Sponsors Link

Penyebab Tempurung Kepala Bayi Tidak Menutup Sempurna dan Pengatasannya

Sponsors Link

Tempurung kepala merupakan salah satu dari beberapa bagian bagian kepala yang tersusun atas tulang dan berfungsi melindungi organ penting di kepala yakni otak sebagai pusat dari kendali sistem syaraf pada tubuh manusia. Pembentukan tempurung kepala mulai terjadi pada saat bayi masih di dalam kandungan. Pada usia 10 minggu, bagian tempurung atau tengkorak bayi akan mulai membentuk atau membulat dan masih akan berkembang ketika sudah terlahir. Perkembangan tengkorak harus selalu dalam kondisi yang normal mengingat fungsi tulang tengkorak yang penting.

ads

Perkembangan bagian tempurung atau tengkorak bayi merupakan bagian dari perkembangan fisiknya yang perlu didukung oleh ibu dengan menjaga proses kehamilan agar selalu dalam kondisi yang sehat serta terpenuhi kebutuhan nutrisinya. Berbagai bentuk kelainan pada bagian tempurung kepala dapat beresiko terjadi apalagi jika ibu tidak terlalu menghiraukan kondisi kehamilannya. Salah satu bentuk kelainan yang dapat terjadi pada bagian tempurung tersebut adalah kondisi dimana tempurung kepala bayi tidak menutup sempurna.

Secara medis, kondisi tempurung kepala bayi tidak menutup sempurna sebenarnya merupakan keadaan yang normal jika pada saatnya tiba atau ketika umur yang lebih tua bagian tersebut kemudian akan menutup dengan sempurna. Kondisi yang menjadi permasalahan atau kelainan adalah ketika tempurung tidak kunjung menutup seiring bertambahnya usia bayi. Untuk lebih memahami terkait dengan kondisi tempurung kepala pada bayi yang tidak menutup sempurna, berikut ini beberapa uraian dan penjelasan dari kondisi tersebut di bawah ini.

Penyebab Tempurung Kepala Bayi Tidak Menutup Sempurna

Secara umum, kondisi tempurung kepala bayi yang belum menutup sempurna disebut sebagai ubun ubun. Ubun ubun merupakan celah lembut pada bagian tengkorak bayi yang terdiri dari dua bagian yakni fontanel anterior dibagian atas kepala dan fontanel posterior di bagian belakang kepala yang memiliki. Keberadaan ubun ubun tersebut diperlukan karena memiliki fungsi tulang ubun ubun untuk mempermudah proses kelahiran bayi karena dengan adanya ubur ubur maka tengkorak dapat ditekan ketika melewati bagian mulut rahim. Selain itu, ubun ubun juga berfungsi untuk memberikan ruang untuk otak dapat berkembang.

Kondisi tempurung kepala bayi atau daerah ubun ubun memang akan mulai menutup saat bayi memiliki usia setidaknya 18 bulan untuk fontanel anterior dan bagian fontanel posteior akan lebih cepat menutupnya sekitar 2 – 3 bulan setelah kelahiran. Kondisi tempurung kepala bayi yang tidak segera menutup sempurna sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi ibu akan kondisi atau dampak negatif yang dapat muncul. Kondisi kelainan dan hal yang perlu diwasapadai adalah ketika ubun ubun tersebut tidak kunjung menutup saat bayi sudah memiliki usia lebih dari 2 tahun. Berikut ini beberapa penyebab tempurung kepala bayi tidak menutup sempurna hingga usia lebih dari 2 tahun tersebut diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Kelainan pada kondisi tengkorak, penyebab pertama yang dapat menjadikan proses penutupan tempurung tengkorak atau ubun ubun menjadi terlambat atau tidak kunjung menutup adalah karena adanya kelainan bawaan sejak lahir yang salah satunya adalah hidrosefalus atau kondisi dimana cairan pada bagian kepala berlebihan, meningitis atau infeksi lapisan otak, dan ensefalitis atau peradangan pada otak serta beberapa jenis sakit kepala lainnya.
  • Keterlambatan pertumbuhan, penyebab lainnya yang juga dapat menjadikan tempurung kepala tidak kunjung menutup dengan sempurna adalah karena adanya keterlambatan pertumbuhan pada anak yang dapat disebabkan oleh kurangnya nutrisi atau bisa jadi karena adanya kelainan genetik.
  • Kekurangan hormon tiroid, kondisi kekurangan hormon tiroid atau yang secara medis disebut sebagai hipotirodisma juga dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya kondisi tempurung kepala bayi yang tidak kunjung menutup.
Sponsors Link

Cara Mengatasi Tempurung Kepala yang Tidak Menutup Sempurna

Seperti pada penjelasan penyebab dari kondisi tempurung kepala yang tidak kunjung menutup sempurna diatas, diketahui bahwa ada kondisi berbahaya yang mengiringi keadaan tidak normal tersebut sehingga patut menjadi suatu hal yang perlu diwaspadai oleh setiap orang tua terhadap anaknya. Satu satunya upaya yang perlu dilakukan untuk mengatasi kondisi tempurung kepala atau tepatnya bagian ubun ubun yang tidak kunjung menutup tersebut adalah dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan medis bersama dokter spesialis anak.

Melalui pemeriksaan medis tersebut maka penyebab dari tidak kunjung menutupnya bagian tempurung kepala bayi dapat diketahui meskipun membutuhkan waktu dan beberapa proses yang bisa jadi cukup panjang. Dengan diagnosis yang tepat maka dokter spesialis anak dapat menentukan bentuk terapi yang benar agar kondisi kelainan yang ada dapat kembali menjadi normal sehingga kesehatan anak juga tetap terjaga contohnya jika bayi terdiagnosis hidrosefalus maka akan dilakukan tindakan operasi hidrosefalus pada bayi. Bagi ibu, hindari menggunakan aksesoris atau menekan bagian yang belum menutup tersebut terlebih dahulu.

Itulah beberapa hal yang dapat dipahami mengenai kondisi tempurung kepala bayi yang tidak menutup sempurna berkaitan dengan penyebab dan cara mengatasinya. Selalu memperhatikan kondisi perkembangan bayi merupakan bentuk tanggung jawab yang harus dilakukan ibu untuk menjaga kondisi kesehatannya dalam keadaan yang baik serta memiliki perkembangan yang normal dan bila terjadi tanda atau gejala yang tidak normal dapat segera melakukan tindakan secara tepat.

, , , ,