normal atau rasa sakit pada tubuhnya. Karena ketidakmampuannya tersebut maka orang tua harus peka terhadap setiap kondisi bayi yang rewel terus menerus terutama disertai dengan refleks memegang tangannya sebagai kondisi pertanda awal adanya kelainan hidrosefalus pada bayi.

  1. Bayi terlalu sering tertidur dan kekuatan otot yang melemah

Tanda tanda awal jika bayi terkena penyakit hidrosefalus lainnya adalah saat bayi terlalu sering tidur dan mengalami kondisi kekuatan otot yang lemah. Bayi yang kurang aktif tentu saja menjadi kondisi yang perlu diperhatikan oleh setiap orang tua terutama ketika kemampuan ototnya tidak sekuat semestinya sesuai dengan usia bayi. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertanda penyerta kelainan hidrosefalus pada bayi yang perlu diperhatikan.

Sponsors Link

  1. Ubun ubun yang menonjol

Ubun ubun pada bayi merupakan bagian dari puncah kepala yang masih terasa lembut dan belum tertutupi oleh tulang tengkorak. Ubun ubun tersebut berperan dalam menjaga agar tulang tengkorak dapat bergerak dan tumpang tindih saat melewati jalan lahir pada proses persalinan normal. Permasalahan kesehatan yang terjadi pada bayi sering memberikan pengaruh terhadap ubun ubun. Bagian ubun ubun yang menonjol menjadi salah satu pertanda awal adanya kelainan pada kepala bayi yang salah satunya adalah kondisi hidrosefalus.

  1. Gangguan tumbuh kembang

Pertanda lainnya yang juga dapat menjadi acuan awal bahwa bayi mengalami kelainan hidrosefalus adalah ketika bayi mengalami kondisi gangguan tumbuh kembang dimana perkembangan bayi pada usianya tidak sesuai dengan kondisi normal. Gangguan tumbuh kembang tersebut seperti pertumbuhan berat dan tinggi bayi yang tidak normal, kemampuan motorik maupun sensorik yang belum juga terbentuk atau setidaknya lebih lambat dari kondisi yang seharusnya. Besarnya resiko buruk yang dapat terjadi menjadikan proses pencegahan hidrosefalus perlu untuk dilakukan.

  1. Pertanda lainnya

Selain beberapa kondisi yang disebutkan diatas tersebut, ada beberapa pertanda lain sebagai kondisi penyerta yang dapat menjadi awal diagnosis hidrosefalus pada bayi. Beberapa pertanda lainnya tersebut seperti kondisi bayi yang sering kejang kejang, mata bayi yang sering melihat ke bawah atau berbentuk melengkung ke bawah, nafsu makan yang menurun dan sering mengalami permasalahan pada pencernaan, sakit kepala, serta kesulitan dalam berkonsentrasi dan berkomunikasi.

Itulah beberapa penjelasan mengenai tanda tanda awal jika bayi terkena penyakit hidrosefalus yang perlu diperhatikan oleh setiap orang tua mengingat kelainan hidrosefalus merupakan permasalahan yang serius dan dapat memberikan pengaruh atau dampak buruk yang besar bagi kelangsungan hidup bayi. Tumbuh kembang anak hidrosefalus tentu juga akan berbeda dengan kondisi anak atau bayi yang normal.

, , ,