Sponsors Link

6 Tips Menghadapi Vertigo Saat Berkendara dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sponsors Link

Kepala menjadi bagian vital dalam tubuh manusia yang dapat mengalami berbagai macam jenis sakit kepala dengan efeknya masing masing. Kondisi sakit kepala yang paling sering dan pasti pernah dirasakan oleh banyak individu adalah pusing. Kondisi pusing sebagai salah satu bentuk permsalahan kesehatan pada kepala yang paling ringan saja dapat memberikan dampak yang buruk bagi kepala dan aktivitas tubuh seperti kesakitan, kesulitan berfikir, hambatan beraktivitas karena keinginan untuk beristirahat yang lebih kuat.

ads

Selain pusing, ada banyak jenis sakit kepala lain yang dapat terjadi dengan berbagai penyebab dan dampaknya yang salah satu dari jenis tersebut adalah vertigo yang memiliki banyak penderita. Vertigo secara definsi merupakan kondisi sakit kepala dimana penderitanya akan merasakan sensasi tubuh dan benda sekitar yang seolah olah berputar karena adanya gangguan vestibular. Vertigo merupakan salah satu contoh bentuk sakit kepala kronis yang dapat kambuh suatu saat.

Seseorang yang mengalami serangan vertigo akan merasakan kondisi tubuh yang seoalah berputar termasuk benda disekitarnya sehingga kerap kali kehilangan keseimbangan dan pengaturan tubuh. Penderita vertigo sebaiknya memang tidak boleh melakukan beberapa aktivitas tertentu yang dapat menjadi berbahaya ketika gejala vertigo muncul yang salah satunya adalah berkendara. Untuk menghindari bahaya, berikut tips menghadapi vertigo saat berkendara yang perlu diperhatikan dengan baik dalam ulasan di bawah ini.

Tips Menghadapi Vertigo saat Berkendara

Serangan vertigo yang terjadi saat berkendara merupakan hal yang berbahaya mengingat kondisi gejala vertigo yang ada. Untuk itu, perlu adanya beberapa upaya yang dapat diperhatikan ketika vertigo kambuh saat berkendara yang diantaranya seperti :

  1. Tenangkan diri

Ketika gejala dan tanda tanda vertigo muncul maka sebaiknya yang harus dilakukan pertama kali adalah mencoba untuk menenangkan diri dari kondisi gejala yang ada dan sebaiknya tidak menunduk agar tubuh tetap dapat dikontrol meskipun sulit.

  1. Hentikan kendaraan ditempat yang aman

Sambil menenangkan diri seperti yang disebutkan diatas, usahakan untuk segera menghentikan kendaraan ditempat yang memang aman dan jangan sesekali secara tiba tiba mengerem karena dapat menyebakan kecelakaan dengan pengendara lainnya.

  1. Beri tanda dengan pengemudi lain

Saat akan berhenti, usahakan untuk selalu memberi tanda pada pengemudi lain seperti menyalakan lampu bahaya pada mobil atau mengarahkan tangan untuk berbelok ke tepi jalan. Tanda bahaya tersebut sangat penting untuk memberikan pengertian pada pengendara lain sehingga resiko bahaya dapat diminimalisir.

  1. Rebahkan tubuh

Setelah mendapatkan tempat berhenti dan berhasil menghentikan kendaraan secara aman, rebahkanlah tubuh atau bersandar pada kursi untuk memberikan tubuh istirahat. Saat merebahkan tubuh usahakan untuk menunduk ke bawah dan dalam posisi yang paling nyaman serta paling relaks dan lakukan tarikan nafas dalam dalam.

  1. Jangan memaksakan diri

Gejala vertigo biasanya akan berlangsung dalam waktu yang berbeda, bisa jadi cepat dan bisa jadi lama. Untuk menghindari bahaya yang ada maka sebaiknya jangan memaksakan diri untuk berkendara lagi sebelum gejala vertigo memang benar benar sudah tidak muncul lagi. Meskipun sudah sembuh dari gejala sekalipun, sebaikny tidak juga memaksa untuk terus berkendara hingga jauh dan lebih baik sesekali untuk beristirahat atau bila memang tidak mampu lebih baik untuk kembali ke rumah.

  1. Berganti pengendara

Penderita vertigo sebaiknya memang tidak berkendara sendiri untuk dapat mengurangi resiko yang ada ketika kambuh. Dengan adanya pendamping yang ikut saat berkendara maka ada kesempatan untuk penderita vertigo berganti peran dari yang sebelumnya mengendarai kendaraan menjadi hanya sebagai penumpang. Dengan begitu maka ada waktu istirahat untuk penderita vertigo dapat mengembalikan kondisinya.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Berkendara

Selain penjelasan mengenai tips yang perlu dilakukan oleh penderita vertigo saat mengalami gejala vertigo diatas maka sebaiknya agar tidak mengalami kondisi yang berbahaya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berkendara bagi penderita vertigo diantaranya seperti:

Sponsors Link

  1. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan yang sehat

Seseorang yang mengalami vertigo kerap kali dapat menyebabkan gejala yang menjadikan tubuhnya kehilangan keseimbangan, sensasi berputar, dan sakit kepala yang dapat menyebabkan kondisi berbahaya ketika berkendara. Hal pertama yang harus diperhatikan bagi pengendara vertigo ketika berkendara adalah selalu memastikan bahwa kondisi tubuh dalam keadaan yang sehat dan fit. Dengan keadaan tubuh yang sehat tersebut maka resiko terjadinya kekambuhan pada penyakit vertigo saat berkendara sangat kecil dan aman bagi penderita vertigo untuk berkendara sendiri.

  1. Hindari berkendara sendiri

Tips menghadapi vertigo saat berkendara selanjutnya adalah dengan tidak berkendara sendiri. Meskipun tubuh sedang dalam kondisi yang sehat, resiko munculnya kondisi vertigo tetap akan ada sehingga harus tetap perlu untuk diantisipasi. Dengan tidak berkendara sendiri, maka setidaknya ada yang akan membantu ketika gejala vertigo tiba tiba muncul. Jika memang harus berkendara sendiri maka sebaiknya tidak menggunakan kendaraan pribadi dan lebih memilih untuk menggunakan kendaraan umum.

  1. Konsumsi obat tertentu

Untuk menghindari munculnya gejala vertigo maka dapat dengan mengkonsumsi beberapa jenis obat herbal yang memang membantu mencegah kambuhnya vertigo. Beberapa makanan dan minuman yang baik untuk mencegah terjadinya vertigo tersebut diantaranya seperti jahe, buah semangka untuk vertigo, yogurt, pisang, dan beberapa obat vertigo alami lainnya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai tips menghadapi vertigo saat berkendara dan hal hal yang harus diperhatikan sebelum berkendara bagi penderita vertigo. Munculnya gejala vertigo saat berkendara dapat menyebabkan seseorang kehilangan kendali terhadap kendaraannya sehingga memiliki resiko berbahaya yang tinggi.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan